Aktivitas In Silico Senyawa pada Biji Pepaya (Carica papaya) terhadap Dipeptidyl Peptidase-4

Davin Ezra Arkan Al Faisal, Fahri Dejan Sahrandi, Liviananda Fasyanora, Indri Widuri Yani, Nur Shelly Ester Claudiana, Michell Natasha Colin, Rina Fajri Nuwarda

Abstrak


Diabetes merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita oleh orang Indonesia. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2018 oleh Departemen Kesehatan menunjukan bahwa prevalensi Diabetes Mellitus di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun 2013 sebesar 2,1% menjadi 10,9% pada tahun 2018. Oleh karena itu perlu terus dilakukan  penelitian tentang obat diabetes baru yang dapat memberikan efisiensi yang maksimal dan efek samping yang paling sedikit. Pepaya adalah buah yang dapat dengan mudah ditemui di Indonesia, berdasarkan penelitian terhadap tikus diabetes, ekstrak biji dan daun pepaya mampu memberikan efek antihiperglikemik secara signifikan. Alkaloid, saponin dan tanin yang terkandung pada pepaya diduga memberikan efek antidiabetesPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi molekuler dari senyawa-senyawa yang terkandung dalam biji pepaya dengan protein Dipeptidyl peptidase-4 (DPP-4) yang memiliki potensi sebagai agen antidiabetes menggunakan metode penambatan molekuler, prediksi Lipinski’s, dan PreADMET. Pengujian dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak ChemDraw, BIOVIA Discovery Studio 2021, dan AutoDock Tools 1.5.6 serta situs DUD-E, PreADMET, RCSB, dan SwissADME. Dari hasil analisis, diketahui bahwa senyawa trifluoromethyl merupakan kandidat obat terbaik dengan nilai energi ikatan dan konstanta inhibisi berturut-turut sebesar −10,34 kkal/mol dan 0,02629 µM, dengan interaksi yang terjadi pada residu asam amino GLU B:167, HIS B:644, TYR B:662, GLU B:168, dan SER B:626.

Kata Kunci


Antidiabetes, Biji papaya, DPP-4, In silico, Penambatan molekuler

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Roglic G. WHO Global report on diabetes: A summary. Int J Noncommunicable Dis [Internet]. 2016 [dikutip 5 Januari 2026];1(1):3. Tersedia pada: https://journals.lww.com/10.4103/2468-8827.184853

Piero MN. Diabetes mellitus – a devastating metabolic disorder. Asian J Biomed Pharm Sci [Internet]. 26 Januari 2015 [dikutip 5 Januari 2026];4(40):1–7. Tersedia pada: http://www.jbiopharm.com/index.php/ajbps/article/view/645/pdf

Gupta A, Sharma M, Sharma J. A Role of Insulin in different types of Diabetes. Int J Curr Microbiol Appl Sci. 2015;4(1):58–77.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. LAPORAN NASIONAL RISKESDAS 2018 [Internet]. Kementerian Kesehatan RI; 2018. Tersedia pada: https://dinkes.babelprov.go.id/sites/default/files/dokumen/bank_data/20181228%20-%20Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional-1.pdf

Sun H, Saeedi P, Karuranga S, Pinkepank M, Ogurtsova K, Duncan BB, dkk. IDF Diabetes Atlas: Global, regional and country-level diabetes prevalence estimates for 2021 and projections for 2045. Diabetes Res Clin Pract [Internet]. Januari 2022 [dikutip 5 Januari 2026];183:109119. Tersedia pada: https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0168822721004782

Kreymann B, Ghatei MA, Williams G, Bloom SR. GLUCAGON-LIKE PEPTIDE-1 7-36: A PHYSIOLOGICAL INCRETIN IN MAN. The Lancet [Internet]. Desember 1987 [dikutip 5 Januari 2026];330(8571):1300–4. Tersedia pada: https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0140673687911949

Deacon CF, Johnsen AH, Holst JJ. Degradation of glucagon-like peptide-1 by human plasma in vitro yields an N-terminally truncated peptide that is a major endogenous metabolite in vivo. J Clin Endocrinol Metab [Internet]. Maret 1995 [dikutip 5 Januari 2026];80(3):952–7. Tersedia pada: https://academic.oup.com/jcem/article-lookup/doi/10.1210/jcem.80.3.7883856

