PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN KESEHATAN KERJA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN K3 PADA PEKERJA HOME INDUSTRY TAHU EEN
Abstrak
Sektor informal memiliki peran signifikan dalam perekonomian Indonesia, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja dan peningkatan pendapatan. Meskipun demikian, sektor ini menghadapi tantangan besar terkait implementasi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kurangnya pengawasan pemerintah, ditambah karakteristik sektor informal seperti penggunaan teknologi sederhana dan rendahnya keterampilan pekerja, berkontribusi pada munculnya berbagai masalah K3. Padahal, penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) sebagaimana diatur dalam PP No. 50 Tahun 2012, sangat esensial untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan efisien, serta mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor home industry seringkali belum optimal, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Studi kasus di Pabrik Tahu EEN mengidentifikasi masalah keperawatan prioritas "Pemeliharaan Kesehatan Kerja Tidak Efektif" yang berhubungan dengan rendahnya pengetahuan dan ketidakpatuhan pekerja dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pekerja mengenai K3 melalui penerapan asuhan keperawatan kesehatan kerja. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada 8 pekerja. Pengumpulan data dilakukan melalui winshield survey dan wawancara, yang dilanjutkan dengan implementasi berupa pendidikan kesehatan dan penyebaran poster mengenai standar APD, potensi bahaya, dan prinsip K3. Evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana nilai rata-rata pre-test pekerja sebesar 70 meningkat tajam menjadi 95 pada post-test. Disimpulkan bahwa intervensi edukasi kesehatan sebagai bagian dari asuhan keperawatan kesehatan kerja terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan pekerja home industry tahu mengenai pentingnya K3.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Aslamiyah, Siti Suweibatul. Hadi Sunaryo. M. Khoirul ABS. (2023) Pengaruh Kesehatan, Keselamatan dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Rajawali 1 Unit PG. Krebet Baru Bululawang-Malang. Jurnal Riset Manajemen, 12(02): 2029-2036.
Buntarto. (2015). Panduan Praktis Keselamatan & Kesehatan Kerja untuk Industri.
Citra, R. (2017). Penilaian Risiko Potensi Bahaya Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Di Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia.
Hidayat, S. (2018). Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Prenada Media Group.
Irzal, I. (2016). Dasar-Dasar Kesehatan dan Keselamatan Kerja: Edisi 1. Kencana
Kuswana W. S. (2014). ERGONOMI dan K3 Kesehatan Keselamatan Kerja. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Manullang, H. (2016). Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Teori dan Praktik. Rajawali Press.
Mangkunegara, A. A. Anwar Prabu. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia, Cetakan Kesepuluh. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Offset
Poetra, R. P. (2021). PENGANTAR KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3). TOHAR MEDIA.
Pratiwi, Putri dan Fatah, Abdul. 2021. Pengaruh Keselamatan Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Bagian Kitchen Restoran Makanan. Jurnal Inovasi Dan Kreativitas (JIKa), 1(1):15-24
Simbolon, Robi Rojaya. Farrel Pasya Harramain. Mochamad Rizaldi Putra Sonjaya. (2024). Pentingnya Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sebagai Faktor Penentu Optimalisasi Produktivitas Kerja. PAJAMKEU : Pajak dan Manajemen Keuangan, 3(1): 17-31.
Supriyanto, S. (2015). Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Industri. Ghalia Indonesia.
Wibowo, A. (2017). Dasar-Dasar Keselamatan Kerja. Salemba Empat.
DOI: https://doi.org/10.24198/sawala.v7i1.68319
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Sedang Proses Indeksasi Di:









