Analisis wacana kritis pemberitaan bendera One Piece pada media online Detik.com
Abstract
Latar Belakang: Menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia 2025, media sosial diramaikan fenomena pengibaran bendera Jolly Roger dari anime One Piece. Fenomena ini tidak hanya memicu kemunculan tren di media sosial, tetapi juga melahirkan beragam interpretasi di tengah masyarakat. Di satu sisi, aksi tersebut dipandang sebagai bentuk kreativitas dalam mengekspresikan kecintaan terhadap budaya populer, khususnya karya fiksi yang memiliki basis penggemar kuat. Di sisi lain, muncul anggapan bahwa tindakan tersebut merepresentasikan simbol kritik terhadap dinamika politik dan kondisi negara. Fenomena pengibaran bendera One Piece kemudian menjadi viral dan mendapat perhatian luas dari media arus utama, salah satunya Detik.com melalui artikel berjudul “Pengibaran Bendera One Piece, di Antara Kritik Hingga FOMO”, yang turut membingkai peristiwa ini dalam konteks sosial dan budaya masyarakat digital.”. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menelaah pemberitaan tersebut untuk melihat bagaimana media membingkai aksi pengibaran bendera dan makna yang ditampilkan. Metode: Penelitian ini menggunakan analisis wacana kritis Teun A. Van Dijk dengan metode kualitatif deskriptif. Hasil: Penelitian menemukan bahwa pengibaran bendera One Piece memiliki makna ganda: simbol kebebasan berekspresi sekaligus kritik terhadap pemerintah. Namun, karena hanya menggunakan satu narasumber, framing berita lebih menonjolkan dimensi politik daripada tafsir lain seperti tren FOMO. Temuan ini memperlihatkan bahwa budaya populer dapat menjadi sarana alternatif dalam menyampaikan kritik politik.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Alfaritsi, S., Anggraeni, D., & Fadhil, A. (2020). Analisis wacana kritis berita ‘tentang social distance, cara pemerintah cegah penyebaran virus corona’ di Detik.com. Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(1). https://doi.org/https://doi.org/10.21009/Communicology.013.010
Alfathi, B. R. (2025). 10 Portal berita online yang paling sering digunakan di Indonesia 2024. Data.Goodstats.Id. https://data.goodstats.id/statistic/10-portal-berita-online-yang-paling-sering-digunakan-di-indonesia-2024-CH3pu
Arifin, W. W. A., Rusmulyadi, R., & Muslim, A. (2025). Berita politik dan sikap politik Generasi Z pada pemilihan presiden 2024. Comdent: Communication Student Journal, 2(2), 372–388. https://doi.org/10.24198/comdent.v2i2.61146
Babbie, E. R. (2014). The practice of social research (14th ed.). Cengage Learning.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE Publication.
Daraquthny, F. A. (2016). Mendewasa lewat otokritik. LPM Perspektif. https://lpmperspektif.com/2016/09/02/mendewasa-lewat-otokritik/
Evandio, A. (2025). Fakta-fakta dibalik pengibaran bendera One Piece jelang HUT ke-80 RI. Kabar24. https://kabar24.bisnis.com/read/20250805/15/1899086/fakta-fakta-di-balik-pengibaran-bendera-one-piece-jelang-hut-ke-80-ri
Hamidah, H. (2025). Kisruh bendera One Piece, menengok ketentuan UU Pengibaran Bendera Negara. TEMPO. https://www.tempo.co/politik/kisruh-bendera-one-piece-menengok-ketentuan-uu-pengibaran-bendera-negara-2054934
Hermawan, J. S., & Ginting, M. (2024). A study on fandom and fan culture: Socioeconomic implications in the digital era. LATTE: A Journal of Language, Culture, and Technology ISSN 3063-0754, 2(1). https://doi.org/10.24002/lj.v2i1.9007
Hyland, K., Paltridge, B., & Wong, L. L. C. (2021). The bloomsbury handbook of discourse analysis (K. Hyland, B. Paltridge, & L. L. C. Wong (eds.)). Bloomsbury Publishing Plc. https://doi.org/10.5040/9781350156111
Ilmiawan, & Idris, M. (2024). Wacana kritis dan kebebasan berekspresi: Studi kasus kritik netizen terhadap figur publik di media sosial. Sabda: Jurnal Sastra Dan Bahas, 3(3), 1–11. https://jurnal.anfa.co.id/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=https%3A%2F%2Fjurnal.anfa.co.id%2Findex.php%2Fsabda%2Farticle%2Fdownload%2F2056%2F1934%2F6520
Iswara, A. J. (2025). Apa arti bendera One Piece, kenapa jadi simbol protes? Kompas.Com. https://www.kompas.com/global/read/2025/08/02/214606870/apa-arti-bendera-one-piece-kenapa-jadi-simbol-protes
Kopper, A. (2020). Pirates, justice and global order in the anime “ One Piece .” Global Affairs, 6(4–5), 503–517. https://doi.org/10.1080/23340460.2020.1797521
Lin, Z., Binti Hj Mohammad Razi, S. A., Wong, L., & Ma, C. (2025). Lexical choices and gendered ideologies: A critical discourse analysis of film reviews of Barbie. Forum for Linguistic Studies, 7(5). https://doi.org/10.30564/fls.v7i5.9659
Lindgren, S. (2025). Digital media & society (3rd ed.). Sage Publication Ltd.
