PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI SEKOLAH MEMBATIK DEWI ANOM DI DESA WISATA WRINGINANOM
Abstrak
Wringinanom Village, recognized as the gateway to Bromo tourism and a recipient of the 2024 Indonesian Tourism Village Award (ADWI), faces limited participation of women in village development. This community service program established the “Dewi Anom Batik School” as a platform for women’s empowerment and independence through batik-making training, entrepreneurship education, financial management, and product marketing. The program was implemented through needs assessment, curriculum design, technical training, mentoring, stakeholder networking, as well as monitoring and evaluation. As a result, a non-formal batik school integrated with the village tourism program was established, local batik products featuring the “Sedaer Dewi Anom” motif were created, women’s business groups were formed, and participants’ knowledge and skills increased by 80%. Overall, this program strengthens women’s roles in tourism village development while fostering a culture-based creative economy in Wringinanom.
Desa Wringinanom, yang dikenal sebagai pintu gerbang pariwisata Bromo dan penerima Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024, masih menghadapi keterbatasan partisipasi perempuan dalam pembangunan desa. Program pengabdian masyarakat ini membentuk “Sekolah Membatik Dewi Anom” sebagai wadah pemberdayaan dan peningkatan kemandirian perempuan melalui pelatihan membatik, kewirausahaan, pengelolaan keuangan, dan pemasaran produk. Metode pelaksanaan meliputi asesmen kebutuhan, perancangan kurikulum, pelatihan teknis, pendampingan, jejaring pemangku kepentingan, serta pemantauan dan evaluasi. Hasil program menunjukkan terbentuknya sekolah membatik nonformal yang terintegrasi dengan desa wisata, terciptanya produk batik lokal bermotif Sedaer Dewi Anom, terbentuknya kelompok usaha perempuan, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta sebesar 80%. Dengan demikian, program ini memperkuat peran perempuan dalam pembangunan desa wisata sekaligus mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal di Desa Wringinanom.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Amalia, R., & Rahmawati, N. (2021). Model Pemberdayaan Perempuan Melalui Industri Kreatif Berbasis Budaya Lokal. Jurnal Abdimas Nusantara, 3(2), 101–112.
Astuti, D., & Fitria, L. (2021). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat di Era Ekonomi Kreatif. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan Indonesia, 5(1), 12–24.
Chambers, R. (1994). Participatory rural appraisal (PRA): Challenges, potentials and paradigm. World Development, 22(10), 1437–1454.
Christianna, L., dkk. (2023). Batik Production and Women Empowerment in Urban Communities. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 5(2), 45–58.
Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Darwis, R. S., Resnawaty, R., & Nuriyah, E. (2020). PENINGKATAN SENSITIVITAS KEPEMIMPINAN LOKAL DALAM PENGELOLAAN SUNGAI CITARUM MELALUI TEKNIK PARTICIPATORY RURAL APPRAISAL (PRA) DI DESA RANCAMANYAR. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1).
Fitriyani, A., & Suwondo, H. (2021). Inovasi Motif Batik Berbasis Potensi Lokal sebagai Identitas Budaya. Jurnal Kriya dan Desain Indonesia, 7(1), 22–34.
Handayani, S. (2009). Penerapan Metode Penelitian Participatory Research Apraisal Dalam Penelitian Permukiman Vernakular (Permukiman Kampung Kota). In Proceeding Seminar Nasional Penelitian Arsitektur–Metoda dan Penerapannya Seri (Vol. 2, p. 1).
Hasdiani, R., dkk. (2024). Cultural Tourism and Women Empowerment in Semarang. Jurnal Pengembangan Masyarakat, 3(1), 22–34.
Hasdiani, N., Suryani, E., & Rahman, A. (2024). Partisipasi perempuan dalam pariwisata budaya batik. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 45–58.
Jadesta Kemenparekraf. (2024). Profil Desa Wisata Wringinanom. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Kabeer, N. (2005). Gender equality and women’s empowerment: A critical analysis of the third Millennium Development Goal 1. Gender & Development, 13(1), 13–24
Lestari, A., Rahmawati, S., & Putri, D. A. (2022). Pemberdayaan perempuan melalui pendidikan keterampilan membatik berbasis masyarakat. Jurnal Sosialisasi, 9(2), 123–134.
Mufrodi, Z., Evitasari, R. T., Bhakti, C. P., & Robi’in, B. (2022). Peningkatan keterampilan mahasiswa dalam project based learning melalui pelatihan membatik dan pewarnaan alami. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 509.
Nurbaya, D., & Setiawan, B. (2023). Penguatan Kapasitas Perempuan melalui Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia, 8(2), 77–89.
Prayudi, A. (2020). Pemberdayaan Ekonomi Melalui Batik Lokal. Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia, 4(3), 77–88.
Reason, P., & Bradbury, H. (2001). Handbook of Action Research: Participative Inquiry and Practice. SAGE Publications.
Rowlands, J. (1997). Questioning empowerment: Working with women in Honduras. Oxfam.
Sari, M. D., & Wahyuni, F. (2022). Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Batik sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Seni dan Desain Nusantara, 4(3), 45–58.
Setyawati, R., & Mahendra, I. (2023). Strategi Pengelolaan Desa Wisata untuk Mendukung SDGs. Jurnal Pembangunan Desa dan Pariwisata, 6(2), 83–94.
Wringinanom, P. D. (2024). Desa Wringinanom: Potensi Wisata Berkelanjutan dan Pencapaian ADWI 2024. Pemerintah Desa Wringinanom / ADWI 2024
Wulandari, E., & Prasetyo, H. (2023). Peran Desa Wisata dalam Mengembangkan Ekonomi Lokal dan Pelestarian Budaya. Jurnal Ekonomi Pariwisata dan Budaya, 2(4), 65–79.
Yuliana, S., & Handayani, M. (2023). Pengembangan Motif Batik Lokal Melalui Pelatihan Kolaboratif Komunitas. Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat, 4(1), 11–23.
Yusuf, A. R. (2020). Batik dan Transformasi Sosial Ekonomi Masyarakat: Studi Kasus pada Sentra Batik Laweyan. Jurnal Sosioteknologi, 19(3), 207–218.
Zulaicha, S. (2022). Pelatihan Batik sebagai Strategi Pemberdayaan Perempuan di Pedesaan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 14–27.
DOI: https://doi.org/10.24198/kumawula.v9i1.67601
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Terindeks Di:
















