NYAAH KA LEUWEUNG: PEMANFAATAN SUMBER DAYA LOKAL UNTUK PROGRAM KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI CSR AFT HUSEIN SASTRANEGARA
Abstrak
Konservasi keanekaragaman hayati membutuhkan keterlibatan masyarakat yang hidup dan beraktivitas di sekitar kawasan konservasi. Hal ini menjadi bagian dari Program Nyaah ka Leuweung yang dikembangkan Pertamina Patra Niaga AFT Husein Sastranegara melalui program keanekaragaman hayati di Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, dan direplikasi di Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan. Program tidak hanya diarahkan pada penanaman dan pemeliharaan pohon keanekaragaman hayati, tetapi juga mendorong masyarakat mengenali dan memanfaatkan sumber daya lokal. Salah satunya melalui pemanfaatan kotoran hewan (kohe) yang diolah menjadi BIO-BEST Vermikompos oleh kelompok masyarakat. Pupuk yang dihasilkan dimanfaatkan untuk tanaman produktif serta mendukung penanaman dan pemeliharaan pohon keanekaragaman hayati. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pemanfaatan sumber daya lokal dan keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan Program Nyaah ka Leuweung serta pengembangannya melalui replikasi program. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi dan dokumentasi program. Hasil menunjukkan bahwa program membuka ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam konservasi, pengelolaan sumber daya lokal, dan pengembangan BIO-BEST Vermikompos berbasis kelompok. Pemanfaatan kohe menjadi pupuk membangun hubungan antara aktivitas masyarakat, potensi lokal, dan konservasi. Pengalaman di Suntenjaya menjadi pembelajaran untuk pengembangan program di Mekarmanik dengan menyesuaikan kondisi dan potensi setempat, mencerminkan semangat “dari alam untuk alam”
Kata Kunci
Nyaah ka Leuweung; keanekaragaman hayati; sumber daya lokal; Vermikompos; pemberdayaan masyarakat; CSR
Teks Lengkap:
PDFDOI: https://doi.org/10.24198/focus.v9i1.72763
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Terindeks Di:










