Peran Komunitas JKP dalam Mendorong Kolaborasi dan Ekonomi Pedagang Permata di Surakarta
Abstrak
Kampung Jayengan di Kota Surakarta merupakan kawasan dengan karakter sosial-budaya dan ekonomi yang khas, terutama melalui aktivitas perdagangan dan kerajinan permata yang terorganisasi dalam Komunitas Jayengan Kampung Permata (JKP). Sejumlah penelitian terdahulu telah mengkaji Komunitas JKP dalam konteks pengembangan kawasan industri kreatif. Namun demikian, penelitian-penelitian tersebut masih menyisakan celah kajian, khususnya dalam memahami peran internal komunitas pedagang sebagai peran utama yang membangun kolaborasi, pertukaran informasi, serta meningkatkan ekonomi lokal dari dalam komunitas itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pembentukan, peran, dan kontribusi Komunitas JKP dalam memperkuat aktivitas ekonomi pedagang permata serta dampaknya terhadap masyarakat Kampung Jayengan di tengah tantangan globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di Kampung Jayengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan 11 informan yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling, observasi lapangan, serta studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunitas JKP berperan signifikan dalam membangun kerja sama antar pedagang, memperlancar pertukaran informasi pasar dan kebutuhan konsumen, serta memperluas jaringan usaha baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Keberadaan komunitas ini juga berdampak pada masyarakat sekitar melalui penciptaan lapangan kerja baru, peningkatan perputaran ekonomi lokal, serta penguatan kegiatan sosial dan budaya. Di sisi lain, JKP menghadapi tantangan berupa minimnya regenerasi pengrajin muda, ketertinggalan desain produk, dan keterbatasan teknologi produksi. Meski demikian, komunitas ini mengembangkan berbagai strategi adaptif, seperti pemanfaatan platform digital, kolaborasi lintas sektor, dan penguatan identitas produk lokal.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Agustino, H. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Gerakan Literasi di Taman Baca Masyarakat Pondok Sinau Lentera Anak Nusantara. Jurnal Sospol, 5(1), 142–164.
Albar, K. (2025). Menuju Kemandirian Ekonomi Umat: Panduan Bisnis Plan dan Strategi Penetapan Harga Berbasis Syariah. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 67–80. https://doi.org/10.30595/jppm.v9i1.23815
Aprilia, M. D., Humaedi, S., & Darwis, R. S. (2025). Evaluasi Program Pemberdayaan Pada Praktik Pekerjaan Sosial Dan Komunitas. Share Social Work Journal, 48–58.
Birsyada, M. I., & Siswanta, S. (2019). Nilai Pendidikan Bisnis Pengusaha Perak HS Silver di Kotagede. Jurnal Ekonomi Pendidikan Dan Kewirausahaan, 8(1), 33–52. https://doi.org/10.26740/jepk.v8n1.p33-52
Deviliana Sekar Kusuma Dewi. (2018). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengembangan Jayengan Kampoeng Permata sebagai Kampung Wisata Industri Kreatif. Universitas Sebelas Maret.
Elanissan, F. D., Astuti, W., & Mukaromah, H. (2022). Jayengan Kampung Permata (JKP) Sebagai Bagian Dari Program Wisata Kampung Tematik Di Surakarta. Jurnal Desa-Kota, 4 no 1, 38–52. http://jurnal.uns.ac.id/jdk
Lenaini, I. (2021). Teknik Pengambilan Sampel Purposive dan Snowball Sampling. Historis : Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33–39. https://doi.org/10.31764/historis.vXiY.4075
Lestari, R. Y., Faujan, T. F., Ahyani, Sari, M., Firdaus, M., Zidni Hudaya, A., Nuraini, I., & Nurafiani, D. (2025). Pemanfaatan Whatsapp Group “Pasar Online” Sebagai Media Jual Beli Masyarakat Modern Informasi Artikel. In Jurnal Ekonomi Dan Ilmu-Ilmu Sosial (Issue 3). https://www.inilah.com/data-pengguna-media-sosial-indonesia
Lintang Praharyaning Suryono, Winny Astuti, & Murtanti Jani Rahayu. (2017). Tingkat Kesiapan komponen wisata kreatif jayengan kampoeng permata berdasarkan stakeholder. Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Perencanaan Partisipatif, 7(1), 43–51.
Mulyasari, R., Maizida, K., & Purwandani, I. (2024). Peran Komunitas Seni dan Budaya dalam Pengembangan Desa Mandiri Budaya di Desa Ekowisata Pancoh. Tourisma: Jurnal Pariwisata, 5(1), 20. https://doi.org/10.22146/gamajts.v5i1.87338
Nurcahyono, O. H. (2017). Kapasitas Komunitas Lokal dalam Pengembangan Pariwisata Pedesaan. Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, Dan Antropologi, 1.
OECD. (2023). What is the social and solidarity economy? A review of concepts. https://doi.org/10.1787/dbc7878d-en
Olson, M. (1965). The logic of collective action. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Pradnyasari, I. G. A. N., Wardani, K. D. K. A., & Gorda, A. A. Ngr. E. S. (2023). Perancangan Media Sosial sebagai Sarana Promosi dan Edukasi Kain Tenun Songket Sidemen. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 7(2), 377. https://doi.org/10.30595/jppm.v7i2.11404
Purnamasari, I., Akbar, M., Zakiah, N., Mirnawati, S., Aditya, D., Hardinandar, F., & Rizka, M. (2025). Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Pada Kalangan Remaja Di Sma Negeri 2 Woha Kabupaten Bima. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1). https://doi.org/10.52266/taroa.v2i2.2911
Setiawati, S., Dwiyono, Y., & Mustangin. (2024). Peran Kelompok Sadar Wisata Dalam Meningkatkan Kapasitas Masyarakat Akan Potensi Wisata Di Desa Wisata Babulu Laut. Share: Social Work Journal, 231–238.
Shatila, K., Aránega, A. Y., Soga, L. R., & Hernández-Lara, A. B. (2025). Digital literacy, digital accessibility, human capital, and entrepreneurial resilience: a case for dynamic business ecosystems. Journal of Innovation & Knowledge, 10(3), 100709. https://doi.org/10.1016/j.jik.2025.100709
Siregar, R. A., & Irfan, M. (2025). Pendekatan Komunikasi Interpersonal Dalam Intervensi Pekerjaan Sosial: Kajian Konseptual Dan Literatur. Share Social Work Journal, 15(1), 1–8.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Alfabeta.
Sukanto, S. (2017). Sosiologi: Suatu Pengantar. Rajawali Pers.
Umbase, R. S., Kartini, N. W., & Mesra, R. (2024). Peran Komunitas Lokal dalam Mempromosikan Keberlanjutan Usaha Pedagang Kecil di Desa Mopolo. Journal of Sociology Research and Education, 5(1). https://doi.org/10.53682/jpjsre.v5i1.9914
Woolcock, M. (1998). Social capital and economic development: Toward a theoretical synthesis and policy framework. Theory and Society, 27(2), 151–208. https://doi.org/10.1023/A:1006884930135
DOI: https://doi.org/10.24198/share.v15i2.64728
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








21.png)















