PERAN KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI HUTAN DALAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS KOPI DI KABUPATEN GOWA (Studi Kasus di Kelompok Tani Parang Maha Kelurahan Bontolerung Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa)
Abstrak
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kelembagaan kelompok tani hutan dalam pengembangan agribisnis kopi, dengan fokus pada Kelompok Tani Parang Maha di Desa Bontolerung, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dipadukan dengan pengukuran Skala Likert. Responden ditentukan dengan teknik purposive sampling sebanyak 25 orang yang terdiri atas ketua dan anggota kelompok. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner berbasis Skala Likert, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan sikap, persepsi, dan pengalaman responden terkait peran kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi kelembagaan yang paling signifikan adalah dalam mendukung kesejahteraan anggota melalui kegiatan produktif, dengan skor indeks sebesar 97,60%. Dalam hal fungsi kelembagaan, skor tertinggi (93,60%) adalah dalam menjalin kolaborasi dengan lembaga pemerintah, LSM, dan swasta. Mengenai inovasi kelembagaan, peran kelompok dalam mendorong adopsi teknologi dalam produksi dan pengolahan mendapat skor 92,80%. Secara keseluruhan, peran kelembagaan Kelompok Tani Parang Maha dalam mengembangkan agribisnis kopi termasuk dalam kategori sangat tinggi. Temuan ini menyoroti peran strategis kelembagaan kelompok tani dalam memperkuat kapasitas bisnis, meningkatkan kesejahteraan anggota, dan mendukung keberlanjutan jangka panjang agribisnis kopi berbasis masyarakat lokal.
Kata Kunci : Peran Kelembagan, Kelompok Tani Hutan, Agribisnis Kopi.
Abstract
This study aims to analyze the institutional role of forest farmer groups in coffee agribusiness development, focusing on the Parang Maha Farmer Group in Bontolerung Village, Tinggimoncong District, Gowa Regency, South Sulawesi Province. The research method used is descriptive with a qualitative approach combined with Likert Scale measurements. Respondents were determined using a purposive sampling technique of 25 people consisting of group leaders and members. Data were collected through interviews, observations, and Likert Scale-based questionnaires, then analyzed using qualitative descriptive methods to describe respondents' attitudes, perceptions, and experiences regarding institutional roles. The results show that the most significant institutional contribution is in supporting member welfare through productive activities, with an index score of 97.60%. In terms of institutional function, the highest score (93.60%) was in establishing collaboration with government agencies, NGOs, and the private sector. Regarding institutional innovation, the group's role in encouraging technology adoption in production and processing received a score of 92.80%. Overall, the institutional role of the Parang Maha Farmer Group in developing coffee agribusiness is categorized as very high. These findings demonstrate the strategic role of farmer group institutions in strengthening business capacity, improving member welfare, and supporting the long-term sustainability of local community-based coffee agribusiness.
Keywords: Institutional Role, Forest Farmer Groups, Coffee Agribusiness.
Teks Lengkap:
557-577Referensi
Aziz, S., Sudrajat, S., Nurahman, I. S., & Kurnia, R. (2021). Strategi pengembangan agribisnis kopi robusta untuk mendukung pemasaran biji kopi robusta di Kabupaten Ciamis. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 7(2), 1526–1536
Andri, K. B., 2025. Tren 2025: Peluang dan Daya Saing Kopi Indonesia. Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP). https://tanamanindustri.bsip. pertanian.go.id/berita/tren-2025-peluang-dan-daya-saing-kopi-indonesia
BPP Lembang. 2023. Teknologi Budidaya Kopi Arabika di Dataran Tinggi. Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik perdagangan luar negeri Indonesia 2024. Jakarta: BPS
Badan Pusat Statistik. (2024). Produk Domestik Bruto Indonesia triwulanan menurut lapangan usaha 2019–2024. Jakarta: BPS.