Aschner P, Kipnes MS, Lunceford JK, Sanchez M, Mickel C, Williams-Herman DE, dkk. Effect of the Dipeptidyl Peptidase-4 Inhibitor Sitagliptin as Monotherapy on Glycemic Control in Patients With Type 2 Diabetes. Diabetes Care [Internet]. 1 Desember 2006 [dikutip 5 Januari 2026];29(12):2632–7. Tersedia pada: https://diabetesjournals.org/care/article/29/12/2632/26334/Effect-of-the-Dipeptidyl-Peptidase-4-Inhibitor

Oktofani LA, Suwandi JF. Potensi Tanaman Pepaya (Carica papaya) sebagai Antihelmintik. Majority. 2019;8(1):246–50.

Karinah M. MOLECULAR DOCKING KANDUNGAN SENYAWA BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP ENZIM HMG-CoA REDUCTASE SEBAGAI ANTIHIPERKOLESTEROLEMIA. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF. DR. HAMKA; 2018.

Singh O, Ali M. Phytochemical and Antifungal Profiles of the Seeds of Carica Papaya L. Indian J Pharm Sci. 2011;447–51.

Lipinski CA. Lead- and drug-like compounds: the rule-of-five revolution. Drug Discov Today Technol [Internet]. Desember 2004 [dikutip 5 Januari 2026];1(4):337–41. Tersedia pada: https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S1740674904000551

Zhao YH, Le J, Abraham MH, Hersey A, Eddershaw PJ, Luscombe CN, dkk. Evaluation of human intestinal absorption data and subsequent derivation of a quantitative structure–activity relationship (QSAR) with the Abraham descriptors. J Pharm Sci [Internet]. Juni 2001 [dikutip 5 Januari 2026];90(6):749–84. Tersedia pada: https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0022354916307651

Yamashita S, Furubayashi T, Kataoka M, Sakane T, Sezaki H, Tokuda H. Optimized conditions for prediction of intestinal drug permeability using Caco-2 cells. Eur J Pharm Sci [Internet]. Mei 2000 [dikutip 5 Januari 2026];10(3):195–204. Tersedia pada: https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0928098700000762

Ma X lei, Chen C, Yang J. Predictive model of blood-brain barrier penetration of organic compounds1. Acta Pharmacol Sin [Internet]. April 2005 [dikutip 5 Januari 2026];26(4):500–12. Tersedia pada: https://www.nature.com/doifinder/10.1111/j.1745-7254.2005.00068.x

Ahmadi S, Abdolmaleki A, Javan MJ. In silico study of natural antioxidants. Dalam: Vitamins and Hormones [Internet]. Elsevier; 2023 [dikutip 5 Januari 2026]. hlm. 1–43. Tersedia pada: https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S008367292200070X

Arba M, Aslikah N, Arfan A, Ruslin R, Yanuar A. Insight on Estrogen Receptor Alpha Modulator from Indonesian Herbal Database: An in-silico analysis. Pharm J Farm Indones Pharm J Indones [Internet]. 31 Desember 2020 [dikutip 5 Januari 2026];17(2):343. Tersedia pada: http://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/PHARMACY/article/view/7592

Zhou Y, Di B, Niu MM. Structure-Based Pharmacophore Design and Virtual Screening for Novel Tubulin Inhibitors with Potential Anticancer Activity. Molecules [Internet]. 1 September 2019 [dikutip 5 Januari 2026];24(17):3181. Tersedia pada: https://www.mdpi.com/1420-3049/24/17/3181

Moussa N, Hassan A, Gharaghani S. Pharmacophore model, docking, QSAR, and molecular dynamics simulation studies of substituted cyclic imides and herbal medicines as COX-2 inhibitors. Heliyon [Internet]. April 2021 [dikutip 5 Januari 2026];7(4):e06605. Tersedia pada: https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S2405844021007088

Gaspersz N, Sohilait MR. Penambatan Molekuler α, β, dan γ-mangostin Sebagai Inhibitor α-amilase Pankreas Manusia. Indones J Chem Res [Internet]. 31 Januari 2019 [dikutip 5 Januari 2026];6(2):59–66. Tersedia pada: https://ojs3.unpatti.ac.id/index.php/ijcr/article/view/699




DOI: https://doi.org/10.24198/ijbp.v5i3.69094

DOI (PDF): https://doi.org/10.24198/ijbp.v5i3.69094.g28000

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by-nc4.footer##

IJBP by Universitas Padjadjaran is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License