PENGARUH PEMBENAH TANAH DIPERKAYA ASAM AMINO TERHADAP KTK, N-TOTAL, SERAPAN-N, DAN HASIL PADI SAWAH DI INCEPTISOLS

Emma Trinurani Sofyan, Rija Sudirja, Ania Citraresmini, Fiky Yulianto Wicaksono, Najma Fashally Desev

Abstrak


Tanah Inceptisol memiliki kendala kesuburan berupa rendahnya kandungan bahan organik, kapasitas tukar kation (KTK), dan nitrogen. Penelitian Ini bertujuan untuk menentukan dosis optimal bahan pembenah tanah (kompos eceng gondok, biochar jerami, dan asam humat) yang diperkaya asam amino terhadap sifat kimia tanah dan hasil panen padi (Oryza sativa L.) di rumah kaca pada tanah Inceptisol Jatinangor. Metode penelitian menggunakan Rancangan Blok Acak (RBD) dengan tujuh perlakuan, mulai dari kontrol, dosis tunggal NPK, hingga kombinasi bahan pembenah tanah dengan berbagai dosis NPK (¼, ½, ¾, dan 1 dosis yang direkomendasikan). Parameter yang diukur meliputi kapasitas pertukaran kation (CEC) tanah, nitrogen total, penyerapan nitrogen, dan berat biji padi giling kering (MDGW). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi bahan pembenah tanah yang diperkaya asam amino secara signifikan meningkatkan komponen hasil panen. Kombinasi bahan pembenah tanah dengan ½ hingga ¾ dosis NPK yang direkomendasikan mampu menghasilkan WDM yang setara dengan dosis NPK penuh. Hal ini menunjukkan bahwa bahan pembenah tanah dapat meningkatkan efisiensi penyerapan nitrogen dan memperbaiki retensi nutrisi pada tanah Inceptisol. Kesimpulannya, penggunaan bahan pembenah tanah ini secara efektif mengurangi kebutuhan pupuk anorganik sambil mempertahankan produktivitas padi.


Kata Kunci


Asam Amino, KTK, N-Total, Padi Sawah, Pembenah Tanah

Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24198/agrimasta.v3i2.70308

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##