EDUKASI KONSERVASI TANAH METODE VEGETATIF KEPADA PETANI DESA RAJAMANADALA
Abstrak
ABSTRAK. Sektor pertanian selalu dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia. Konservasi tanah secara vegetatif merupakan salah satu cara untuk mempertahankan kualitas tanah dan air agar dapat dipakai secara berkelanjutan, serta menanggulangi erosi dengan memanfaatkan tanaman maupun sisa-sisa. Perubahan aktivitas tersebut akan berdampak pada masyarakat di bagian hilir DAS. Bagian hulu berfungsi sebagai daerah resapan, sedangkan fungsi distribusi dan pemanfaatannya berada pada daerah tengah dan hilir DAS. Untuk menghindari penurunan fungsi resapan tersebut, perubahan penggunaan lahan di daerah hulu DAS hendaknya diimbangi dengan usaha konservasi tanah dan air. Salah satu dampak dari ketidakseimbangan lingkungan yaitu erosi yang berujung pada degradasi lahan. Dalam sektor pertanian, lahan terdegradasi dicirikan oleh penurunan produktivitas yang selanjutnya dapat mempengaruhi tingkat kesejahteraan petani. Penurunan produktivitas tersebut terjadi karena kehilangan lapisan tanah bagian atas yang mengandung banyak humus (subur) karena erosi.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Badan Pusat Statistik. 2019. Statistik Ketenagakerjaan. Biro Pusat Statistik, Jakarta.
Badan Pusat Statisik Kabupaten Bandung Barat. 2019. Kecamatan Cipatat dalam Angka 2019. Kabupaten Bandung Barat: Biro Pusat Statistik.
Khairad, F. 2020. Sektor Pertanian di Tengah Pandemi COVID-19 Ditinjau dari Aspek Agribisnis. Jurnal Agriuma:, 2 (2) : 82-89.
Haryanto, E. T. 2013. Erosi dan Sedimentasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum Hulu dan Umur Operasional PLTA Saguling. Bulletin of Scientific Contribution, Volume 11, Nomor 2 : 74-88.
Nurfianti, Yanti, Fauziah. 2016. Respon Petani Kentang Terhadap Lahan Kritis di Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung. Terdapat Pada: repository.upi.edu. Diakses Pada Tangal 11 Febuari, 2021. Pukul 17.00 WIB.
Badan Geologi. 2015. Laporan Singkat Pemeriksaan Gerakan Tanah di Desa Rajamandala, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Terdapat Pada: https://vsi.esdm.go.id/. Diakses Pada Tangal 11 Febuari, 2021. Pukul 17.00 WIB.
Siswanto, SY., Sule, MIS., Bari, IN., Hakim, DL., Peningkatan Pemahaman Petani Tentang Konservasi Tanah dan Air di Bayongbong, Garut. 2021a. Wikrama Parahita: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Siswanto, S.Y. and Sule, M.I.S., Kamaluddin, NN., Bari IN., Hakim DL. 2021b. Pengenalan Erosi untuk Petani di Desa Cibeureum dan Kampung Nyomplong, Bandung. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 12 No. 3.
Siswanto, S.Y. and Sule, M.I.S., 2019a. The Impact of slope steepness and land use type on soil properties in Cirandu Sub-Sub Catchment, Citarum Watershed.
Siswanto, S. Y., T. P. Achmad, and M. I. S. Sule. 2019b."The impact of ridge direction and latex on the yield of potato (Solanum tuberosum l.) in typic hapludands, Pengalengan, West Java." IOP Conference Series. Earth and Environmental Science. Vol. 393. No. 1. IOP Publishing.
Sule, M.I.S. dan Siswanto, S.Y. 2019. Feasibility studies of intensively tea plantation on West Java. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science Vol. 393 No. 1. Pp. 012080
Sule, M.I.S., Siswanto, S.Y. dan Astriani, N. 2021. Penanganan Lahan Kritis dengan Metode Konservasi Lahan di Citarum Hulu. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 1. Pp. 116-122
Mulyono, A., Subardja, A., Ekasari, I., Lailati, I., Sudirja, R., dan Ningrum, W. 2017. The Hydromechanics of Vegetation for Slope Stabilization. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science Vol 118
DOI: https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v14i2.58447
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.license.cc.by4.footer##



