PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU MELALUI PELATIHAN PENGELOLAAN POSYANDU DAN PEMENUHAN GIZI ANAK DI DESA ROSSOAN DAN TOKKONAN, KABUPATEN ENREKANG

Angga Misbahuddin

Abstrak


Stunting is a significant public health issue in Indonesia, particularly in Enrekang Regency, South Sulawesi, affecting children's growth and development. This study examines the community empowerment initiatives undertaken by Gugah Nurani Indonesia CDP Enrekang to reduce stunting prevalence through Posyandu cadre training in Rossoan and Tokkonan Villages, Enrekang Regency. The training involved 25 Posyandu cadres and focused on enhancing their knowledge and skills in managing child nutrition and healthcare services. The training aimed to improve cadres' understanding of holistic Posyandu management, including maternal care, exclusive breastfeeding, child growth monitoring, and the utilization of local nutrition gardens as a community-based solution. The implementation methods included pre-tests, training on Posyandu management, practice of the five-step Posyandu process, training on fulfilling child nutrition through local nutrition gardens, hands-on training in preparing nutritious food, and post-tests. The results indicated an improvement in Posyandu cadres' knowledge of Posyandu services and child nutrition, as evidenced by increased post-test scores compared to pre-test scores. Cadres recognized the importance of utilizing local nutritional resources for pregnant women and children under five to reduce stunting prevalence. Furthermore, practical training in preparing nutritious meals using local food sources equipped participants with better skills in preparing complementary foods (MPASI) appropriate for children's developmental stages.

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia terutama di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Studi ini membahas inisiatif pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Gugah Nurani Indonesia CDP Enrekang dengan tujuan mengurangi prevalensi stunting melalui pelatihan kader Posyandu di Desa Rossoan dan Tokkonan, Kabupaten Enrekang. Pelatihan ini diikuti oleh 25 kader posyandu yang difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam mengelola gizi dan layanan kesehatan anak. Dengan meningkatkan pemahaman mereka tentang pengelolaan Posyandu yang holistik, termasuk perawatan ibu, pemberian ASI eksklusif, pemantauan pertumbuhan anak, serta pemanfaatan kebun gizi lokal sebagai solusi berbasis komunitas. Metode pelaksanaan pengelolaan posyandu dan pemenuhan gizi anak meliputi: pemberian pre-test, pemberian materi keposyanduan, praktik lima langkah posyandu, pemberian materi pemenuhan gizi anak melalui kebun gizi lokal, praktik pengolahan makanan bergizi dan pemberian post-test. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader Posyandu mengenai pelayanan posyandu dan pemenuhan gizi anak, dengan hasil pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan. Kader Posyandu memahami pentingnya pemanfaatan sumber gizi lokal untuk ibu hamil dan anak dibawah 5 tahun guna mengurangi angka prevalensi stunting. Pelatihan praktek pengolahan makanan bergizi menggunakan bahan pangan lokal memberikan keterampilan lebih baik tentang cara mengolah makanan yang sesuai dengan tahapan MPASI untuk mendukung tumbuh kembang anak.


Kata Kunci


Pemberdayaan masyarakat; Posyandu; child nutrition; Gugah Nurani Indonesia

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Akseer, N., Tasic, H., Nnachebe Onah, M., Wigle, J., Rajakumar, R., Sanchez-Hernandez, D., Akuoku, J., Black, R. E., Horta, B. L., Nwuneli, N., Shine, R., Wazny, K., Japra, N., Shekar, M., & Hoddinott, J. (2022). Economic costs of childhood stunting to the private sector in low- and middle-income countries. EClinicalMedicine, 45, 101320. https://doi.org/10.1016/j.eclinm.2022.101320

Aliyah, N. (2024). Analysis of stunting and malnutrition factors and implementation of community-based total sanitation. 1(2), 63–80.

Bahua, M. I., Musa, N., & Irsan, L. M. (2024). PENGELOLAAN RUMAH PANGAN LESTARI DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA RUMAH TANGGA PETANI. Jurnal Abditani, 7(2), 143–149. https://doi.org/10.31970/abditani.v7i2.372

Bappelitbangda Sulsel. (2024). Laporan TPPS Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2024: Laporan Semester I Tahun 2024. https://bappelitbangda.sulselprov.go.id/content/new_directory/2024/

Baskerville, N. B., Liddy, C., & Hogg, W. (2012). Systematic review and meta-analysis of practice facilitation within primary care settings. Annals of Family Medicine, 10(1), 63–74. https://doi.org/10.1370/afm.1312

Fitrianti, H., Ningtias, N. A., Riyanto, P., Normalita De Lima, C., & Hermawati, D. (2022). Analisis Pemahaman Orang Tua Dalam Pemahaman Gizi Seimbang Pada Anak Analysis of Parents’ Understanding in Understanding Balanced Nutrition in Children. Journal of Physical and Outdoor Education, 4(2), 222–234.

