ANALISIS IMPLEMENTASI DAN TANTANGAN ETLE DALAM PERSPEKTIF GOOD GOVERNANCE DI INDONESIA

Romi Oktarian Novasari, Raniasa Putra, Katriza Imania, Atrika Iriani

Abstrak


The implementation of ETLE is a police innovation in enforcing traffic laws that utilizes information technology (CCTV cameras) to record violations automatically. This is done to minimize direct interaction between officers and violators, reduce the practice of illegal levies (extortion), and increase transparency. This research discusses how to implement the ETLE system as part of E-Government from a good governance perspective such as accountability, transparency, effectiveness and efficiency in public services and law enforcement. This research aims to analyze the implementation of the Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) system and the challenges faced in realizing the principles of good governance in Indonesia, such as transparency, accountability, effectiveness and efficiency. The implementation of ETLE is part of bureaucratic reform and technology-based traffic law enforcement efforts to reduce direct interactions between officers and violators, which have historically been prone to the practice of illegal levies (extortion). This research uses a descriptive qualitative approach, by collecting data through literature study, observation, and interviews with relevant stakeholders (Polri, Transportation Service, and the community. The research results show that ETLE has great potential in increasing accountability and transparency of law enforcement through clear and systematic digital documentation. This is in line with the principles of good governance. However, in its implementation, there are a number of significant challenges. These challenges include: 1) Infrastructure requirements and large costs, 2) Digital inequality, 3) Identification of violators, 4) Coordination between agencies, 5) Compliance and community culture. This research concludes that although ETLE is a step forward towards good governance in public services, stronger government commitment is needed in improving infrastructure, regulations, outreach and coordination to overcome these challenges effectively.

 

Penerapan ETLE merupakan inovasi kepolisian dalam penegakan hukum lalu lintas yang memanfaatkan teknologi informasi (kamera CCTV) untuk mencatat pelanggaran secara otomatis. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan interaksi langsung petugas dengan pelanggar, mengurangi praktik pungutan liar (pungli), dan meningkatkan transparansi.Penelitian ini membahas bagaimana penerapan sistem ETLE sebagai bagian dari E-Government dalam perspektif Good governance seperti akuntabilitas, transparansi, efektivitas, dan efisiensi dalam pelayanan publik dan penegakan hukum. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi ETLE mampu mewujudkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, seperti transparansi, akuntabilitas, efektivitas, efisiensi, dan keadilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research), mengkaji berdasarkan literatur review, regulasi, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Analisis penelitian mengadopsi teori implementasi kebiijakan dari George C. Edwards III yang mengutamakan empat variabel kunci, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil temuan penelitian ini ialah secara konseptual, ETLE dirancang untuk mendukung prinsip-prinsip Good governance dengan menghadirkan proses penegakan hukum lalu lintas yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Namun, dalam praktiknya masih terdapat sejumlah kendala, antara lain keterbatasan infrastruktur, rendahnya kesadaran dan penerimaan masyarakat, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta minimnya mekanisme pertanggungjawaban atas kegagalan sistem. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan antara idealitas kebijakan dengan realitas implementasi di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan menyeluruh terkait komunikasi, penyediaan sumber daya, penguatan disposisi aparat, dan optimalisasi struktur birokrasi agar sistem ETLE dapat benar-benar mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik di Indonesia.

 

 


Kata Kunci


Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Good Governance, Implementasi Kebijakan, Penegakan Hukum, Pelayanan Publik

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ahamd Fauzan. (2024). Model Implementasi Kebijakan Publik. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4, 17929–17938. http://repo.iain-tulungagung.ac.id/5510/5/BAB 2.pdf

Alamsyah, K., & Ariesmansyah, A. (2025). Administrasi Publik Era Digital (N. Purnama (ed.)). CV.Mega Press Nusantara. https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=-81gEQAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=lahirnya+konsep+spbe+sistem+pemerintahan+berbasis+elektronik+di+indonesia+sebagai+bagian+dari+transformasi+digital+pelayanan+publik&ots=Aykwa2f9BN&sig=RdmMXAvzZ8gCRu737C3awA33sJo&

Alfiani, D., & Lestaluhu, S. (2024). Digitalisasi dalam Penerapan E-tilang di Kota Ambon. Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura, 3(2), 573–584. https://doi.org/10.30598/jikpvol3iss2pp573-584

Ardhya, D. F., & Pratama, P. G. (2025). Pelaksanaan Electronic Traffic Law Enforcement (Etle) Pada Ditlantas Polda Metro Jaya. Lex Laguens: Jurnal Kajian Hukum Dan Keadilan, 3, 72–85.

