Perbedaan performa mastikasi perempuan pralansia dan lansia pada bilateral free end rahang bawah: studi cross-sectional

Lanni Rizkina Harahap, Ismet Danial Nasution, Veronica Angelia

Abstract


ABSTRAK

Pendahuluan: Kehilangan gigi merupakan hilangnya satu atau beberapa gigi pada lengkung rahang yang berdampak pada fungsi estetik, fonetik, dan mastikasi. Mastikasi adalah suatu proses penghancuran makanan menjadi bolus kecil yang mudah untuk ditelan. Fungsi mastikasi dapat dievaluasi dengan performa mastikasi. Performa mastikasi adalah suatu kemampuan individu untuk menghancurkan makanan menjadi bagian-bagian kecil dengan gerakan pengunyahan dan berakhir dengan menelan. Salah satu faktor yang memengaruhi performa mastikasi adalah usia. Sejalan bertambahnya usia, terjadi peningkatan ketegangan dan penurunan elastisitas otot-otot yang ada di seluruh tubuh termasuk otot mastikasi yang akan berpengaruh pada performa mastikasi. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis performa mastikasi pada perempuan pralansia dan lansia pada bilateral free end rahang bawah. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Rancangan penelitian ini mengambil data performa mastikasi menggunakan metode pencampuran warna dengan mengunyah dua permen karet warna yang berbeda, hasil pencampuran warna ditransformasikan ke dalam software View Gum. Jumlah sampel sebanyak 28 sampel terdiri dari 14 wanita pra lansia berusia 45-59 tahun dan 14 wanita lansia ≥60 tahun dengan teknik purposive sampling dan perhitungan besar sampel menggunakan rumus uji dua proporsi. Hasil penelitian dianalisis dengan uji Mann-Whitney. Hasil: Nilai rerata performa mastikasi pada perempuan pralansia 54,79% sedangkan pada lansia 55,5% serta adanya perbedaan performa mastikasi perempuan pralansia dan lansia pada bilateral free end rahang bawah dengan nilai p=0,03 (p<0,05). Simpulan: Performa mastikasi perempuan pralansia lebih baik dibandingkan lansia pada bilateral free end rahang bawah.

Kata kunci

performa mastikasi, bilateral free end, pralansia, lansia, view gum.

 

Differences in the mastication performance of  pre-elderly and elderly women in the bilateral free end of the mandible: cross-sectional study


Introduction: Tooth loss is the loss of one or more teeth in the arch of the jaw which has an impact on aesthetic, phonetic, and masticatory functions. Mastication is the process of breaking down food into small boluses that are easy to swallow. Masticatory function can be evaluated by masticatory performance. Mastication performance is an individual’s ability to crush food into small pieces with chewing movements and ends with swallowing. One of the factors that affect mastication performance is age. With increasing age, there is an increase in tension and a decrease in the elasticity of the muscles throughout the body, including the masticatory muscles, which will affect the performance of mastication. The purpose of the study was to analyzed masticatory performance in elderly and elderly women and the differences in mastication performance in elderly and elderly women in bilateral free end of the mandible. Methods: This type of research is analytical observational with a cross-sectional approach. This research design took mastication performance data using a color mixing method by chewing two different color gums, the results of color mixing were transformed into View Gum software. The total sample was 28 samples consisting of 14 elderly women aged 45-59 years and 14 elderly women ≥60 years with purposive sampling techniques and calculation of sample size using a two-proportion test formula. The research results were analyzed by the Mann-Whitney test. Results: The average mastication performance in pre-elderly women is 54.79% while in the elderly 55.5% and there are differences in mastication performance in pre-elderly and elderly women in the bilateral free end of the mandible with p=0.03 (p<0,05). Conclusion: The masticatory performance of pre-elderly women is better than the elderly in the bilateral free end of the mandible.

 

KEYWORD

mastication performance, bilateral free end, pre-elderly, elderly, view gum.


Keywords


performa mastikasi, bilateral free end, pralansia, lansia, view gum.

Full Text:

PDF

References


Wahyuni LA, Nurilawaty V, Widiyastuti R, Purnama T. Pengetahuan tentang penyebab dan dampak kehilangan gigi terhadap kejadian kehilangan gigi pada lansia. J Dent Hyg Ther. 2021;2(2):52–7.DOI: 10.36082/jdht.v2i2.335

Anshary MF, Cholil AI. Gambaran pola kehilangan gigi sebagian pada masyarakat Desa Guntung Ujung Kabupaten Banjar. Dentino J Ked Gigi. 2014;2(2):138–43.

Kemenkes RI. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2018. 1–629.

Riskesdas. Laporan Provinsi Sumatera Utara Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2018. h. 281-298.

Yunanto MYA, Adhani R, Widodo. Frekuensi Terjadinya Gingivitis Pada Pemakai Gigi Tiruan Sebagian Lepasan Tinjauan Pada Pasien Pemakai Gigi Tiruan Sebagian Lepasan di Puskesmas Cempaka Putih Banjarmasin. Dentino J Ked Gi. 2016;1(2):209–13. DOI: 10.20527/dentino.v1i2.577.g490

Halim J, Elias S, Astoeti TE, Anggraini W. Hubungan kemampuan mastikasi pemakai gigi tiruan lengkap dengan kekuatan gigit, ketebalan musculus masseter, kemampuan kognitif, dan kualitas hidup lansia. 2021; 33(3): 222-32. DOI: 10.24198/jkg.v33i3.35336

Suhartini S. Fisiologi Pengunyahan Pada Sistem Stomatognatik. J UNEJ. 2015; 8(3): 122-6.

Kim HE. Influential factors of masticatory performance in older adults: A cross-sectional study. Int J Environ Res Public Health. 2021;18(8):1–13. DOI: 10.3390/ijerph18084286

Tarkowska A, Katzer L, Ahlers MO. Assessment of masticatory performances by means of a color-changeable chewing gum. J Prostho Res. 2017;61(1):9-19. DOI: 10.1016/j.jpor.2016.04.004

Halazonetis DJ, Schimmel M, Antonarakis GS, Christou P. Novel software for quantitative evaluation and graphical representation of masticatory efficiency. J Oral Rehab 2013;40(5):329–35. DOI: 10.1111/joor.12043

Endo T, Komatsuzaki A, Kurokawa H, Tanaka S, Kobayashi Y, Kojima K. A two-colored chewing gum test for assessing masticatory performance: A preliminary study. Odontology. 2014;102(1):68-75. DOI: 10.1007/s10266-012-0089-7

Riadiani B, Dewi RS, Ariani N. Tooth Loss and Perceived Masticatory Ability in Post-Menopausal Women. J Dent Indonesia. 2014;21(1):11–5. DOI: 10.14693/jdi.v0i0.212

Josephine E, Rais SW, Chairani S. Perbandingan kemampuan mastikasi perempuan menopause dan pascamenopause pengguna gigi tiruan lengkap. SONDE. 2020;5(2):32–8. DOI: 10.28932/sod.v5i2.2818

Murakami M, Hirano H, Watanabe Y, Sakai K, Kim H, Katakura A. Relationship between chewing ability and sarcopenia in Japanese community-dwelling older adults. Geriatry Gerontol Int. 2015; 15(8): 1007-2. DOI: 10.1111/ggi.12399

Mangkat Y, Wowor VNS, Mayulu N. Pola kehilangan gigi pada masyarakat desa roong kecamatan tondano barat minahasa induk. E-GIGI. 2015;3(2):508-514. DOI: 10.35790/eg.3.2.2015.10015

Siagian KV. Kehilangan sebagian gigi pada rongga mulut. J E-Clin. 2016;4(1):1–6. DOI: 10.35790/ecl.v4i1.12316

Yamaguchi K, Tohara H, Hara K, Nakane A, Kajisa E, Yoshimi K, Minakuchi S. Relationship of aging, skeletal muscle mass, and tooth loss with masseter muscle thickness. BMC Geriatr. 2018 Mar 8;18(1):67. DOI: 10.1186/s12877-018-0753-z.

Gaszynska E, Kopacz K, Fronczek-Wojciechowska M, Padula G, Szatko F. Electromyographic activity of masticatory muscles in elderly women - a pilot study. Clin Interv Aging. 2017;12:111-116. DOI: 10.2147/CIA.S118338.

Kim HE, Lee H. Factors affecting subjective and objective masticatory function in older adults: Importance of an integrated approach. J Dent. 2021 Oct;113:103787. DOI: 10.1016/j.jdent.2021.103787.

Morita K, Tsuka H, Kato K, Mori T, Nishimura R, Yoshida M, Tsuga K. Factors related to masticatory performance in healthy elderly individuals. J Prosthodont Res. 2018;62(4):432-435. DOI: 10.1016/j.jpor.2018.03.007.




DOI: https://doi.org/10.24198/jkg.v36i1.52204

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

INDEXING & PARTNERSHIP

     

      

     

 

Statistik Pengunjung

Creative Commons License
Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License