Peningkatan Permeasi Mikroemulsi Ketoprofen

Dolih Gozali, Fara Warhead, Jutti Levita, Anis Khoirunisa

Abstrak


Penggunaan obat yang sukar larut air tidak efisien apabila kadar penetrasi obat ke dalam tubuh sangat kecil. Mikroemulsi ialah satu sistem dispersi yang dapat meningkatkan kelarutan obat. Pada penelitian ini dilakukan formulasi mikroemulsi ketoprofen menggunakan zat peningkat penetrasi mentol (0%, 1%, 3%, 5%). Asam oleat digunakan sebagai fase minyak, tween 80 sebagai komponen surfaktan, dan propilen glikol sebagai kosurfaktan. Evaluasi sediaan mikroemulsi dilakukan dengan uji permeasi mikroemulsi ketoprofen secara in vitro menggunakan sel difusi Franz terhadap membran kulit ular dengan medium dapar fosfat pH 7,4 selama 90 menit. Formula F4 (mengandung mentol 5%) menunjukkan permeasi tertinggi setelah 90 menit (16,21 ppm) dibandingkan dengan F1 (tidak mengandung mentol). Keempat formula memiliki kestabilan yang baik selama pengamatan. Dapat disimpulkan bahwa mentol meningkatkan permeasi ketoprofen.

Kata kunci: Ketoprofen, mentol, mikroemulsi, uji permeasi


Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.15416/ijpst.v2i2.7811

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 Switch to English

Back to Top

View My Stats

Penerbit Universitas Padjadjaran

Jurnal ini terindeks di :

      

Creative Commons Attribution :

Creative Commons License
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology by Universitas Padjadjaran is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Based on a work at http://jurnal.unpad.ac.id/ijpst/