INOVASI RUMAH VERTIKAL KEPITING BAKAU (RVKB) BAGI KELOMPOK BUDIDAYA NELAYAN KAMPUNG LETTE, MAKASSAR

Hamrun Hamrun, Andi Annisa Amalia, Farhanah Wahyu

Abstrak


The community service program themed "Vertical Mangrove Crab House Innovation" aims to enhance the economic and social independence of the Fishermen's Cultivation Group in Kampung Lette, Makassar. This program emphasizes the principles of the blue economy, focusing on the sustainable management of coastal resources. The approach involves socialization, training, and mentoring the community in the application of mangrove crab cultivation technology based on vertical apartment systems and water recirculation. Active participation from the fishermen's group and the local community enables them to contribute actively at each stage of the process. This activity resulted in a significant increase in community knowledge and skills related to crab cultivation technology, as well as improvements in productivity and the quality of cultivated crabs. Additionally, the program successfully raised community awareness about the importance of preserving mangrove ecosystems as the natural habitat of mangrove crabs. The implementation of this model provides economic benefits to the community, contributes to the preservation of the coastal environment, and can be replicated in other coastal communities to expand its positive impact.

Kegiatan pengabdian bertema inovasi Rumah Vertikal Kepiting Bakau bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan sosial Kelompok Budidaya Nelayan di Kampung Lette, Makassar. Program ini mengedepankan prinsip-prinsip blue economy, dengan fokus pada pengelolaan sumber daya pesisir yang berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan melibatkan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan masyarakat dalam penerapan tekonologi budidaya kepiting bakau berbasis sistem apartemen vertikal dan resirkulasi air. Partisipasi aktif kelompok nelayan dan masyarakat setempat, memungkinkan mereka berkontribusi aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait teknologi budidaya kepiting, serta peningkatan produktivitas dan kualitas hasil budidaya. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pelestarian ekosistem mangrove sebagai habitat alami kepiting bakau. Penerapan model ini memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Selain itu, berkontribusi pada pelestarian lingkungan pesisir dan dapat direplikasi di komunitas pesisir lainnya untuk memperluas dampak positifnya.


Kata Kunci


Rumah vertikal kepiting bakau; blue economy; kelompok budidaya nelayan; kampung lette

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Amalia, A. A. (2020). Prototipe Desain Ruang Produktif Kelompok Ibu Rumah Tangga Nelayan di Kampung Ujung Kassi Kelurahan Barombong Kota Makassar. Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat, 3(1), 400. https://doi.org/10.22146/jp2m.53415

Asmuliany, A., & Amalia, A. A. (2020). ECOCULTURE BASED OF FISHERMAN SETTLEMENT DEVELOPMENT IN BAROMBONG VILLAGE MAKASSAR.

Bing Crab House. (2021). Apa Itu Apartemen Kepiting? https://bingcrabhouse.co.id/perbedaan-budidaya-kepiting-horizontal-dan-vertikal/

Cahyani, S. D., Astuti, W., & Putri, R. A. (2020). KAMPUNG TEMATIK SEBAGAI ELEMEN PRIMER KEGIATAN WISATA PERKOTAAN DI SURAKARTA. Desa-Kota, 2(2), 117. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v2i2.31442.117-129

Echo, P. (2022, November 10). Teknologi budi daya kepiting bakau dengan vertical crab house makin berkembang di Indonesia [Akademik]. https://fpp.umko.ac.id/2022/11/10/teknologi-budi-daya-kepiting-bakau-dengan-vertical-crab-house-makin-berkembang-di-indonesia/

https://diskominfo.makassarkota.go.id/. (2023, October 5). Miliki Beragam Manfaat, Lorong Wisata Makassar Wujud Percontohan Inovasi Daerah [Diskominfo]. Miliki Beragam Manfaat, Lorong Wisata Makassar Wujud Percontohan Inovasi Daerah. https://diskominfo.makassarkota.go.id/miliki-beragam-manfaat-lorong-wisata-makassar-wujud-percontohan-inovasi-daerah/

https://pelakita.id/. (2023, January 28). INSPIRASI: Enam inisiatif keren dari Kampung LETTE. Jumari Daeng Mangung Menyambut Pelakita.ID Dengan Mata Berbinar. https://pelakita.id/2023/01/28/inspirasi-enam-inisiatif-keren-dari-kampung-lette/

Maftuch, M. (2018). Identifikasi Potensi Sumberdaya Pesisir Desa Semare Untuk Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Mandiri Wisata. Journal of Innovation and Applied Technology, 4(2), 803–810. https://doi.org/10.21776/ub.jiat.2018.004.02.13

Mister Exportir. (2021, Desember). Permintaan Meningkat, Ekspor Kepiting Indonesia Kian Mencapit. https://www.youtube.com/watch?v=p9eTEkgoguI

Prasetiyono, E., & Syaputra, D. (2018). BUDIDAYA KEPITING BAKAU DI KELURAHAN AIR JUKUNG, KECAMATAN BELINYU, KABUPATEN BANGKA. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung, 4(2). https://doi.org/10.33019/jpu.v4i2.169

Prianto, A. L., & Abdillah, A. (2023a). Chapter 7 - Vulnerable countries, resilient communities: Climate change governance in the coastal communities in Indonesia. In U. Chatterjee, R. Shaw, G. S. Bhunia, M. D. Setiawati, & S. Banerjee (Eds.), Climate Change, Community Response and Resilience (Vol. 6, pp. 135–152). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0-443-18707-0.00007-2

Prianto, A. L., & Abdillah, A. (2023b). Resilient Cities, Vulnerable Communities: Disaster Governance in the Coastal Cities in Indonesia | SpringerLink. https://link.springer.com/referenceworkentry/10.1007/978-981-19-8388-7_193

Prianto, A. L., Abdillah, A., & Yama, A. (2024). Multi-Level Governance As A Climate Change Adaptation Strategy In The Coastal Cities In Indonesia And Thailand. Journal of Government and Politics (JGOP), 6(1), 12–26.

Prianto, A. L., Nurmandi, A., Qodir, Z., & Jubba, H. (2021). Climate change and religion: From ethics to sustainability action. E3S Web of Conferences, 277, 06011. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202127706011

Ramadhan, B. (2022, Mei). Lorong Wisata di Makassar Jadi Daya Tarik Wisata Baru. https://news.republika.co.id/berita/rcqnn5330/lorong-wisata-di-makassar-jadi-daya-tarik-wisata-baru

Rasyid, A. R., Yudono, A., Wunas, S., Trisutomo, S., Jinca, Y., Ali, M., Arifin, M., Akil, A., Osman, W. W., Ekawati, S. A., Azmy, M. F., Lakatupa, G., Wahyuni, S., & Asfan, L. M. (2021). Penataan Kawasan Wisata Lakkang Berbasis Masyarakat. 4.

Rusnaedy, Z., Haris, A., Congge, U., & Prianto, A. L. (2021). Adaptive Climate Change Governance in Makassar, Indonesia. Journal of Governance, 6(2). https://doi.org/10.31506/jog.v6i2.12384

Sastrawan, I. W. W., Darmawan, I. G. S., & Sriastuti, D. A. N. (2021). Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Masterplan Penataan Kawasan Kuliner Kampoeng Kepiting di Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. 1(2).

Sriyakul, T., Jermsittiparsert, K., Phanwichit, S., & Prianto, A. L. (2019). Improving the perceived partnership synergy and sustainability through the social and political context in indonesia: Business law compliance as a mediator. International Journal of Innovation, Creativity and Change, 8(8), 142–159.




DOI: https://doi.org/10.24198/kumawula.v9i1.62285

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Terindeks Di:

 Google Scholar   Indonesia One SearchWorldCat Crossref  Bielefeld Academic Search Engine (BASE)