Pengaruh Planned dan Unplanned Downtime terhadap Nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) dalam Menentukan Efektivitas Mesin Line Blister pada Industri Farmasi PT. Z Tahun 2025

asfa maryuni fadilah, Holis Abdul Holik

Abstrak

Industri farmasi menghadapi persaingan ketat, sehingga efektivitas mesin menjadi kunci untuk menjaga produktivitas dan kualitas produk. Downtime dapat menurunkan kinerja, yang diukur melalui Overall Equipment Effectiveness (OEE). Penelitian ini menganalisis Planned dan Unplanned Downtime yang mempengaruhi OEE pada mesin LB-1 dan LB-2 di Industri Farmasi PT. Z periode Januari - Desember 2025. Analisis menggunakan grafik Pareto untuk mengidentifikasi penyebab downtime tertinggi, kemudian dievaluasi dengan metode 5 Why Analysis untuk menemukan akar masalah dan rekomendasi continuous improvement. Hasil menunjukkan nilai OEE rata-rata LB-1 sebesar 71,51% dan LB-2 sebesar 70,40%. Planned downtime tertinggi didominasi lunch and breaks, CIL (cleaning, inspection, and lubrication), material change dan change batch, sedangkan unplanned downtime didominasi oleh unplanned stops, breakdown, dan process instability. Upaya continuous improvement difokuskan pada peningkatan kompetensi operator melalui multiskilling dan pergantian shift saat istirahat, optimalisasi autonomous maintenance, Single Minute Exchange of Die (SMED) untuk menekan waktu changeover, standarisasi parameter melalui centerlining, penguatan monitoring dan kontrol proses, inspeksi fungsional rutin, pengetatan spesifikasi material, optimalisasi preventive maintenance dan breakdown maintenance dan optimalisasi Poka Yoke untuk mencegah cacat sejak awal. Pemantauan OEE secara berkala terbukti menjadi strategi efektif dalam menurunkan downtime dan meningkatkan nilai OEE secara berkelanjutan.

Kata Kunci

Industri Farmasi; OEE; Planned Downtime; Unplanned Downtime; 5 Why Analysis; Continuous Improvement; Efektivitas Mesin

Referensi

BPOM RI. Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 7 Tahun 2024 tentang Standar Cara Pembuatan Obat Yang Baik. Jakarta: BPOM RI; 2024. 1–374 p.

Purnamasingrum DL, Afdhal AF, Asal. Analysis Of Overall Equipment Effectiveness (Oee) In Determining Productivity In Semi Automatic Semi Solid Filling Machines At PT X. Jurnal eduhealth [Internet]. 2023;14(01):1–7. Available from: http://ejournal.seaninstitute.or.id/index.php/healt

Surya NO, Chaerunisa AY. Analisis Pengaruh Line Stop terhadap Nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) sebagai Upaya untuk Menentukan Efektivitas Mesin X sebagai Mesin Pengemasan Sekunder Doos Obat di Suatu Industri Farmasi. Majalah Farmasetika [Internet]. 2022 [cited 2026 Feb 23];7(5):459–68. Available from: https://doi.org/10.24198/mfarmasetika.v7i5.39336

Alda T, Ramadhan M, Revadi CE, Shalihin A, Ramadhani F, Nasution P. Analysis of Overall Equipment Effectiveness (OEE) as an Effort to Increase The Productivity Filling Line of Lithos Packaging Lubricant. Simetrikal Journal of Engineering and Technology. 2024;03(01):1–08.

Wibowo PA, Padilah I. Analisis Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses Pada Mesin Length Adjusment Line 3 Departemen Belt Assy PT XYZ. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan. 2023 Mar 19;7(2):439–49. doi:10.33379/gtech.v7i2.2236

Setiawan I, Bahrudin A, Arifin MohM, Fipiana WI, Lusia V. Analysis of Preventive Maintenance and Breakdown Maintenance on Production Achievement in the Food Seasoning Industry. Jurnal Opsi. 2021 Dec 21;14(2):253–61. doi:10.31315/opsi.v14i2.5540

Prasmana MF, Andesta D, Hidayat. Analysis of the Causes of Defects in the Timber Production Process Using the FMEA (Failure Mode Effect Analysis) Method Approach at PT. KQW. Jurnal Sains, Teknologi dan Industri. 2023;20(2):612–22.

Wahyudi R, Ferdana RG, Tyaz Nugraha A. Penerapan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses untuk Mengukur Efektivitas Mesin Packing pada PT. Surya Tsabat Mandiri. Jurnal Optimalisasi. 2023;09(02):82–9.

Purnama MFG, Sopyan I, Yudhistira A. Analisa Kinerja Mesin: Analisis Overall Equipment Effectiveness (OEE) MesinTableting Rotary Double-Station pada Industri Farmasi XYZ periode Februari – Juli 2024. Majalah Farmasetika [Internet]. 2024 [cited 2026 Feb 23];9(6):596–613. Available from: https://doi.org/10.24198/mfarmasetika. v9i6.59397

Sibarani AA, Muhammad K, Yanti A. Analisis Total Productive Maintenance Mesin Wrapping Line 4 Menggunkan Overall Equipment Effectiveness dan Six Big Losses di PT XY, Cirebon - Jawa Barat. Jurnal Rekayasa Sistem & Industri (JRSI). 2020 Dec 31;7(02):81–7. doi:10.25124/jrsi.v7i2.425

Lindegren ML, Lunau MR, Mafia MMP, Ribeiro da Silva E. Combining Simulation and Data Analytics for OEE Improvment. International Journal of Simulation Modelling. 2022 Mar 1;21(1):29–40. doi:10.2507/IJSIMM21-1-584

