Identifikasi Potensi Interaksi Obat pada Resep Umum di Salah Satu Apotek Kota Bandung Periode Oktober 2025–Maret 2026
Abstract
Interaksi obat adalah perubahan efek obat akibat penggunaan dua atau lebih obat secara bersamaan yang dapat meningkatkan risiko efek samping maupun menurunkan efektivitas terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi interaksi obat pada resep umum berdasarkan tingkat keparahan interaksi (mayor, moderat, dan minor) serta mekanisme interaksinya. Penelitian dilaksanakan di salah satu apotek di Kota Bandung pada periode Oktober 2025–Maret 2026 dengan desain noneksperimental menggunakan pendekatan deskriptif analitik secara retrospektif. Sampel penelitian berupa resep yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu resep dengan ≥2 jenis obat. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik total sampling. Analisis potensi interaksi obat dilakukan menggunakan Drug Interaction Checker dari Drugs.com. Dari 2.371 resep yang ditelaah, sebanyak 1.106 resep memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 687 potensi interaksi obat, terdiri atas 73 interaksi minor (10,63%), 517 interaksi moderat (75,25%), dan 97 interaksi mayor (14,12%). Interaksi moderat menjadi kategori paling dominan, salah satunya kombinasi obat antihiperlipidemia dengan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), yaitu celecoxib dan fenofibrate, yang berpotensi meningkatkan risiko efek samping akibat peningkatan kadar celecoxib dalam plasma. Sementara itu, interaksi mayor ditemukan pada kombinasi sesama obat antihiperlipidemia, yaitu fenofibrate dan rosuvastatin yang berisiko menyebabkan miopati hingga rhabdomiolisis. Potensi interaksi farmakokinetik paling banyak ditemukan pada kombinasi suplemen mineral, yaitu kalsium dan zat besi, sedangkan interaksi farmakodinamik paling sering terjadi pada kombinasi antidiabetes oral, yaitu glimepiride dan metformin. Tingginya potensi interaksi obat pada resep menunjukkan pentingnya peran aktif apoteker dalam mengidentifikasi, memantau, dan mencegah interaksi obat guna meningkatkan keamanan terapi pasien.
Kata kunci: apotek, interaksi obat, mekanisme interaksi, resep, tingkat keparahan
Identification of Potential Drug Interactions in General Prescriptions at a Pharmacy in Bandung City During the Period of October 2025–March 2026
Abstract
Drug interactions are changes in drug effects caused by the concurrent use of two or more medications, which may increase the risk of adverse effects or reduce therapeutic effectiveness. This study aimed to identify potential drug interactions in general prescriptions based on severity level (major, moderate, and minor) and interaction mechanisms. The study was conducted at a pharmacy in Bandung City during October 2025–March 2026 using a nonexperimental retrospective descriptive-analytic design. The samples were polypharmacy prescriptions meeting the inclusion criterion of containing ≥2 medications and were collected using a total sampling technique. Potential drug interactions were analyzed using the Drug Interaction Checker from Drugs.com. Of the 2,371 prescriptions reviewed, 1,106 prescriptions met the inclusion criterion and were further analyzed. The results identified 687 potential drug interactions, consisting of 73 minor interactions (10.63%), 517 moderate interactions (75.25%), and 97 major interactions (14.12%). Moderate interactions were the most common, including the combination of celecoxib and fenofibrate, which may increase the risk of adverse effects due to elevated plasma levels of celecoxib. Major interactions were found between fenofibrate and rosuvastatin, which may increase the risk of myopathy and rhabdomyolysis. Pharmacokinetic interactions were most commonly observed with calcium and iron supplements, whereas pharmacodynamic interactions were most frequently identified between glimepiride and metformin. The high prevalence of potential drug interactions in polypharmacy prescriptions highlights the important role of pharmacists in identifying, monitoring, and preventing drug interactions to improve patient safety.
Keywords: drug interactions, pharmacy, polypharmacy, prescriptions, severity level
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Peratiwi SG, Febriyanti RM. Potensi Interaksi Obat di Sistem Pencernaan pada Resep Apotek Kota Bandung, November 2023. OBAT. 2024;2(4):224-235.
Agustin O, Fitrianingsih F. Kajian Interaksi Obat Berdasarkan Kategori Signifikasi Klinis Terhadap Pola Peresepan Pasien Rawat Jalan di Apotek X Jambi. E-SEHAD. 2022;1(1):110.
Kemenkes Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI; 2016.
Lisni I, Latifah SH, Anggriani A. Potensi Interaksi Obat pada Peresepan Antibiotik Pasien Rawat Jalan di Suatu Rumah Sakit di Kota Bandung. Journals of Ners Community. 2023;13(1):40-46.
Reyaan IBM, Kuning C, Adnyana IK. Studi Potensi Interaksi Obat Pada Resep Polifarmasi di Dua Apotek Kota Bandung. JMPF. 2021;11(3):145-152.
Nisa SK. Identifikasi Potensi Interaksi Antar Obat pada Resep Umum di Apotek X Bulan Januari 2020. Farmaka. 2020;18(3):37-48.
Khairunnisa K, Ananda MR. Penggunaan Obat pada Pasien Geriatri di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara. MFF. 2023;Special Issue:6-10.
Sari YO, Lusia DA, Almasdy D. Kajian Potensi Interaksi Obat Pada Pasien Rawat Jalan dengan Polifarmasi di RSUD Hamba Batang Hari Tahun 2020. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah. 2023;17(1):71-82.
Swarga KF, Sofian FF, Sholihah IS. Identifikasi Potensi Interaksi Antibiotik pada Resep di Salah Satu Apotek Kota Bandung Bulan Desember 2024. Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum. 2025;3(2):128-134.
Hanutami B, Dandan KL. Identifikasi Potensi Interaksi Obat pada Resep Umum di Apotek Kimia Farma 58 Kota Bandung Bulan April 2019. Farmaka. 2019;17(2):57-64.
Lupin. Fenofibrate Capsules [diunduh 25 Mei 2026]. Tersedia dari: https://www.lupin.com/US/product/fenofibrate-capsules-1.
Rachmayanti AS, Suhera S, Haryani R, Sammulia SF, Meilandra R, Agnesfebrianti A. Gambaran Potensi Interaksi Obat pada Resep Polifarmasi Pasien Lansia di Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam. JSM. 2024;10(1):199-204.
Irawan AR, Wilar G. Evaluasi Potensi Interaksi Obat pada Resep Pasien Geriatri di Instalasi Farmasi Rawar Jalan di Salah Satu Rumah Sakit di Sukabumi. Farmaka. 2022;20(1):7-13.
Lubis SH, Hasanah F, Siahaan DN, Intan C. Potensi Interaksi Obat Pasien Penyakit Saraf di Rumah Sakit X Kabupaten Pidie Aceh: studi deskriptif kuantitatif. Journal of pharmaceutical and Sciences. 2026; 9(1):303-310.
Li Q, Shan W, Wu S. Safety Assessment of Rosuvastatin-Fenofibrate Combination in the Treatment of Hyperlipidemia Based on FDA’s Adverse Event Reporting System Database. Front. Pharmacol. 2025;16:1-8.
AstraZeneca. Crestor (Rosuvastatin Calcium) [diunduh 25 Mei 2026]. Tersedia dari: https://medicalinformation.astrazeneca-us.com/home/prescribing-information/crestor.html.
Abioye AI, Okuneye TA, Odesanya AO, Adisa O, Abioye AI, Soipe AI, dkk. Calcium Intake and Iron Status in Human Studies: A Systematic Review and Dose-Response Meta-Analysis of Randomized Trials and Crossover Studies. The Journal of Nutrition. 2021;151(5):1084-1101.
Amellia A, Sumiwi SA. Kajian Interaksi Obat Pada Peresepan Pasien Diabetes Melitus Di Salah Satu Rumah Sakit Di Kota Bandung. Journal of Pharmaceutical and Sciences. 2023;6(2):445-450.
Mercya Y, Pricialiany I, Sampurno LE. Evaluasi Interaksi Obat Berdasarkan Ketepatan Pengaturan Jadwal Obat Unit Dose Dispensing Pasien Rawat Inap Salah Satu Rumah Sakit di Kota Bandung Periode Februari 2022. Jurnal Kesehatan. 2023;11(1):33-43.
Muflihah N, Muslim AS, Kurniawan G. Persepsi Tenaga Kesehatan Terhadap Peran Apoteker dalam Pelayanan Farmasi Klinik di Rumah Sakit Sarkies ‘Aisyiyah Kabupaten Kudus. Nusantara Hasana Journal. 2025;5(2):508-524.
DOI: https://doi.org/10.15416/ijcp.2026.v15i2.70822
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Indonesian Journal of Clinical Pharmacy is indexed by