Juliana, I. M. K., Hengki, I. G. B., Imran Rosiadi, Jauhari D. Kusuma, N. A. M., Novaldi, F., Amrulloh, I., Wisesa, I. W. W., Manullang, M. C. T., Primasari, D., Ferdian R, G., Aulia, Z., Tussyifaa, U., Wiranto, A. R., Helm, M., Kasus, S., Hamzah, R. A., Setianingsih, C., Nugrahaeni, R. A., Industri, F. R., Informatika, J. B., … Wibawani, S. (2024). Lombok Timur (E-Tle) System in an Effort To Prevent Traffic Violations. Jurnal Teknologi Terapan, 10(1), 107–113. https://jim.unisma.ac.id/index.php/jte/article/viewFile/21551/16069%0Ahttps://journal.unilak.ac.id/index.php/Semaster/article/view/18402/5832

Ugoani, John. (2023). Moving Towards Pro-sustainable Development Governance Strategy in Nigeria (July 18, 2023). Available at SSRN: https://ssrn.com/abstract=4513851 or http://dx.doi.org/10.2139/ssrn.4513851

Muliawaty, L., & Hendryawan, S. (2020). Peranan E-Government Dalam Pelayanan Publik (Studi Kasus: Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sumedang). Kebijakan : Jurnal Ilmu Administrasi, 11(2), 45–57. https://doi.org/10.23969/kebijakan.v11i2.2898

Nurhidayat, I. (2023). Prinsip-Prinsip Good Governance di Indonesia. Journal Education and Government Wiyata, 1(1), 40–52. https://journal.wiyatapublisher.or.id/index.php/e-govHalaman40

Oktavya, A. A. (2015). Penerapan (Electronic Government) E-Government Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Dalam Pemberian Pelayanan Di Kota Bontang. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 3(3), 1433–1447.

Parameswari, M. A. (2024). Analisis Peluang Dan Tantangan Kebijakan E-Tilang Sebagai Wujud E- Government Yang Efektif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(19), 1–23.

Pardede, C. R. V., Nita, S., & Setyabudi, C. M. (2022). Analisis Program Electronic Traffic Law Enforcement (Etle) Dalam Rangka Menciptakan Kamseltibcarlantas (Studi Kasus Kota Serang). Journal of Innovation Research and Knowledge, 1(8), 533–542.

Rifdan, Haerul, Sakawati, H., & Yamin, M. N. (2024). Analisis penerapan e-government dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di kecamatan tallo kota makassar. Jurnal Governance and Politik (JPG), 4, 49–61.

Rusdy, R., & Flambonita, S. (2023). Penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) di pemerintah daerah untuk mewujudkan good governance. Lex Lata. https://journal.fh.unsri.ac.id/index.php/LexS/article/download/218-239/664

Santoso Puji Ahmad, I. (2025). Peran Digitalisasi Dalam Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintahan. Indonesian Journal of Public Administration Review, 2(3), 1–10.

Sellfia, N. R., Dayat, U., & Aryani, L. (2022). Inovasi pelayanan publik berbasis e-government dalam aplikasi sampurasun Purwakarta. Kinerja, 18(4), 590–598. https://doi.org/10.30872/jkin.v18i4.10363

Suryana, T. B. M. F., Rahmawati, A. A., Ramdanti, N. S., & Safitri, A. N. (2025). Transformasi Digital dalam Pelayanan Publik: Tinjauan Yuridis terhadap SPBE di Indonesia. CONSTITUO : Journal of State and Political Law Research, 4(1), 37–53. https://doi.org/10.47498/constituo.v4i1.4944

Thalib, A. A. K., Ismail, D. E., & Mohamad, R. M. (2025). Optimalisasi E-Tilang Dalam Inovasi Digital Untuk Meningkatkan Kesadaran Hukum Dan Ketertiban Lalu Lintas Arlin. Jurnal Riset Ilmiah, 2(1), 173–190.

Triyuwono, I., & Haryanto, E. (2025). Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah Berbasis Elektronik. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 6(2), 292–307.

Yusron, A., Ramdani, R., & Sugiarti, C. (2022). Digital Governance dalam Pelaksanaan Program E-Dukcapil di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karawang. Jurnal Pemerintahan Dan Politik, 7(1), 11–18. https://doi.org/10.36982/jpg.v7i1.1988




DOI: https://doi.org/10.24198/responsive.v8i4.67172

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


RESPONSIVE: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik telah Terindeks Di:

      
  
 
 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.