PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DESA PASIRUKEM MELALUI INTEGRASI BUDIDAYA IKAN LELE SISTEM BIOFLOK DAN DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN

Yeni Sari Wulandari, Mohamad Sam’un, Enjang Suherman

Abstrak


Community empowerment through the development of the fisheries sector is one of the strategies to improve the welfare of rural communities. This community service activity was conducted from August to November 2025 in Pasirukem Village, Cilamaya Kulon District, Karawang Regency, involving approximately 22 participants consisting of fish farming groups and food processing groups. The activity aimed to enhance community capacity through the application of biofloc-based catfish farming technology and the diversification of processed catfish products. The method used was a participatory approach, which included preparation, focus group discussions (FGD), socialization, training, mentoring, as well as monitoring and evaluation. The activities carried out included the construction of biofloc ponds; training on catfish cultivation; training on processing products into nuggets, roulade, shredded catfish, and crispy catfish; as well as training on business management and digital marketing. The results of the activity showed an increase in the partners’ knowledge, as indicated by the improvement in post-test results compared to the pre-test, with the average initial score of 17.67% increasing to 100% after the training activities. In addition, the partners were able to practice processing catfish into several value-added products as an effort to diversify fisheries-based products. This activity is expected to serve as an initial step in developing sustainable catfish farming and processing enterprises in Pasirukem Village.


Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan sektor perikanan merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Agustus–November 2025 di Desa Pasirukem, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang dengan melibatkan sekitar 22 peserta yang terdiri dari kelompok pembudidaya ikan dan kelompok pengolah produk pangan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat melalui penerapan teknologi budidaya ikan lele sistem bioflok serta diversifikasi produk olahan ikan lele. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, focus group discussion (FGD), sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan yang dilakukan meliputi pembangunan kolam bioflok, pelatihan budidaya ikan lele, pelatihan pengolahan produk menjadi nugget, rolade, abon, dan lele krispi, serta pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra yang ditunjukkan oleh peningkatan hasil post-test dibandingkan dengan pre-test, dengan rata-rata nilai awal sebesar 17,67% meningkat menjadi 100% setelah kegiatan pelatihan. Selain itu, mitra juga mampu mempraktikkan pengolahan ikan lele menjadi beberapa produk olahan sebagai upaya diversifikasi produk berbasis perikanan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan usaha budidaya dan pengolahan ikan lele yang berkelanjutan di Desa Pasirukem.


Kata Kunci


Bioflok; diversifikasi produk; ikan lele; pemberdayaan masyarakat

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bappeda Kabupaten Karawang. (2023). Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Karawang Tahun 2023. Pemerintah Kabupaten Karawang.

Cahyani, A. B., Imaniah, S., Sari, P. D. R., Hidayat, A., Azis, D. T., & Noviarita, H. (2021). Peranan perempuan dalam meningkatkan kewirausahaan dalam pembangunan. Business and Entrepreneurship Journal, 2(1), 37–43.

Dinas Perikanan Kabupaten Karawang. (2022). Buku statistik sektoral OPD Kabupaten Karawang Tahun 2022. Pemerintah Kabupaten Karawang.

Ekasari, J., Rivandi, D. R., Firdausi, A. P., & Zairin, M. (2015). Peran bioflok dalam budidaya ikan intensif. Jurnal Riset Akuakultur, 10(1), 1–10.

Faridah, F. (2019). Penerapan teknologi bioflok pada budidaya ikan lele sebagai upaya peningkatan produksi. Jurnal Pengabdian Perikanan, 3(2), 45–52.

Gustilatov, M., Widanarni, W., Ekasari, J., Julyantoro, P. G. S., & Waturangi, D. E. (2024). The influence of biofloc system on Vibrio composition, the growth and the gut microvilli performance of the Pacific white shrimp Penaeus vannamei. Jurnal Akuakultur Indonesia, 23(1), 12-23. https://doi.org/10.19027/jai.23.1.12-23

Hidayat, W., Mahmuriyah, R., & Safitri, S. N. R. (2016). Media visual berbentuk katalog produk sebagai media promosi. Journal Sensi: Strategic of Education in Information System, 2(2), 184–197. https://doi.org/10.33050/sensi.v2i2.752

Irmayanti, I. K. (2021). Strategi penerapan business plan dalam meningkatkan penjualan menurut perspektif ekonomi Islam. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Syariah, 1(2), 65–80. https://doi.org/10.30863/akunsyah.v1i2

Kurniawan, A., Asriani, E., Sari, S. (2017). Akuakultur Sistem Bioflok Sebagai Alternatif Bagi Mantan Penambangan Timah Ilegal Di Bangka Barat. Seminar Nasional Hasil Pengabdian kepada Masyarakat (SENIAS) 2017. Universitas Islam Madura.

Kurniawati, D., & Handayani, S. (2020). Pemberdayaan perempuan melalui usaha pengolahan pangan skala rumah tangga. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 23–31.

Pratama, A., Susanti, R., & Wibowo, T. (2021). Strategi pengembangan pemasaran produk olahan pangan skala UMKM. Jurnal Agribisnis Indonesia, 9(2), 112–121.

Rahmadanti, A. (2025). Formulasi nugget ikan lele sebagai pangan alternatif berprotein tinggi [Skripsi, Institut Pertanian Bogor].

Rahmawati, Y., & Hidayat, T. (2018). Pengembangan produk unggulan daerah berbasis potensi lokal. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(3), 201–210.

Safitri, N. F. (2019). Produksi abon ikan lele sebagai alternatif usaha pengolahan hasil perikanan. Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, 8(2), 102–108.

Sanditya, J. A. (2023). Karakteristik organoleptik rolade berbahan ikan lele. Jurnal Teknologi Hasil Perikanan, 12(1), 15–24.

Sari, R., & Nugroho, B. (2019). Analisis Produksi dan Pendapatan Usaha Budidaya Ikan Air Tawar. Jurnal Perikanan Nusantara, 11(2): 85–94.

Wicaksana, I. (2021). Pengaruh pemasaran digital dan kualitas produk terhadap loyalitas melalui kepuasan pelanggan usia muda. Jurnal Manajemen Kewirausahaan, 18(1), 1–10. http://dx.doi.org/10.33370/jmk.v17i2.507

Wicaksana, I., Adhi, S.R., Primadhita, Y., Budiningsih, S., (2025)., Pelatihan Kemasan Ramah Lingkungan Pada UMKM Desa Pasirukem, Kabupaten Karawang. Jurnal Abdimas IPWIJA. Vol 4(2).

Wulandari, Y. S. (2014). Studi pengembangan usaha budidaya ikan lele dumbo PT Dwi Jaya Sakti [Skripsi, Universitas Brawijaya]. Universitas Brawijaya.

Wulandari, Y. S., Abadi, S., Zahra, F. A., & Syahputra, A. F. (2023). Peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM perikanan melalui sosialisasi manajemen dan pemasaran. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 6(2), 257–268. https://doi.org/10.33474/jipemas.v6i2.19385




DOI: https://doi.org/10.24198/kumawula.v9i1.68715

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Terindeks Di:

 Google Scholar   Indonesia One SearchWorldCat Crossref  Bielefeld Academic Search Engine (BASE)