Menuju Lingkungan Sekolah Bersih: Psikoedukasi Anti-Littering pada Siswa Sekolah Dasar Negeri di Cianjur
Abstrak
Perilaku membuang sampah sembarangan di lingkungan sekolah dasar merupakan masalah serius yang berimplikasi pada kesehatan, kebersihan, dan pembentukan karakter siswa. Lingkungan sekolah yang bersih tidak hanya menunjang kenyamanan belajar, tetapi juga mencerminkan budaya disiplin dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap siswa terhadap perilaku littering serta meningkatkan sikap anti-littering melalui kegiatan psikoedukasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas VI SDN Caringin Nunggal yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah The Littering Attitude Scale (LAS) yang telah diadaptasi dalam bahasa Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi, pretest, intervensi psikoedukasi berupa sosialisasi dan praktik pemilahan sampah, serta posttest. Analisis data menggunakan paired-samples t-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest (M = 78.9; SD = 6.11) dan posttest (M = 101; SD = 8.14), t(29) = -11.1, p < .001, dengan ukuran efek sangat besar (Cohen's d = 2.02). Hasil ini mengindikasikan bahwa psikoedukasi anti-littering efektif dalam meningkatkan sikap anti-littering siswa. Temuan ini merekomendasikan perlunya penerapan psikoedukasi secara rutin dan berkelanjutan dengan dukungan pihak sekolah agar perubahan sikap dapat terinternalisasi menjadi kebiasaan perilaku yang konsisten.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Abdillah, R. (2023, October 2). Mengkaji Littering Behavior dalam Perspektif Eko-Sufisme. https://buletin.k-pin.org/index.php/arsip-artikel/1379-mengkaji-littering-behavior-dalam-perspektif-eko-sufisme#:~:text=Littering%20behavior%20merupakan%20perilaku%20membuang,et%20al.%2C%202021).
Akther, A., Tahrim, F., Voumik, L. C., Esquivias, M. A., & Pattak, D. C. (2025). Municipal Solid Waste Dynamics: economic, environmental, and technological determinants in Europe. Cleaner Engineering and Technology, 100877. https://doi.org/10.1016/j.clet.2024.100877
Chaudhary, A. H., Polonsky, M. J., & McClaren, N. (2021). Littering behaviour: A systematic review. International Journal of Consumer Studies, 45(4), 478–510. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/ijcs.12638
Febriyanti, R., Rahayu, N. V. A., Pitaloka, W. D., Yakob, A., & Samsuri, M. (2023). Edukasi pemilahan sampah sebagai upaya penanganan masalah sampah di SD Muhammadiyah Baitul Fallah Mojogedang. Buletin KKN Pendidikan, 5(1), 37-45.
Gischa, S. (2021, September 22). Alasan Orang-Orang yang Membuang Sampah Sembarangan Sudah Mengambil Hak Orang Lain. KOMPAS.com. https://www.kompas.com/skola/read/2021/09/22/200000769/alasan-orang-orang-yang-membuang-sampah-sembarangan-sudah-mengambil-hak
Ismail, M. J. (2021). Pendidikan karakter peduli lingkungan dan menjaga kebersihan di sekolah. Guru Tua: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(1), 59-68.
Lukens, E. P., & McFarlane, W. R. (2006). Psychoeducation as evidence-based practice. Foundations of evidence-based social work practice, 291.
Ojedokun, O. (2015). The littering attitude scale (LAS). Management of Environmental Quality an International Journal, 26(4), 552–565. https://doi.org/10.1108/meq-12-2014-0175
Raharjo, A. S., & KM, S. I. S. (2014). Hubungan antara pengetahuan, sikap, dan ketersediaan fasilitas di sekolah dalam penerapan PHBS membuang sampah pada tempatnya (Studi di Sekolah Dasar Negeri Banjarsari 02 Kecamatan Gabus Kabupaten Pati). Unnes Journal of Public Health, 3(1).
Saputro, W. (2023). Pengelolaan Sampah Nasional Dengan Pola Ekonomi.
Sekolah, O., & Sekolah, O. (2024, May 16). Jaga kebersihan, wujudkan Sekolah Sehat: Sekolah Bersih, Prestasi Tinggi! #. SMP Negeri 1 Purwokerto. https://smpn1pwt.sch.id/jaga-kebersihan-wujudkan-sekolah-sehat-sekolah-bersih-prestasi-tinggi/
Steg, L., & Vlek, C. (2008). Encouraging pro-environmental behaviour: An integrative review and research agenda. Journal of Environmental Psychology, 29(3), 309–317. https://doi.org/10.1016/j.jenvp.2008.10.004
Simply Psychology. (2025, March 18). Albert Bandura’s Social Learning Theory. https://www.simplypsychology.org/bandura.html
Walsh, J. (2009). Psychoeducation in mental health. https://doi.org/10.1093/oso/9780190616250.001.0001
Wirachman, R., & Kurniawati, N. I. (2023). STUDI DESKRIPTIF MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING BERLANDASKAN TEORI SOCIAL LEARNING BERBASIS PEDAGOGI KREATIF. INVENTA, 7(1), 37–49. https://doi.org/10.36456/inventa.7.1.a6996
World Bank Group. (2023). Solid waste management. In World Bank. https://www.worldbank.org/en/topic/urbandevelopment/brief/solid-waste-management
Yahsi, S. P. I. (2024, October 10). Pentingnya Pengelolaan Sampah di Sekolah untuk Menciptakan Lingkungan Sehat. Kumparan. https://kumparan.com/541231195-saddam-parikesit-ibnu-yahsi/pentingnya-pengelolaan-sampah-di-sekolah-untuk-menciptakan-lingkungan-sehat-23VcYqEnRPY
DOI: https://doi.org/10.24198/jpsp.v10i1.66610
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##
Jurnal ini terideks di:












