IMPLEMENTASI DEFENCE DIPLOMACY MILITER INDONESIA DALAM UPAYA PERDAMAIAN KONFLIK LEBANON

Satriya Wibawa, Arfin Sudirman, Hanan Tasmika Selian, Falhan Hakiki, Karina Erdian Hapsari, Yusa Djuyandi

Abstrak


Perang saudara Lebanon yang belum terselesaikan menimbulkan konflik baru antara Israel dan Lebanon pada tahun 2006. Berdasarkan Resolusi DK PBB 1701 dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, Indonesia diperbolehkan mengirimkan pasukan penjaga perdamaian di bawah United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) untuk rekonsiliasi di Lebanon. Konsekuensinya, peran Indonesia dalam defence diplomacy menjadi penting untuk menyelesaikan konflik Lebanon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data sekunder dari studi literatur, jurnal, berita, dan sumber daring yang berkaitan dengan implementasi defence diplomacy militer Indonesia dalam upaya perdamaian konflik Lebanon. Data-data tersebut kemudian divalidasi dengan triangulasi data lewat mencocokan kesesuaian data dari peacekeepers Indonesia, Kementerian Pertahanan, dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, serta juga membandingkannya terhadap berbagai sumber data sekunder lainnya. Penelitian ini menemukan bahwa sampai batas tertentu, Indonesia telah berhasil melakukan tujuan defence diplomacy melalui misi Civil-Military Coordination (CIMIC). Selain itu, militer Indonesia telah membangun kembali citra masa lalunya di mata dunia internasional dan memperkuat Confidece Building Measures (CBM) di antara negara-negara yang terlibat dalam misi perdamaian di Lebanon maupun negara-negara pendonor. Dengan keberhasilan kegiatan defence diplomacy, Indonesia membuka jalan untuk menjalin kerja sama baru dengan aktor negara atau non-negara di bidang pertahanan dan lainnya.

 

The unresolved Lebanese Civil War precipitated a new conflict between Israel and Lebanon in 2006. In accordance with UN Security Council Resolution 1701 and the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, Indonesia was authorized to deploy peacekeeping forces under the United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) to support reconciliation efforts. Consequently, Indonesia's role in defense diplomacy became pivotal in resolving the conflict. This study employs a qualitative method utilizing secondary data derived from literature reviews, academic journals, news reports, and online sources pertaining to the implementation of Indonesian military defence diplomacy in peace efforts for the Lebanon conflict. The collected data were subsequently validated through triangulation by cross-referencing information from Indonesian peacekeepers, the Ministry of Defence, and the Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia, as well as comparing it with various secondary sources. The findings reveal that, to a certain extent, Indonesia has successfully achieved its defense diplomacy objectives through the Civil-Military Coordination (CIMIC) mission. Furthermore, the Indonesian military has restored its international reputation and strengthened Confidence Building Measures (CBM) among nations involved in the peacekeeping mission as well as donor countries. Through the success of these defense diplomacy activities, Indonesia has paved the way for establishing new cooperation with state and non-state actors in the defense sector and beyond.


Kata Kunci


Defence Diplomacy; Indonesia; Lebanon; Tentara Nasional Indonesia; Penjaga Perdamaian

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ayala, J. E. de. (2006). Peacekeeping in Lebanon: a necessary but insufficient risk (ARI). Retrieved January 7, 2020, from Royal Instituto Elcano website: http://www.realinstitutoelcano.org/wps/portal/rielcano_en/contenido?WCM_GLOBAL_CONTEXT=/elcano/elcano_in/zonas_in/ari+95-2006

Bhatti, C. (2009). Exercise Garuda Shield 2009 opens in Indonesia. U.S. Army. Retrieved from https://www.army.mil/article/22841/exercise_garuda_shield_2009_opens_in_indonesia/

Cole, E. (2011). Hawaiian Reservists strengthen U.S., Indonesian partnership through humanitarian mission. Hawai’i Free Press. Retrieved from https://www.hawaiifreepress.com/Articles-Main/ID/4481/Hawaii-Army-Reservists-building-Community-Center-in-Indonesia

Cottey, A., & Forster, A. (2004). Reshaping Defence Diplomacy: New Roles for Military Cooperation and Assistance. London: Routledge.

Douglas, C. (2011). US, Indonesia partner for Exercise Garuda Shield 2011. U.S. Army. Retrieved from https://www.army.mil/article/59478/us_indonesia_partner_for_exercise_garuda_shield_2011

Hananto, A. (2020, April 21). Mengenal Kontingen Garuda, dan Peran Indonesia Menjaga Perdamaian Dunia. Good News from Indonesia. Retrieved from https://www.goodnewsfromindonesia.id/2020/04/21/mengenal-kontingen-garuda-dan-peran-indonesia-menjaga-perdamaian-dunia

Hiebertand, M., & Magpile, J. (2012, September 28). Comprehensive Partnership Nudges U.S.-Indonesia Relations to New Levels of Cooperation. Center for Strategic and International Studies (CSIS). Retrieved from https://www.csis.org/analysis/comprehensive-partnership-nudges-us-indonesia-relations-new-levels-cooperation

Hutabarat, L. F. (2018). Diplomasi Indonesia Dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB. Jurnal Pertahanan & Bela Negara, 6(2), 75–96. https://doi.org/10.33172/jpbh.v6i2.308

Inkriwang, F. W. (2021). ‘Garuda shield’ vs ‘sharp knife’: operationalising Indonesia’s defence diplomacy. The Pacific Review, 34(6), 871–900. https://doi.org/10.1080/09512748.2020.1772352

Kedutaan Besar dan Konsulat AS di Indonesia. (2019). TNI-AD dan Angkatan Darat AS di Pasifik Gelar Latihan Bersama Garuda Shield 2019 di Jawa Timur, Indonesia. Retrieved September 20, 2021, from Kedutaan Besar dan Konsulat AS di Indonesia website: https://id.usembassy.gov/id/tni-ad-dan-angkatan-darat-as-di-pasifik-gelar-latihan-bersama-garuda-shield-2019-di-jawa-timur-indonesia/

Kusuma. (2016). Pasukan Perdamaian Indonesia Kontingen Garuda di Lebanon (Kajian Perjumpaan Masyarakat Muslim Indonesia dan Lebanon). Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Lamont, C. (2015). Research Methods in International Relations. London: Sage Publications.

Meister, T. (2013). Garuda Shield 13 brings new aircraft to Indonesia. Defense Visual Information Distribution Service (DVIDS). Retrieved from https://www.dvidshub.net/news/109859/garuda-shield-13-brings-new-aircraft-indonesia

Negara, S. D., Simandjuntak, D., & Fionna, U. (2019). Aspirations with Limitations: Indonesia’s Foreign Affairs under Susilo Bambang Yudhoyono. Singapore: ISEAS–Yusof Ishak Institute.

Rachmat, A. N. (2017). Diplomasi Publik Indonesia Melalui Kontingen Garuda/ UNIFIL Tentara Nasional Indonesia Di Lebanon Selatan. Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional, 12(1), 1. https://doi.org/10.26593/jihi.v12i1.2543.1-14

Rachmat, A. N., & Ratmoko, K. (2019). Determinan Kebijakan Luar Negeri Indonesia Terrkait Peningkatan Partisipasi Indonesia Dalam Misi Pemerliharaan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa: Studi Terhadap Pemerintahan Presiden Susilo bambang Yudhoyono Periode 2009. Prosiding Seminar Hasil Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Unjani Expo (UNEX) I, 4–9. Cimahi: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Jenderal Achmad Yani. Retrieved from https://journal.unjani.ac.id/index.php/unex/article/view/17%0A

Ramsbotham, O., Woodhouse, T., & Miall, H. (2006). Contemporary Conflict Resolution. New York: Polity Press.

Sempiga, O. (2017). Peacekeeping, peacemaking, and, peacebuilding: Towards positive peace in a society that endured conflict. World Environment and Island Studies (WEIS), 7(4), 185–200.

Simamora, P. (2013). Opportunities and Challenges of Defense Diplomacy. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sirmareza, T. (2017). Naval Diplomacy dalam Pengiriman Satuan Tugas Maritim Tentara Nasional Indonesia di United Nations Interim Force in Lebanon. Jurnal Prodi Diplomasi Pertahanan, 3(1), 1–21. https://doi.org/https://doi.org/10.33172/jdp.v3i1.82

Stake, R. E. (2010). Qualitative Research: Studying How Things Work. New York: The Guilford Press.

Sudarsono, B. P., Mahroza, J., & Waluyo, S. D. (2018). Diplomasi Pertahanan Indonesia Dalam Mencapai Kepentingan Nasional. Jurnal Pertahanan & Bela Negara, 8(3), 83–102. https://doi.org/10.33172/jpbh.v8i3.441

Sukadis, B. (2018). Peran Diplomasi Pertahanan Indonesia Dalam Kerjasama Pertahanan Indonesia Dan Amerika Serikat. Jurnal Mandala Jurnal Ilmu Hubungan Internasional, 1(1), 92–123. https://doi.org/10.33822/mjihi.v1i1.285

Syahputri, R. E., & Pattipelohy, S. C. (2018). Identitas dan Kepentingan Indonesia Berpartisipasi dalam UN Peacekeeping Operations pada Era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Journal International Relations Universitas Diponegoro (JIRUD), 4(3), 519–528. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jirud.v4i3.21154

Syahrianto, M. (2020). Ditengahi PBB, Lebanon-Israel Janji Siap Bereskan Sengketa... Warta Ekonomi. Retrieved from https://wartaekonomi.co.id/read306937/ditengahi-pbb-lebanon-israel-janji-siap-bereskan-sengketa

Umma, K., & Tjarsono, I. (2019). Diplomasi Indonesia terhadap Negara Kontributor dalam Misi UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) Tahun 2018. JOM Fisip Unri, 6(2), 1–15.

United Nations. (1996). The Blue Helmets: A Review of United Nations Peacekeeping. United Nations Publications.




DOI: https://doi.org/10.24198/aliansi.v4i3.67801

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




 Aliansi : Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional Terindeks Di:

Google Scholar  Bielefeld Academic Search Engine (BASE) WorldCat Indonesia One Search     

Penerbit:

Pusat Studi Politik dan Demokrasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran.

Kampus FISIP Universitas Padjadjaran, Gedung D, Lt.2 Jl. Raya Bandung-Sumedang Km.21, Jatinangor, Sumedang, Indonesia