Evaluasi Program CSR “Desa Bebas Stunting” Terhadap Perubahan Status Gizi Balita di Kecamatan Medan Marelan

Nonica Hidayati, Aditya Rahmat Gunawan, Jony Ilyas

Abstrak


Masalah stunting dan gizi buruk pada balita masih menjadi tantangan di wilayah pesisir perkotaan, termasuk Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perubahan status gizi balita setelah pelaksanaan Program CSR Desa Bebas Stunting oleh PT Pelindo Multi Terminal berdasarkan indikator antropometri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif analitik dengan data sekunder hasil pengukuran antropometri selama enam bulan. Sampel terdiri dari 47 balita (31 stunting dan 16 gizi buruk) dari lima kelurahan. Intervensi meliputi pemberian makanan tambahan harian, edukasi pengasuhan, dan pemantauan pertumbuhan. Analisis dilakukan menggunakan uji paired t-test untuk indikator TB/U dan uji Wilcoxon Signed Ranks Test untuk indikator BB/TB. Hasil menunjukkan bahwa 71% balita stunting mencapai status gizi normal (p < 0,001), serta 93,75% balita gizi buruk mengalami perbaikan status gizi, dengan 69% mencapai kategori gizi baik (p = 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa program CSR berbasis komunitas berkaitan dengan perbaikan status gizi balita dan berpotensi menjadi rujukan praktik intervensi serupa melalui kolaborasi lintas sektor.


Kata Kunci


Stunting, Gizi Buruk, CSR, Pemberdayaan Komunitas

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aisyah, S., Putri, K. A., Amalia, A., Carera, D. R., Halizah, N., Pranita, M., Ardana, N., Syahfitri, W., & Pasaribu, F. S. (2024). Gambaran Pengukuran Angka Stunting di Kota Medan Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8, 3711–3716. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i2.27729

Anggita, T., Fata, M. A. I., Wahyuningsih, I., Amanda, N., Elisa, P., Tarisma, N., Sari, R. N., Rahayu, M. S., Purnama, M. I., & Kurniasih, V. O. (2024). Program Pemberdayaan Masyarakat untuk Pencegahan Stunting melalui Edukasi, Kebun Gizi, dan PMT Inovatif di Desa Plumbon. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, 2(September), 1995–2000.

Anugrahaeni, H. A., Nugraheni, W. T., & Ningsih, W. T. (2022). Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Pengetahuan Orang Tua tentang Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Semanding. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 6(1), 64–72. https://doi.org/https://doi.org/10.52020/jkwgi.v6i1.3459

Ariana, Y. P., Ekantoro, J., & Fitriawardhani, T. (2025). Strategi Membangun Citra TPS Melalui Program TJSL “Eliminasi Balita Stunting” Surabaya. Jurnal Education and Development, 13(2), 197–202. https://doi.org/10.37081/ed.v13i2.6916

Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Utara. (2021). Kajian Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir di Kota Medan.

Badan Pusat Statistik Kota Medan. (2018). Jumlah Fakir Miskin Kota Medan Menurut Kecamatan 2018. https://medankota.bps.go.id/id/.

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A Rreview of Child Stunting Determinants in Indonesia. Maternal and Child Nutrition, 14(4), 1–10. https://doi.org/10.1111/mcn.12617

Bella, F. D., Fajar, N. A., & Misnaniarti, M. (2020). Hubungan Pola Asuh Dengan Kejadian Stunting Balita Dari Keluarga Miskin di Kota Palembang. Jurnal Gizi Indonesia, 8(1), 31. https://doi.org/10.14710/jgi.8.1.31-39

Fatimah, P. S., & Siregar, P. A. (2020). Konsumsi Buah, Sayur Dan Ikan Berdasarkan Sosio Demografi Masyarakat Pesisir Provinsi Sumatera Utara. Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health, 2(1), 51. https://doi.org/10.30829/contagion.v2i1.7630

Gumilar, S., Apsari, N. C., Raharjo, S. T., & Wibhawa, B. (2019). Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Dan Kesehatan Anak Balita (Kasus Pada CSR PT. Pertamina TBBM Bandung Group). Share : Social Work Journal, 8(2), 225. https://doi.org/10.24198/share.v8i2.19416

Handayani, D., Kusuma, E., Puspitasari, R. A. H., & Nastiti, A. D. (2022). Studi Korelasi Kejadian Stunting Dengan Faktor Pengetahuan Ibu Dalam Pengolahan Gizi Pada Balita di Wilayah Pesisir. Jurnal Keperawatan, 14(3), 885–890.

Hanny Rizky Wasiat, S., & Valiant Salomo, R. (2024). Collaborative Governance in Accelerating Stunting Reduction through Corporate Social Responsibility. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora), 8(1), 1122–1130. https://doi.org/10.36526/santhet.v8i1.3948

Hosang, K. H., Umboh, A., & Lestari, H. (2017). Hubungan Pemberian Makanan Tambahan Terhadap Perubahan Status Gizi Anak Balita Gizi Kurang di Kota Manado. e-CliniC, 5(1). https://doi.org/10.35790/ecl.5.1.2017.14760

Ida Hamidah. (2017). Studi Tentang Pola Konsumsi Masyarakat Pesisir Indramayu. Jurnal Biologi and Pendidikan Biologi, 1(2), 46–51. https://doi.org/https://doi.org/10.31943/mangiferaedu.v1i2.81

Izhar, M. D. (2017). Hubungan Antara Pengetahuan Ibu dengan Pola Asuh Makan terhadap Status Gizi Anak di Kota Jambi. Jurnal Kesmas Jambi, 1(2). https://doi.org/https://doi.org/10.22437/jkmj.v1i1.6531

Juniantari, N. P. M., Triana, K. Y., Sukmandari, N. M. A., Komang, N., & Purwaningsih. (2024). Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Abang I. Jurnal Keperawatan, 12(1), 56–69. https://doi.org/https://doi.org/10.35790/j-kp.v12i1.50064

Nastia, G. I. P., Rachim, H. A., & Irfan, M. (2014). Promosi Kesehatan Ibu dan Anak Melalui Corporate Social Responsibility (CSR) Bidang Kesehatan Ibu dan Anak. Share : Social Work Journal, 4(2). https://doi.org/https://doi.org/10.24198/share.v4i2.13065

Pasaribu, C. M. (2015). Kajian Isu Pemekaran di Kota Medan: Tinjauan Berdasarkan Kondisi Ketimpangan Wilayah. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 3(3), 151. https://doi.org/10.14710/jwl.3.3.151-162

Peraturan Menteri Kesehatan RI. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Standar Antropometri Anak.

Prendergast, A. J., & Humphrey, J. H. (2014). The Stunting Syndrome in Developing Countries. Paediatrics and International Child Health, 34(4), 250–265. https://doi.org/10.1179/2046905514Y.0000000158

Ratumanan, S. P., Achadiyani, & Khairani, A. F. (2023). Metode Antropometri Untuk Menilai Status Gizi : Sebuah Studi Literatur. Health Information Jurnal Penelitian, 15, 1–10. https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/hijp

Sholikhah, D. M., & Rahma, A. (2022). Perbaikan Status Gizi Balita Melalui Pendampingan Gizi Secara Intensif di Desa Singosari, Gresik. Amerta Nutrition, 6(1SP), 117–125. https://doi.org/10.20473/amnt.v6i1sp.2022.117-125

Yuliantini, E., Kamsiah, K., Maigoda, T. C., & Ahmad, A. (2022). Asupan Makanan dengan Kejadian Stunting pada Keluarga Nelayan di Kota Bengkulu. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 7(1), 79. https://doi.org/10.30867/action.v7i1.579

Yulmaniati, Y., Rahmah, M. E., Ainun, N. H., B. Lubis, S. A., & Jailani, M. (2022). Pemanfaatan Hasil Pangan Lokal Dalam Upaya Pencegahan Stunting di Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Sumatera Utara. Journal of Comprehensive Science (JCS), 1(2), 135–139. https://doi.org/10.59188/jcs.v1i2.23




DOI: https://doi.org/10.24198/share.v15i2.63969

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




SHARE SOCIAL WORK JOURNAL Terindeks Di:

 Google Scholar   Indonesia One SearchWorldCat Indonesian Publication Index (IPI)Crossref  Bielefeld Academic Search Engine (BASE)    

 

 

 

 

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.