KORUPSI MIKRO PADA KEGIATAN KEMAHASISWAAN: ANALISIS TEORI PRAKTIK SOSIAL PIERRE BOURDIEU DALAM PENGELOLAAN DANA KKN
Abstrak
Praktik korupsi telah bereproduksi dalam skala mikro di lingkungan akademik, khususnya pada kasus berikut yang terjadi di dalam lembaga kepanitiaan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indikasi perilaku koruptif dalam pengelolaan dana kolektif Kuliah Kerja Nyata (KKN) melalui perspektif petty corruption yang didefinisikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan perspektif sosiologis Pierre Bourdieu. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, data dihimpun melalui wawancara mendalam bersama saksi kunci yang terlibat langsung dalam kepesertaan KKN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpangan anggaran KKN memenuhi kriteria petty corruption karena melibatkan penyalahgunaan wewenang operasional tingkat lokal melalui penunjukan vendor berbasis kronisme dan penutupan akses informasi finansial tanpa Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) terpusat. Berdasarkan analisis menggunakan perspektif sosiologis Pierre Bourdieu, fenomena ini terjadi akibat konversi kapital simbolik panitia menjadi kapital ekonomi, yang didukung oleh habitus pragmatisme mahasiswa yang melahirkan budaya diam. Simpulan penelitian menegaskan bahwa korupsi skala kecil di kampus masih hadir hingga sekarang.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Aiman, R. (2024). Hukum dan korupsi: Tantangan dan solusi dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Peradaban Journal of Law and
Society, 3(1), 16–30. https://doi.org/10.59001/pjls.v3i1.170
Bourdieu, P. (1977). Outline of a theory of practice. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511812507
Bourdieu, P. (1986). The forms of capital. Dalam J. Richardson (Ed.), Handbook of theory and research for the sociology of education (hlm. 241–258). Greenwood Press.
Bourdieu, P. (1990). The logic of practice. Stanford University Press.
Bourdieu, P. (2001). Masculine domination. Stanford University Press.
Bourdieu, P., & Wacquant, L. J. (1992). An invitation to reflexive sociology. University of Chicago Press.
Buse, C. G. (2014). David L. Swartz, Symbolic Power, Politics, and Intellectuals: The Political
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
De Chaniago, F. Z., & Putra, M. R. S. (2023). Menggali akar masalah korupsi di Indonesia: Analisis terhadap faktor-faktor pendorong dan solusi pemberantasannya. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 1(2), 249–262. https://doi.org/10.57235/jerumi.v1i2.1428
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (Eds.). (2018). The SAGE handbook of qualitative research (5th ed.). SAGE Publications.
Habibi, F. N. A., & Habiburrochman. (2025). Perkembangan faktor-faktor penyebab korupsi: Tinjauan literatur sistematis pada dua dekade terakhir. Wahana Riset Akuntansi, 13(1), 48–64. https://doi.org/10.24036/wra.v13i1.130801
Hananti, N. P., Pratama, R. A., & Sidabutar, T. R. A. (2023). Analisis efektivitas penegakan hukum terhadap korupsi di Indonesia. Indigenous Knowledge, 2(5), 3658–3665.
Hartanto, D. R., Widodo, Suwarno, P., & Sumantri, S. H. (2021). Solusi pemberantasan korupsi di Indonesia dalam perspektif historis dan yuridis. E-Journal Jurnal Pertahanan & Bela Negara, 9(1), 48–64. https://doi.org/10.37081/ed.v9i1.2289
Jawa, D., Malau, P., & Ciptono, C. (2024). Tantangan dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi di Indonesia. Jurnal USM Law Review, 7(2), 1017–1030. https://doi.org/10.26623/julr.v7i2.9507
Komisi Pemberantasan Korupsi. (2019). Memahami petty corruption dan dampaknya terhadap pelayanan publik di Indonesia. KPK RI.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Navarro, Z. (2006). In search of a cultural interpretation of power: The contribution of Pierre Bourdieu. IDS Bulletin, 37(5), 11–22. https://doi.org/10.1111/j.1759-5436.2006.tb00319.x
Rizky, M. C., Darmawan, D., Suwito, S., Saputra, R., & Pakpahan, N. H. (2023). Upaya pemberantasan korupsi: Tantangan dan langkah-langkah konkret. Jurnal Manuhara: Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis, 1(4), 407–419. https://doi.org/10.61132/manuhara.v1i4.726
Salsadila, N., Efritadewi, A., & Widiyani, H. (2023). Pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia: Masalah dan solusinya. Indonesian Journal of Law and Justice, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.47134/ijlj.v1i2.2048
Sarjito, A. (2023). Political corruption and how to combat it. Journal of Governance, 8(4), 563–582. http://dx.doi.org/10.31506/jog.v8i4.20023
Sociology of Pierre Bourdieu. Canadian Journal of Sociology, 39(1), 114-116. https://doi.org/10.29173/cjs21574
Tatli, A., & Ozbilgin, M. F. (2012). An emic approach to intersectionality: Leveraging Bourdieu’s relational sociology. Organization, 19(2), 180–200. https://doi.org/10.1111/j.1468-2370.2011.00326.x
Zaloznaya, M. (2014). The social psychology of corruption: Why structural and institutional theories fail to explain organizational deviance. Sociology Compass, 8(2), 122–132. https://doi.org/10.1111/soc4.12120
DOI: https://doi.org/10.24198/jppm.v6i3.72195
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Terindeks di:








