Tingkat Kecukupan Konsumsi Protein Hewani pada Masyarakat Dusun Margajaya dalam Upaya Pencegahan Stunting

Ibnu Alghifari, Bambang Kholiq Mutaqin, Ken Chandra Pramudawardhani, Muhammad Ihsan Rasyad, Fabian Zahran Yudiawinata, Fahmi Yasykur Hidayat

Abstract


Protein merupakan zat gizi esensial yang berperan penting dalam pertumbuhan, perbaikan jaringan tubuh, dan pemeliharaan kesehatan. Kekurangan asupan protein, terutama protein hewani, dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan meningkatkan risiko stunting pada anak. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecukupan konsumsi protein hewani masyarakat Dusun Margajaya RT 01 dalam upaya pencegahan stunting. Data diperoleh melalui wawancara kepada 15 kepala keluarga dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi protein hewani mencapai 3,6 kilogram per keluarga per bulan, atau sekitar 43 gram per individu per hari, masih di bawah Angka Kecukupan Gizi (AKG) Nasional 2020 sebesar 50–60 gram per hari. Sumber protein utama berasal dari telur (73%) dan ikan (20%), sedangkan daging ayam hanya dikonsumsi oleh 7% keluarga. Tim PPM juga mewawancarai salah satu keluarga dengan anak stunting, yang diketahui memiliki pola konsumsi protein tidak rutin. Hasil ini menunjukkan bahwa keterbatasan konsumsi protein hewani berpengaruh terhadap status gizi dan risiko stunting. Oleh karena itu, diperlukan edukasi gizi keluarga, pemanfaatan pangan lokal, serta peningkatan akses terhadap sumber protein hewani untuk mendorong pola konsumsi bergizi seimbang di wilayah pedesaan.


Keywords


protein hewani; stunting; dusun margajaya; pencegahan

Full Text:

PDF

References


FAO. (2021). Protein supply and dietary patterns in Southeast Asia. Bangkok: FAO Regional Office for Asia and the Pacific. https://www.fao.org/3/cb5631en/cb5631en.pdf

Firdaus, R. A., Heryatno, Y., & Aries, M. (2023). Analisis ketersediaan serta situasi dan kebutuhan konsumsi pangan hewani Kabupaten Pangandaran. Jurnal Gizi Dietetik, 2(2), 109–116.

Headey, D., K. Hirvonen, & J.Hoddinott. (2018). Animal Sourced Foods and Child Stunting. Am J Agric Econ, 100(5):1302–1319. https://doi.org/10.1093/ajae/aay053

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/135612/permenkes-no-28-tahun-2019

Lubis, A., Prasetyo, H., & Nurhayati, E. (2023). Protein intake and dietary diversity among rural households in Indonesia. Malaysian Journal of Nutrition, 29(1), 11–24. https://nutriweb.org.my/publications/mjn0029_1/3.pdf

Nasution, A., & Syahrul, F. (2023). Protein adequacy and stunting prevention through local food-based diet in rural Sumatra. Indonesian Journal of Nutrition, 12(1), 33–45. https://doi.org/10.22146/ijn.2023.12.1.33

Oktarina, Z., & Sari, M. (2020). Determinants of protein intake and stunting prevalence among Indonesian children. Malaysian Journal of Nutrition, 26(4), 489–500. https://nutriweb.org.my/publications/mjn0026_4/7.pdf

Pramudawardhani, K. C., Alghifari, I., & Mutaqin, B. K. (2024). Pemetaan protein hewani asal ternak di Dusun Cibunian, Desa Margacinta Pangandaran. Farmers: Journal of Community Services, 5(2), 132–137. https://doi.org/10.24198/fjcs.v5i2.60024

Putri, D. A., Rahmawati, I., & Sulastri, E. (2022). Pola konsumsi protein hewani masyarakat pedesaan Kabupaten Ciamis dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Jurnal Pangan dan Gizi, 17(2), 65–74. https://doi.org/10.24198/jpg.v17i2.2022

Rahmawati, A., Safitri, A. A., Yogaswara, A. S., & Mutaqin, B. K. (2025). Pemetaan kondisi pemerataan pemenuhan gizi sumber protein hewani (Studi kasus di Dusun Cidawung Desa Margacinta Pangandaran). Farmers: Journal of Community Services, 6(1), 7–11. https://doi.org/10.24198/fjcs.v6i1.60069

Sari, M., Sutrisna, B., & Sukandar, D. (2018). Association between animal protein intake and growth of children under five in Indonesia. Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition, 27(3), 710–716. https://doi.org/10.6133/apjcn.052017.08

Suksesty, C. E. (2020). Efektivitas program pemberian makanan tambahan menggunakan kombinasi jus kacang hijau dan telur ayam rebus terhadap perubahan status gizi stunting di Kabupaten Pandeglang. Indonesian Midwifery Journal (IMJ), 3(2), 35–41. https://jurnal.umt.ac.id/index.php/imj/article/view/3704

Victora, C. G., L.Adair, C.Fall, P.C. Hallal, R.Martorell, L.Richter, H.S.Sachdev. (2008). Maternal and child undernutrition: Consequences for adult health and human capital. The Lancet, 371(9609), 340–357. https://www.thelancet.com/article/S0140-6736(07)61692-4/fulltext




DOI: https://doi.org/10.24198/mktt.v7i2.68041

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Ibnu Alghifari, Bambang Kholiq Mutaqin, Ken Chandra Pramudawardhani, Muhammad Ihsan Rasyad, Fabian Zahran Yudiawinata, Fahmi Yasykur Hidayat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Media Kontak Tani Ternak is indexed in:

     

    

In association with: