PENGUATAN KETAHANAN PANGAN DAN EKONOMI KELUARGA MELALUI PRODUKSI PUPUK HAYATI MIKORIZA DI DESA BLANG KRUENG, KABUPATEN ACEH BESAR

Fikrinda Fikrinda, Syafruddin Syafruddin, Elly Susanti

Abstrak


Food security and family economic resilience are strategic issues in rural communities, particularly in the face of vulnerable socio-economic dynamics. A promising strategy to address these challenges involves the adoption of mycorrhiza-based biofertilizer technology, which is both environmentally sustainable and economically beneficial. This community service program aimed to empower farmer groups and housewives in Blang Krueng Village, Aceh Besar District, to independently produce and utilize mycorrhiza-based biofertilizers for seasonal vegetable cultivation as an effort to enhance food security and household income. Activities were carried out through counseling sessions, technical training on mycorrhizal propagation using pot culture with maize as the host plant, and field demonstrations on various vegetable crops. Conducted during the COVID-19 pandemic, the program highlighted the urgency of applying localized technologies to address household food and income vulnerabilities. The results showed a 75% increase in participants' knowledge, the production of 500–1000 kg of mycorrhizal inoculum per cycle, improved harvest quality, and a 30% average increase in selling prices. This program also supported economic independence through the marketing of biofertilizers and agricultural products. The empowerment model demonstrated here has the potential to be replicated in other communities to strengthen food security through eco-friendly technological innovation.

Ketahanan pangan dan penguatan ekonomi keluarga merupakan isu strategis di tingkat pedesaan, terutama karena masyarakat menghadapi dinamika sosial-ekonomi yang rentan dan tidak menentu. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan untuk menjawab tantangan tersebut adalah pemanfaatan teknologi pupuk hayati berbasis mikoriza yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Program pengabdian ini bertujuan memberdayakan kelompok tani dan ibu rumah tangga di Desa Blang Krueng, Kabupaten Aceh Besar, dalam memproduksi dan memanfaatkan pupuk hayati berbasis mikoriza untuk budidaya sayuran semusim sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan dan ekonomi keluarga. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, pelatihan teknik perbanyakan mikoriza menggunakan pot kultur dengan jagung sebagai tanaman inang, serta demonstrasi aplikasinya pada berbagai jenis tanaman sayuran semusim. Program ini dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19, yang  memperkuat urgensi intervensi berbasis teknologi lokal untuk mengatasi kerentanan pangan dan pendapatan rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 75%, produksi inokulum mikoriza mencapai 500–1000 kg per periode dengan kualitas panen yang lebih baik dan harga jual meningkat rata-rata 30%. Kegiatan ini juga mendorong kemandirian ekonomi keluarga melalui pemanfaatan pupuk hayati dan pemasaran hasil panen. Model pemberdayaan ini berpotensi direplikasi untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis teknologi ramah lingkungan di komunitas lain.

Kata Kunci


Aceh; kelompok tani; pandemi; pemberdayaan perempuan; sayuran

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Alam, S., Azim, A., Ahammed, S., Ahmed, S., Zaman, S. M. S., Sultana, S., Parvez, M., Nasrin, S., & Halder, M. (2025). The mycorrhiza fungi colonization and relationship with rhizosphere soil properties in the urban and suburban area of southwestern Bangladesh. Total Environment Microbiology, 1(1), 100003

Baby, G., Spinacia, S., & Gruda, N. S. (2023). Biofertilizers Improve the Leaf Quality of Hydroponically Grown Baby Spinach (Spinacia oleracea L.). Agronomy, 13(575), 16 p.

Cahyani, V. R., Kinasih, D. W., & Syamsiyah, J. (2022). Spore reproduction , glomalin content , and maize growth on mycorrhizal pot culture using acid mineral soil-based media. Sains Tanah, 19(1), 111–122.

Chinnathambi, S., Peeran, M. F., Srinivasan, V., Sankar, S. M., & George, P. (2024). Optimizing mycorrhizal fungi application for improved nutrient uptake, growth, and disease resistance in cardamom seedlings (Elettaria cardamomum (L.) Maton). Heliyon, 10(20), e39227.

Dehghani, Z., Haghighi, M., & mozafarian, M. (2025). Comparison of the effect of Rosa damascena compost, animal manure, and chemical fertilizer on growth and biochemical characteristics of mint plant. Biomass and Bioenergy, 194(January), 107622.

El-Fattah, D. A. A., Maze, M., Ali, B. A. A., & Awed, N. M. (2023). Role of mycorrhizae in enhancing the economic revenue of water and phosphorus use efficiency in sweet corn ( Zea mays L . var . saccharata ) plants. Journal of the Saudi Society of Agricultural Sciences, 22(3), 174–186.

Fikrinda, F., Syafruddin, S., Sufardi, S., & Sriwati, R. (2019). Combined application of native mycorrhizal and cellulolytic fungi to manage drought effects on maize. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 334(1), 012072.

Ji, L., Chen, X., Huang, C., & Tan, W. (2024). Arbuscular mycorrhizal hyphal networks and glomalin-related soil protein jointly promote soil aggregation and alter aggregate hierarchy in Calcaric Regosol. Geoderma, 452(October), 117096.

Manda, J., Feleke, S., Mutungi, C., Tufa, A. H., Mateete, B., Abdoulaye, T., & Alene, A. D. (2024). Assessing the speed of improved postharvest technology adoption in Tanzania: The role of social learning and agricultural extension services. Technological Forecasting and Social Change, 202(March), 123306.

Putri, D. E., & Sutarman, S. (2024). Pelatihan Pembuatan Pupuk Hayati Di Desa Kwedenkembar Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 400–407.

Setyani, N. M. P., Pradana, I. P. Y. B., Sabat, D. M., & Ruliati, L. P. (2025). Pelatihan Budidaya Maggot Black Soldier Fly Menggunakan Limbah Pertanian Kepada Karang Taruna Desa Ponain. Kuwmawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 153–159.

Supartono, T., Adhya, I., Hendrayana, Y., Pasha, L. S., Julianti, G., & Alimah, E. (2023). Penggunaan Mikrooganisme Lokal Untuk Peningkatan Kualitas Tanah. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 161–166.

Wahyuningsih, D. R., Cundari, L., Komariah, L. N., Arita, S., Alisan, C. P., Andini, H. P., Putri, A. K., & Sinta, E. C. (2024). Pengoptimalan limbah kulit buah sebagai pupuk organik cair dengan molase dan bioaktivator EM4 untuk peningkatan produktivitas pertanian. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 7(2), 389–398.

Wang, H., & Chen, Y. (2024). Protecting plants from pathogens through arbuscular mycorrhiza: Role of fungal diversity. Microbiological Research, 289(September), 127919.

Yuanita, R., & Nuraeni, N. (2024). Pelatihan Kewirausahaan dalam Mendukung Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Kecamatan Baleendah. Kumawula, 7(3), 723–735.

Zhang, F., Zou, Y. N., & Wu, Q. S. (2018). Quantitative estimation of water uptake by mycorrhizal extraradical hyphae in citrus under drought stress. Scientia Horticulturae, 229(October 2017), 132–136.




DOI: https://doi.org/10.24198/kumawula.v9i1.64741

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Terindeks Di:

 Google Scholar   Indonesia One SearchWorldCat Crossref  Bielefeld Academic Search Engine (BASE)