Sinergi Biochar Arang Sekam dan Kompos Kotoran Ayam dalam Remediasi Lahan Bekas Tambang Emas

Yuliya Citra, Beny Setiawan, Sarwendah Ratnawati Hermanto

Abstrak


Degradasi lahan wilayah pertambangan dapat menjadi permasalahan besar jika tidak dikelola dengan baik dan bisa menyebabkan perubahan kondisi alam, fisik, kimia, dan biologi tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh, dosis kombinasi terbaik serta interaksi pemberian biochar sekam padi dan kompos kotoran ayam terhadap sifat kimia tanah bekas tambang emas dalam percobaan inkubasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah biochar sekam padi (B), yang terdiri dari 3 taraf (B0: 0, B1: 300, B2: 400 g/polybag) dan faktor kedua adalah kompos kotoran ayam (K), yang terdiri dari 3 taraf (K0: 0, K1: 300, K2: 400 g/polybag). Apabila data yang didapat berpengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan biochar sekam padi berpengaruh nyata terhadap parameter pH tanah, N, P, K, C-organik dan Pb. Dosis terbaik perlakuan biochar sekam padi yakni 400 g/polybag. Perlakuan kompos kotoran ayam berpengaruh nyata dalam menaikkan nilai pH tanah, N, P, dan K serta berpengaruh tidak nyata terhadap parameter C-organik. Dosis terbaik perlakuan kompos kotoran ayam yakni 400 g/polybag. Terjadi interaksi yang berpengaruh nyata perlakuan biochar sekam padi dan dosis kompos kotoran ayam terhadap parameter pH tanah, N, P, K, dan Pb. Tidak terjadi interaksi perlakuan biochar sekam padi dan kompos kotoran ayam terhadap parameter C-organik. Dosis terbaik yakni 400 g/polybag biochar sekam padi + 400 g/polybag kompos kotoran ayam atau setara dengan 900 ton/ha.

Kata Kunci


Biochar, Bioremediasi, Kompos

Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24198/agrikultura.v36i3.63991

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

Jurnal Agrikultura terdaftar dengan ISSN 0853-2885(cetak) dan ISSN 2685-3345 (online).

Telah terakreditasi selama lima tahun sebagai Jurnal Ilmiah berdasarkan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK No.105/E/KPT/2022 tanggal 07 April 2022 (Vol. 32 No. 3 Tahun 2021 hingga Vol. 37 No. 2  Tahun 2026) dan diindeks dalam SINTA 2

Jurnal Agrikultura © Copyright 2022. All Rights Reserved.


JURNAL INI TERINDEKS DI