Malhotra, N. K., Nunan, D., & Birks, D. F. (2017). Marketing research: An applied approach. Pearson Education. www.pearson.com/uk
Nugraha. (2025). Viral bendera One Piece berkibar jelang Agustusan. Detikpop. https://www.detik.com/pop/culture/d-8039078/viral-bendera-one-piece-berkibar-jelang-agustusan
Nuzuli, A. K. (2024). 24/7 news network: A paradigm shift in the media industry. Informasi, 54(1), 11–18. https://doi.org/10.21831/informasi.v54i1.65887
Oktiaputri, A. (2023). Analisis wacana kritis model Van Dijk terhadap berita online “gaduh pedulilindungi dituding melanggar hak asasi manusia, ada apa?” Semantik, 12(1), 1–20. https://doi.org/10.22460/semantik.v12i1.p1-20
Purwanti, C., Suandi, I. N., Sudiana, I. N., & Dewantara, I. P. M. (2025). Critical Discourse Analysis (CDA) using Teun A. van Dijk’s model on the “Kabur Aja Dulu” hashtag in the Kompas.com News Channel. International Journal of Multilingual Education and Applied Linguistics, 2(2), 65–72. https://doi.org/10.61132/ijmeal.v2i2.337
Putra, W. (2025). Pengibaran bendera One Piece, diantara kritik hingga fomo. Detik Jabar. https://www.detik.com/jabar/berita/d-8040292/pengibaran-bendera-one-piece-di-antara-kritik-hingga-fomo
Putri, D. R. (2025). Discourse analysis: A literature study. Majapahit Journal of English Studies, 2(2), 145–153. https://doi.org/10.69965/mjes.v2i2.138
Ratih, M. (2025). Fakta fenomena pengibaran bendera One Piece jelang HUT RI Ke-80. Narasi.Tv. https://narasi.tv/read/narasi-daily/fakta-fenomena-pengibaran-bendera-one-piece
Roberts, J. A., & David, M. E. (2020). The social media party: Fear of Missing Out (FoMO), social media intensity, connection and well-being. International Journal of Human–Computer Interaction, 36(4), 386–392. https://doi.org/10.1080/10447318.2019.1646517
Setiawan, F., Prasetya, A. D. A., & Putra, R. S. (2022). Analisis wacana kritis model Teun Van Dijk pada pemberitaan kasus pencabulan santri oleh anak Kiai Jombang dalam media online. KEMBARA Journal of Scientific Language Literature and Teaching, 8(2), 224–237. https://doi.org/10.22219/kembara.v8i2.21772
Susilo, D. (2021). Analisis wacana kritis Van Dijk: Sebuah model dan tinjauan kritis pada media daring. Unitomo Press. https://books.google.co.id/books/about/ANALISIS_WACANA_KRITIS_VAN_DIJK_SEBUAH_M.html?id=i84qEAAAQBAJ&redir_esc=y
Svith, F. (2025). Inferential causal explanatory journalism. A science-based bridge between outcome and cause in journalism. Journalism, 26(8), 1761–1779. https://doi.org/10.1177/14648849241311381
Yoga, A. (2025). Analisis wacana kritis pemberitaan perundungan siswa SD oleh surat kabar online Kumparan. Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 10(1), 27–36. https://doi.org/10.31943/bi.v10i1.876
DOI: https://doi.org/10.24198/comdent.v3i2.68091
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Mikha Naomi, Vera Wijayanti, Elisabeth Nugrahaeni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Comdent: Communication Student Journal Indexed by:
Editorial Office of Comdent: Communication Student Journal:
Faculty of Communication Science, Universitas Padjadjaran
Jl. Raya Bandung-Sumedang KM. 21 Jatinangor, Sumedang 45363, Jawa Barat, Indonesia
WA: +6285189714299 (Anggi Lestari)
Telephone: +62227796954
Faxmile: +62227794122
Email: comdentunpad@gmail.com
Comdent: Communication Student Journal Supervised by:










