PENGARUH PERBEDAAN UKURAN KOTAK SARANG TERHADAP VOLUME MADU DAN BERAT POLEN LEBAH TANPA SENGAT (Heterotrigona Itama) DALAM PERIODE PENGAMATAN SATU BULAN DI HUTAN ADAT IMBO PUTUI, KABUPATEN KAMPAR
Abstrak
Lebah tanpa sengat (Heterotrigona itama) dapat menghasilkan produk berupa madu, polen, propolis, dan royal jelly. Lebah tanpa sengat jenis ini banyak dibudidayakan karena kemudahan dalam mengelolanya, ketersediaan di alam yang masih banyak, dan produksi madunya yang lebih tinggi dibanding jenis lain. Teknik budidaya yang digunakan dapat menggunakan kota sarang sebagai sarangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui volume madu dan berat polen lebah tanpa sengat (Heterotrigona itama) berdasarkan perbedaan ukuran kotak sarang yang tersedia dengan penerapan sistem topping di Hutan Adat Imbo Putui, serta jumlah pot madu dan pot polen yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan pengamatan langsung, dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran kotak sarang 40 × 35 × 10 cm menghasilkan volume madu tertinggi sebesar 126,67 ml dan berat polen
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFDOI: https://doi.org/10.24198/biotika.v23i2.66239
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Jurnal ini terindeks oleh:
