O’brien M. TPM and OEE [Internet]. Limerick: LBS Partners; 2015. 1–67 p. Available from: http://www.lbspartners.ie

Satpatmantya KB, Alim S, Wening Ken RW. Increasing OEE Through Six Big Losses Analysis In The Machining Process Of Automotive Company. Jurnal Ilmiah Global Education [Internet]. 2023 [cited 2026 Feb 23];4(2):594–602. Available from: ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/jige

Díaz-Contreras CA, Catari-Vargas DA, Murga-Villanueva CDJ, Díaz-Vidal GA, Quezada-Lara VF. Efectividad General de Equipos (OEE) Ajustado Por Costos. Journal Interciencia [Internet]. 2020;45(3):158–63. Available from: https://www.redalyc.org/articulo.oa?id=33962773006

Anggraeni SN, Dewanto DL, Jaya S. Analisis Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) pada Mesin Packer. Jurnal Trinistik. 2025 Jul 24;04(1):18–23. doi:10.20895/trinistik.v4i1.1822

Saputra FA, Santoso DT. Analysis of Production Defects Using The 5 WHYS and RCA Method at PT. X. Jurnal Transmisi. 2024 Aug 28;20(2):52–9. doi:10.26905/jtmt.v20i2.13012

Sari CFK, Supardi. Pareto Diagrams Study of Gross Regional Domestic Product Exposure in Certain Sectors in a Region. Jurnal Ilmiah Jurutera [Internet]. 2022;09(02):23–7. Available from: https://ejurnalunsam.id/index.php/jurutera

Susendi N, Suparman A, Sopyan I. Kajian Metode Root Cause Analysis yang Digunakan dalam Manajemen Risiko di Industri Farmasi. Majalah Farmasetika. 2021 May 25;6(4):310. doi:10.24198/mfarmasetika.v6i4.35053

Baida AZ, Herwanto D. Analisis Faktor-faktor Penyebab Ketidaksesuaian Stok Label dengan Metode 5 Why dan Fishbone Diagram dalam Industri Makanan dan Minuman. Jurnal Teknik Industri ITN Malang. 2025;110–5.

Ardiansyah A reza, Anindita G, Dhani MR. Penerapan Metode Double Ishikawa dan 5 Whys Analysis Dalam Analisis Kecelakaan Loading Unloading Billet Baja. Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering. 2025 May 30;3(1). doi:10.35991/jshee.v3i1.51

Rahmawan A, Ma’rifat TN, Azka ABF. Efisiensi Proses Produksi Melalui Analisis Downtime pada Proses Packaging (Studi Kasus: Cargill Indonesia Plant). Agroindustrial Technology Journal. 2021 Jan 7;4(2):157–66. doi:10.21111/atj.v4i2.5044

Fikri NA, Widjajati EP. Penentuan Interval Perawatan Mesin Air Separation Plant Secara Preventive Downtime Maintenance dengan Menggunakan Metode Age Replacement pada PT.XYZ. Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi [Internet]. 2020 [cited 2026 Apr 30];1(3):153–64. Available from: http://juminten.upnjatim.ac.id/index.php/juminten

Hidayat D, Suhendar E. Penerapan Autonomous Maintenance Dalam Mengurangi Technical Stopages Departemen Can Making di PT. Frisian Flag Indonesia Plant Ciracas. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi. 2020;1(2):82–8.

Wibowo ADW, Lukmandono. Implementasi Metode Single Minute Exchange of Dies (SMED) dan Maynard Operation Sequence Technique (MOST) untuk Perbaikan Waktu Proses Produksi (Studi Kasus Departemen Produksi-Wrapping di PT. X Surabaya). Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan I. 2021;52–60.

Amanu YN. Analisis Efisiensi Proses Produksi pada Mesin Metal Sheet Print Tipe MS2 dalam Produksi Kemasan Kaleng dengan Metode TPM dan SMED. Jurnal Teknik Mesin. 2023;12(3):190–7.

Mulya AEM, Rita Tri Yusnita, Suci Putri Lestari. Pengaruh Preventive Maintance dan Breakdown Maintance Terhadap Kelancaran Proses Produksi. Jurnal Ekonomi dan Bisnis. 2022 Nov 17;1(2):7–12. doi:10.57151/jeko.v1i2.38

Ardiansyah MF, Widjajati EP. Penjadwalan Preventive Maintenance pada Mesin Mixing dalam Produksi Brick Batu Tahan Api dengan Menggunakan Metode Age Replacement pada PT. Loka Refractories Wira Jatim. Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi [Internet]. 2021 [cited 2026 Apr 30];2(1):144–55. Available from: http://juminten.upnjatim.ac.id/index.php/juminten

Sembiring AC, Tampubolon J, Mariana DA. Konsep Zero Defect dan Poka Yoke untuk Mengurangi Cacat Produk di PT. XYZ Perusahaan Farmasi Medan. Junal Ilmiah Teknik Industri Prima. 2019;3(1):1–7.

Yandriyani D, Sitanggang ML, Masri I. The effect of low oveerall equipment effectiveness (OEE) on working hours and production costs of supplement products. Jurnal Info Sains: Informatika dan Sains. 2024;14(01):529–38. doi:10.54209/infosains.v14i01

Falwaguna MS, Ihsan T. Penerapan Shinva OEE Monitoring System untuk Meningkatkan OEE di PT. Makmur Jaya Abadi. Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Jurnal Taguchi. 2024;4(1):220–8. doi:10.46306/tgc.v4i1

Siagian WM, Mardianti N. Peningkatan Kinerja Mesin Manual Melalui Penggunaan Metode Overal Equipment Effectiveness (OEE) dan Identifikasi Six Big Losses (Studi Kasus di Pabrik Pakaian PT XYZ). Jurnal Teknik Industri ITN Malang. 2024;72–80.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.