OPTIMASI DAN VALIDASI METODE KLT-DENSITOMETRI FASE TERBALIK UNTUK ANALISIS OKSIBENZON DALAM LOSION TABIR SURYA
Abstrak
Abstract
Sunscreen is useful for protecting the skin against sun exposure. Oxybenzone is one of the active ingredients in sunscreen which can cause skin allergies, redness, dryness, and acne. This study aims to optimize and validate the reverse phase densitometry thin layer chromatography (TLC) method for the analysis of oxybenzone in sunscreen lotions. The TLC silica gel 60 RP-18 F254 was used as the stationary phase, the mobile phase was acetonitrile: aquabidest (18:3). The Rf values of oxybenzone in lotion A and B were 0.63. The resolution of oxybenzone in lotions A and B were 2.53 and 3.2, respectively. The correlation coefficient (r) of oxybenzone was 0.999 in the range of 50 – 250 μg/mL, the limit of detection was 16.37 μg/mL and the limit of quantitation was 49.39 μg/mL. The precision of lotions A and B was ≤ 2%. The % recovery of oxybenzone in lotion A and lotion B was 99.33-99.63%. The results showed that the levels of oxybenzone lotion A and B were 3.4% and 2.59% successively. The reverse phase TLC-Densitometry method is a valid method for the analysis of oxybenzone in sunscreen lotions.
Keywords: Oxybenzone, sunscreen, validation, thin layer chromatography-densitometry, reversed-phase.
OPTIMASI DAN VALIDASI METODE KLT-DENSITOMETRI FASE TERBALIK UNTUK ANALISIS OKSIBENZON DALAM LOSION TABIR SURYA
Abstrak
Tabir surya berguna untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Oxybenzone merupakan salah satu bahan aktif tabir surya yang dapat menyebabkan alergi kulit, kemerahan, kering dan berjerawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan dan memvalidasi metode kromatografi lapis tipis (KLT) densitometri fase terbalik untuk analisis oksibenzon dalam lotion tabir surya. Silika gel TLC 60 RP-18 F254 digunakan sebagai fase diam, fase geraknya adalah asetonitril: akuabides (18:3). Nilai Rf oxybenzone pada lotion A dan B adalah 0,63. Resolusi oxybenzone pada lotion A dan B berturut-turut adalah 2,53 dan 3,2. Koefisien korelasi (r) oxybenzone adalah 0,999 dalam kisaran 50 – 250 μg/mL, batas deteksi adalah 16,37 μg/mL dan batas kuantitasi adalah 49,39 μg/mL. Nilai presisis lotion A dan lotion B adalah ≤ 2%. Persentase perolehan kembali oxybenzone pada lotion A dan lotion B adalah 99,33-99,63%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar oxybenzone lotion A dan B berturut-turut adalah 3,4% dan 2,59%. Metode TLC-Densitometry fase terbalik adalah metode yang valid untuk analisis oxybenzone dalam lotion tabir surya.
Kata kunci: Oxybenzone, tabir surya, validasi, kromatografi lapis tipis-densitometri, fase terbalik.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFDOI: https://doi.org/10.24198/ijpst.v11i3.43555
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Switch to English Back to Top |
View My Stats Penerbit Universitas PadjadjaranJurnal ini terindeks di :Creative Commons Attribution :
Based on a work at http://jurnal.unpad.ac.id/ijpst/ |