Economist Impact. (2024). Global Food Security Index 2024. London: The Economist Group
Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2020). World Food and Agriculture – Statistical Yearbook 2020. Rome.: Food and Agriculture Organization. https://doi.org/10.4060/cb1329en
FAO. (2020). Digitalization of farmer organizations: Strengthening institutional governance. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations
Hartono, P., & Setiawan, R. (2020). Sustainable Coffee Production: Environmental and Economic Perspectives. Indonesian Journal of Agricultural Economics, 11(4), 234-247
Hartono, D., & Pratiwi, M. (2023). Role Differentiation and Organizational Harmony in Agricultural Cooperatives. Journal of Agricultural Organization, 16(2), 67-84
International Food Policy Research Institute. (2024). 2024 Global Hunger Index: The inequalities of hunger. Washington, DC: IFPRI & Concern Worldwide
Khatimah, Khusnul, and Siti Mudmainnah. 2022. Kontribusi Sektor Pertanian Terhadap Perekonomian Kabupaten Brebes. Jurnal Inovasi Penelitian (JIP), 2(10):3287–96
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023: Rilis Nasional 2024. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kemenkes RI
Muharam. (2022). Peran kelembagaan dalam pemberdayaan petani kopi. Jurnal Agribisnis dan Pemberdayaan Masyarakat, 10(2), 123–135. https://doi.org/xxxx
Nuryanti, S., & Swastika, D. K. S. (2011). Peran kelompok tani dalam penerapan teknologi pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 29(2), 115–128.
Purwanto, H., Susanti, E., & Rahman, A. (2023). Implementasi Sistem Agroforestri dalam Budidaya Kopi Berkelanjutan. Jurnal Kehutanan dan Pertanian, 15(3), 267-281
Rahmawati, I., & Budiono, S. (2022). Learning Organization dalam Konteks Kelembagaan Petani Modern. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 10(3), 156-171
Rahmawati, I., Budiman, F., & Susanto, D. (2022). Strategic Planning Effectiveness in Farmer Group Management. Journal of Agricultural Planning, 20(1), 45-63
Raharja, S., Wijayanti, N., & Budiman, F. (2022). Analisis Kinerja Kelompok Tani Berdasarkan Kejelasan Visi dan Misi Organisasi. Jurnal Manajemen Agribisnis, 19(4), 312-325.
Sari, M., & Budiman, A. (2020). Role Clarity and Conflict Reduction in Agricultural Cooperatives. Conflict Resolution in Agriculture, 13(4), 298-315
Suharto, T., & Wardani, A. K. (2021). Pengembangan Kapasitas Petani dalam Era Digitalisasi Pertanian. Jurnal Teknologi Pertanian, 22(4), 345-359.
Susanto, E., & Widodo, H. (2021). Strategic Planning Functions in Modern Farmer Group Management. Agricultural Management Review, 17(3), 112-129.
Saptana, Sunarsih, & Friyatno, S. (2020). Diversifikasi mata pencaharian rumah tangga petani Indonesia: Strategi adaptasi ekonomi di era pandemi. Dalam A. Suryana, I.W. Rusastra, T.
Sudaryanto, & S.M. Pasaribu (Eds.), Dampak Pandemi COVID-19: Perspektif Adaptasi dan Resiliensi Sosial Ekonomi Pertanian (hlm. 45-72). Jakarta: IAARD Press.
Sulaeman, S., Pasaru, F., Wahid, A., Najamudin, N., Nasir, B. H., & Idham, I. (2023). Memantapkan ketahanan ekonomi masyarakat melalui usaha integrasi tanaman dan ternak. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 8(1), 233–239. https://doi.org/10.30653/jppm.v8i1.197
Sari, M. P., & Indrianto, B. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Tani Melalui Penguatan Kelembagaan Lokal. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 15(2), 89-104.
Wardani, P., & Kusuma, A. (2021). Kemampuan pencatatan keuangan petani berdasarkan tingkat pendidikan: Studi kasus agribisnis kopi. Jurnal Ekonomi Regional Indonesia, 17(4), 256-273
Wijaya, A., & Kusuma, H. (2024). Integrasi Rantai Nilai dalam Pengembangan Agribisnis Kelompok Tani. Jurnal Rantai Pasok Agribisnis, 7(1), 23-38.
Wijaya, B., & Setiawan, A. (2021). Monitoring and Evaluation Systems in Agricultural Development Programs. Evaluation Research in Agriculture, 14(3), 167-185
Yuliani, D., & Santoso, M. (2024). Digitalisasi Usaha Kopi Kelompok Tani Hutan melalui E-Commerce Lokal. Jurnal Agribisnis Digital, 2(1), 31–40
DOI: https://doi.org/10.24198/agricore.v10i2.66370
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##










