Perbedaan Leeway space pada anak yang menyusu ASI dari puting ibu dan botol susu

The difference in Leeway space between breastfeeding and bottle-feeding children

Hilda Fitria Lubis, Dyah Hakiki Pratiwi

Abstract


Pendahuluan: Pemberian ASI dari puting ibu merupakan upaya kesehatan primer untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Menyusu ASI dari puting ibu berperan dalam memberikan nutrisi, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan gigi anak. Kenyataannya, banyak ibu yang tidak memberikan ASI langsung dari puting ibu dan menggantinya dengan penggunaan botol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan Leeway space anak-anak yang menyusu melalui puting dan anak-anak yang diberi susu melalui botol. Metode: Jenis penelitian analitik cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah 40 orang anak usia 6-8 tahun yang dibagi menjadi 2 kelompok. Penelitian dilakukan melalui pencetakan rahang dan pembuatan model gigi, kemudian dilakukan perhitungan Leeway space dengan metode Moyers. Hasil: Hasil penelitian ditemukan bahwa pada anak yang menyusu ASI langsung dari puting memiliki rerata Leeway space mandibula sebesar 4,230 mm dan maksila 2,770mm. Rerata Leeway space mandibula pada anak yang menyusu dari botol sebesar 3,105mm dan maksila 0,640 mm. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat perbedaan nilai Leeway space  yang signifikan antara anak yang menyusu ASI langsung dari puting ibu dan botol. Simpulan: Tidak terdapat perbedaan Leeway space anak-anak yang menyusu melalui puting dan anak-anak yang menyusu melalui botol, baik pada maksila maupun mandibula.

Kata kunci: Leeway space, ASI, pemberian susu botol.

 

ABSTRACT

Introduction: Breastfeeding is one of the efforts to develop high-quality human resource to maintain primary health. It provides nutrition and supports the growth and development of the children’s teeth. In practice, however, many women tend to replace breastfeeding with bottle-feeding. This study was aimed to analyse the difference of the Leeway space between breastfeeding and bottle-feeding children. Methods: Type of research was cross-sectional analytic. The total sample of this study was 40 children aged 6-8 years who were divided into two groups. The study was carried out through the model study; then, the Leeway space was calculated using the Moyers method. Results: Breastfed children had a mean Leeway space of 4.230mm for the mandibular and 2.770 mm for the maxillary, while bottle-fed children had a mean Leeway space of 3.105 mm for mandibular and 0.640mm for the maxillary. According to the analysis based on the results obtained, the value of Leeway space between breastfed children and bottle-fed children bears similarities. Conclusion: There is no difference of the Leeway space between breastfed children and bottle-fed children, both in the maxillary and the mandibular.

Keywords: Leeway space, breastfeeding, bottle-feeding.


Keywords


Leeway space; ASI; pemberian susu botol; breastfeeding; bottle-feeding

Full Text:

PDF

References


Kemenkes RI. Kurikulum pelatihan konseling pemberian makan pada anak (PMBA). 2019. h. 3.

Scheid RC, Weiss G. Woelfel dental anatomy: Its Relevance to Dentistry 8th ed. Jakarta: EGC; 2014. h. 111.

Proffit WR, Fields HWJr, Sarver DM. Contemporary Orthodontics. 5th ed. St Louis: Mosby; 2012.

Allen TR, Trojan TM, Harris EF. Evidence favoring a secular reduction in mandibular leeway space. Angle Orthod. 2017;87(4):576-82. DOI:10.2319/091416-688.1.

Warad STR. Distribution of primate space in the primary dentition [skripsi]. Baghdad: College of Dentistry, University of Baghdad. 2018. h. 9-10.

Romero CC, Scavone-Junior H, Garib DG, Cotrim-Ferreira FA, Ferreira RI. Breastfeeding and non-nutritive sucking patterns related to the prevalence of anterior open bite in primary dentition. J Appl Oral Sci. 2011;19(2):161-8. DOI:10.1590/s1678-77572011000200013.

Riyanti E, Saptarini R. Maloklusi pada anak akibat tidak mendapatkan ASI 2010. Int Ped 2002;17(4):7-8

Sastroasmoro S, Ismael S. Dasar-dasar metodologi penelitian klinis. 5th ed. Jakarta: Sagung Seto; 2014. h. 364-5.

Paramita A, Pramono MS. Analisis pola dan faktor lama pemberian air susu ibu (ASI) tahun 2013. J Ekologi Kes 2015;14(2):157-70. DOI:10.22435/jek.v14i2.4670.

Tarvade SM, Agrawal GR, Daokar S. Mean Leeway Space in Indian population. Indian J Basic Applied Med Res 2015;4(3):518-22.

Marek I, Pokorna H, Kucera J, Hanzelka T. Space reduction after premature loss of a deciduous second molar-retrospective study. IOSR-JDMS 2016;15(11):1-8. DOI: 10.9790/0853-1511020108.

Peres KG, Cascaes AM, Nascimento GG, Victora CG. Effect of breastfeeding on malocclusions: a systematic review and meta-analysis. Acta Paediatr. 2015;104(467):54-61. DOI:10.1111/apa.13103.

Catalá M-Boronat, Montiel-Company JM, Bellot-Arcís C, Almerich-Silla JM, Catalá-Pizarro M. Association between duration of breastfeeding and malocclusions in primary and mixed dentition: a systematic review and meta-analysis. Sci Rep 2017;7(1):5048. DOI:10.1038/s41598-017-05393-y.

Abreu LG, Paiva SM, Pordeus IA, Martins CC. Breastfeeding, bottle feeding and risk of malocclusion in mixed and permanent dentitions: a systematic review. Braz Oral Res. 2016;30:S1806-83242016000100401. DOI: 10.1590/1807-3107BOR-2016.vol30.0022.

Lailasari D, Zenab Y, Herawati E, Wahyuni IS. Correlation between permanent teeth eruption and nutrition status of 6-7-years-old children. Padjadjaran J Dent 2018;30(2):123. DOI: 10.24198/pjd.vol30no2.18327

Phasa NI, Apriyono DK, Novita M. Perbedaan ukuran gigi molar pertama maksila dan kaninus mandibula permanen antara mahasiswa laki-laki dan perempuan di FKG Universitas Jember. E J Pustaka Kes 2018;6(2):361-2.




DOI: https://doi.org/10.24198/jkg.v32i2.27637

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

INDEXING & PARTNERSHIP

     

      

     

 

Statistik Pengunjung

Creative Commons License
Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License