Jurnalisme Sains dan Sistem Peringatan Dini di Indonesia

Rana Akbari Fitriawan

Abstract


Memiliki daratan dan lautan yang luas, Indonesia tidak hanya kaya dengan pesona alam yang menakjubkan, tapi sekaligus menyimpan ancaman bencana yang menakutkan. Pemerintah mencatat, antara Januari -November 2014 sudah terjadi bencana alam lebih dari 161 kali seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, tsunami, angin puting beliung, tanah longsor, dan banjir. Ini belum termasuk kebakaran hutan yang terjadi di hampir seluruh pulau besar di Indonesia. Kondisi ini membutuhkan peran semua pihak untuk mengatasinya, termasuk media massa. Apalagi masyarakat menggantungkan harapan terhadap media untuk tidak saja menyajikan fakta, tapi lebih jauh mampu berpartisipasi mencegah bencana berikutnya. Ini seiring dengan fungsi nyata media antara lain mengawasi kepentingan masyarakat dengan memberi peringatan tentang bahaya yang mengancam seperti bencana alam, wabah penyakit, perang, dan sebagainya. Tulisan singkat ini mencoba melihat bagaimana jurnalismesains – sebuah genre jurnalisme yang menggunakan pendekatan sains, mengambil peran dalam mendukung sistem peringatan dini bencana. Dengan begitu, pemberitaan tentang bencana tidak hanya berisi tentang peristiwa semata tapi khalayak dapar menjadikannya sebagai pedoman saat mengambil keputusan yang tepat menghadapi bencana.


Keywords


bencana, media, jurnalisme sains

References


Alimuddin, Andi Unde, Prof. Dr. M.Si., Televisi & Masyarakat Pluralistik, 2014, Jakarta: Prenada.

Arif, Ahmad, 2010, Jurnalisme Bencana, Bencana Jurnalisme: Kesaksian dari Tanah Bencana, Jakarta: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia).

Gilmor, Dan, 2006, We the Media: Grassroots Journalism by The People, for The People, Sebastopol: O’Reilly Media Inc.

Harrower, Tim, 2010, Inside Reporting: A Practical Guide to the Craft of Journalism, New York: McGraw-Hill.

Indiyanto, Agus & Arqom Kuswanjono (Ed), 2012, Respons Masyarakat Lokal Atas Bencana, Kajian Integratif Ilmu, Agama, dan Budaya, Bandung dan Yogyakarta: kerjasama PT. Mizan Pustaka dengan Program Studi Agama dan Lintas Budaya (Center for Religious & Cross-cultural Studies).

Jenna Jadin, Jenna Ph.D, 2015, Making Your Science Matter, materi Konferensi Jurnalis Sains Indonesia (Indonesian Science Journalists Conference) di Litbang KLHK, Bogor, Jawa Barat, 29-30 Agustus 2015.

Julianto, Irwan, 2002, Jika Ia Anak Kita, AIDS dan Jurnalisme Empati, Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Kusumaningrat, Hikmat, dan Purnama Kusumaningrat, 2005, Jurnalistik Teori & Praktik, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Kovach, Bill and Tom Rosentiel, 2001, The Elements of Journalism, New York: Crown Publishers.

Oetama, Jakob, 2001, Pers Indonesia Berkomunikasi dalam Masyarakat Tidak Tulus, Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Schechter, Danny, 2007, Matinya Media – Perjuangan Menyelamatkan Demokrasi (terjemahan dari The Death of Media and The Fight to Save Democracy), Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Suprayogi, Yosep, 2015, Menemukan Kisah Sains, materi Konferensi Jurnalis Sains Indonesia (Indonesian Science Journalists Conference) di Litbang KLHK, Bogor, Jawa Barat, 29-30 Agustus 2015.

Unde, Prof. Dr. Andi Alimuddin, M.Si., 2014, Televisi & Masyarakat Pluralistik, Jakarta: Prenada.

Jurnal:

Siregar, Ashadi, Media Pers dan Negara Keluar dari Hegemoni, Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Volume 4, Nomor 2, Nopember 2000 (171-196).

Roskusumah, Titan, Komunikasi Mitigasi Bencana oleh Badan Geologi KESDM di Gunung Api Merapi Prov. D. I. Yogyakarta, Jurnal Kajian Komunikasi, Volume 1, Nomor 1, Juni 2013, hlm 59-68.

Media Cetak:

Harian Kompas Kamis, 29 Oktober 2015

Ashadi Siregar, Krisis Dua Profesi, Harian Kompas 11 Agustus 2015.

Majalah TEMPO, Edisi Kilas Balik 2015, Tokoh Tempo 2015, Para Penakluk Asap, 28 Desember 2015-3 Januari 2016.

Media dalam Jaringan:

Emma Reh [Stevenson], siarchives.si.edu/research/sciservwomenreh.html, diakses pada 5 Maret 2015, pukul 11.30 WIB.

Jurnalisme Sains, Ketika Jurnalis Menjadi Ilmuwan,

http://degorontalo.co/jurnalisme-sains-ketika-jurnalis-menjadi-ilmuwan/

Statistika, Komputer, dan Jurnalisme Masa Depan

http://sains.kompas.com/read/2015/06/15/13021221/Statistika.Komputer.dan.Jurnalisme.Masa.Depan

http://nasional.kompas.com/read/2015/11/13/14001291/BNPB.Diberi.Alokasi.Rp.150.Miliar.untuk.Tangani.Banjir.dan.Tanah.Longsor diunduh pada hari Jumat (13 November 2015) pukul 17.44 WIB.

http://ugm.ac.id/id/berita/3557-jauh.sebelum.2004.aceh.pernah.alami.giant.tsunami, diunduh pada hari Jumat (13 November 2015) pukul 18.04 WIB.

http://www.republika.co.id/berita/koran/podium/15/12/30/o05vk713-bersiap-menghadapi-bencana, diunduh pada hari Jumat (22 Februari 2016) pukul 21.44 WIB.

http://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/16/03/04/o3i46i365-bnpb-segera-perbaiki-alat-deteksi-gempa-yang-rusak, diunduh pada hari Jumat, 4 Maret 2016, pukul 18:18 WIB.

Julianto, Irwan, 2002, Jika Ia Anak Kita, AIDS dan Jurnalisme Empati, Jakarta: Penerbit Buku Kompas:




DOI: https://doi.org/10.24198/jkj.v1i1.12225

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Kajian Jurnalisme

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Kajian Jurnalisme Indexed by: 

150 150 130

 150 

 

Editorial Office of Kajian Jurnalisme:

Journalism Study Program, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran
Building 3 2nd Floor, Jl. Raya Bandung Sumedang KM.21, Jatinangor, Sumedang Regency, West Java 45363

Email: kajian.jurnalisme.fikom@unpad.ac.id
Telepon: (022) 7796954
Faks: (022) 7794122



Kajian Jurnalisme Supervised by:

View My Stats