Haselow, N. J., Stormer, A., & Pries, A. (2016). Evidence‐based evolution of an integrated nutrition‐focused agriculture approach to address the underlying determinants of stunting. Maternal & Child Nutrition, 12(S1), 155–168. https://doi.org/10.1111/mcn.12260

Izma, H., Sandi, D. A. D., Setiawan, M. I., & Sari, O. M. (2024). Optimalisasi Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu dalam Upaya Pencegahan Stunting di Kelurahan Landasan Ulin Selatan. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(3), 1201–1211. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i3.13352

Kemenkes. (2023). Integrasi Layanan Primer Melalui Posyandu. Kementrian Kesehatan. https://ayosehat.kemkes.go.id/integrasi-layanan-primer-melalui-posyandu

Mardhiyah, A., Sriati, A., & Prawesti, A. (2017). Analisis Pengetahuan dan Sikap Kader tentang Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak di Desa Pananjung, Kabupaten Pangandaran. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(6), 378–383.

Maria, Y., Beribe, E., Sao, A. V., Bertilla, M., Lone, B. A., Keraf, K. E., Anjelina, M., Aran, O., Goreti, M., Muda, B., Hardiyanti, S., Sona, A. T., & Chatarina, C. P. (2024). Stunting : Ancaman Bagi Masa Depan ( Studi kasus Desa Blepanawa , Flores Timur ). 5(4), 4546–4552.

Martony, O. (2023). Stunting di Indonesia: Tantangan dan Solusi di Era Modern. Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 1734–1745. https://doi.org/10.31539/joting.v5i2.6930

Mu’tafi, A., Firdaus, Z., Romadhona, F., Mubarok, I. S., Agung, A. H., Wahyuni, A. N., Larasati, R., Nurhidayat, Y. K. H., Ma’arif, S., Aufa, A., Farida, N., Faizah, F., & Anam, K. (2024). Membangun Generasi Cerdas di Desa BINANGUN: Menuju Masa Depan Gemilang dengan Gizi Seimbang dan Bebas Stunting. CENDEKIA : Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, 1(9), 589–597. https://doi.org/10.62335/2vj5v880

Nirmalasari, N. O. (2020). Stunting Pada Anak : Penyebab dan Faktor Risiko Stunting di Indonesia. Qawwam: Journal For Gender Mainstreming, 14(1), 19–28. https://doi.org/10.20414/Qawwam.v14i1.2372

Noor Prastia, T., & Listyandini, R. (2020). Keragaman Pangan Berhubungan Dengan Stunting Pada Anak Usia 6-24 Bulan. Hearty, 8(1), 33–41. https://doi.org/10.32832/hearty.v8i1.3631

Prafitri, L. D., Zuhana, N., Budiarto, E & Widyastuti, W. (2023). Edukasi Layanan Konvergensi Stunting pada Ibu Hamil. Penerbit NEM.

Ramadhan. (2024, September 19). Mengapa masih ada anak stunting di Indonesia. Kompas. https://www.kompas.id/baca/humaniora/2024/09/18/mengapa-masih-ada-anak-stunting-di-indonesia

Rinekasari, N. R., Hidayat, Y., Rifanto, D., & Saepudin, A. (2023). Peningkatan Kemampuan Teknik Edukasi Kesehatan Kader Posyandu Dalam Project Based Learning Pendidikan Masyarakat. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(2), 1895. https://doi.org/10.31764/jmm.v7i2.13000

Sartika, A. N., Khoirunnisa, M., Meiyetriani, E., Ermayani, E., Pramesthi, I. L., & Nur Ananda, A. J. (2021). Prenatal and postnatal determinants of stunting at age 0–11 months: A cross-sectional study in Indonesia. PLOS ONE, 16(7), e0254662. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0254662

Schneider, E. B. (2023). The determinants of child stunting and shifts in the growth pattern of children: A long‐run, global review. Journal of Economic Surveys, 39(2), 405–452. https://doi.org/10.1111/joes.12591

Setneg. (2024). Buka Rakornas Stunting, Wapres ungkap keberhasilan pemerintah turunkan prevalensi lima tahun terakhir. Sekretariat Negara. https://www.setneg.go.id/baca/index/buka_rakornas_stunting_wapres_ungkap_keberhasilan_pemerintah_turunkan_prevalensi_lima_tahun_terakhir?

Stephenson, J., Heslehurst, N., Hall, J., Schoenaker, D. A. J. M., Hutchinson, J., Cade, J. E., Poston, L., Barrett, G., Crozier, S. R., Barker, M., Kumaran, K., Yajnik, C. S., Baird, J., & Mishra, G. D. (2018). Before the beginning: nutrition and lifestyle in the preconception period and its importance for future health. The Lancet, 391(10132), 1830–1841. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(18)30311-8

Taher, Y. A. (2023). Teknik Vertikultur dalam Pemanfaatan Lahan Pekarangan sebagai Sumber Gizi Keluarga. Penerbit P4I.

Wardhani, D. F., Arisanty, D., Nugroho, A., & Utami, U. B. L. (2024). Environmental Education Model Based on Local Wisdom of the Dayak Paramasan Tribe Indonesia.

Woldehanna, T., Behrman, J. R., & Araya, M. W. (2017). The effect of early childhood stunting on children’s cognitive achievements: Evidence from young lives Ethiopia. Ethiopian Journal of Health Development, 31(2), 75–84.




DOI: https://doi.org/10.24198/kumawula.v9i1.63116

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Terindeks Di:

 Google Scholar   Indonesia One SearchWorldCat Crossref  Bielefeld Academic Search Engine (BASE)