Efektivitas antiinflamasi ekstrak etanol daun gambir (Uncaria gambir.roxb) dalam menurunkan jumlah sel inflamasi pada tikus Wistar yang mengalami gingivitis: eksperimental laboratoris

Euis Reni Yuslianti, Herryawan Herryawan, Teja Koswara, Tria Pragita

Abstract


ABSTRAK


Pendahuluan: Gingivitis merupakan penyakit inflamasi pada gingiva terjadi karena faktor lokal, konsumsi obat, dan malnutrisi. Inflamasi merupakan respons pertahanan tubuh dapat merugikan apabila terjadi berlebihan. Bahan alternatif obat antiinflamasi adalah daun gambir. Daun gambir mengandung katekin, tanin, dan gambirin. Tujuan penelitian untuk menganalisis efektivitas ekstrak etanol daun gambir sebagai antiinflamasi dilihat dari jumlah sel inflamasi dan mengetahui efek antiinflamasi ekstrak etanol daun gambir dengan dosis 5%, 10%, dan 20% pada tikus jantan galur wistar yang mengalami gingivitis. Metode: Penelitian adalah eksperimental laboratoris menggunakan Post-test randomized control group design sebanyak 40 sampel tikus dibagi menjadi empat kelompok yaitu kontrol negatif (KN), tikus yang mengalami gingivitis diberikan ekstrak etanol daun gambir 5%(Do-1), tikus gingivitis diberikan ekstrak etanol daun gambir 10%(Do-2), dan tikus yang mengalami gingivitis diberikan ekstrak etanol daun gambir 20%(Do-3). Ekstrak bentuk sediaan pasta diberikan topikal di area gingiva gigi anterior rahang bawah tikus pada pagi dan sore hari selama lima hari. Jaringan diambil hari ke-1, ke-3, dan ke-5 setelah perlakuan, diwarnai dengan hematoxylin eosin. Data dianalisis dengan uji ANOVA dan uji Bonferroni (p<0,05). Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun gambir topikal memiliki aktivitas antiinflamasi terhadap tikus galur Wistar gingivitis dilihat dari penurunan jumlah sel inflamasi yaitu sel neutrofil, eosinofil, makrofag, limfosit, dań sel mast (P=0,000). Konsentrasi ekstrak 5% tidak menunjukkan perbedaan efektivitas. Konsentrasi ekstrak yang paling efektif pada konsentrasi 10% dan 20%. Simpulan: Ekstrak etanol daun gambir topikal efektif menurunkan jumlah sel inflamasi tikus Wistar yang mengalami gingivitis. Konsentrasi ekstrak yang paling efektif adalah 10% dan 20%.


KATA KUNCI

ekstrak etanol daun gambir, gingivitis, sel inflamasi


The effectiveness of ethanol extract of gambir leaves (Uncaria gambir.roxb) as an anti-inflammatory agent in reducing the number of inflammatory cells in Wistar strain gingivitis rats: experimental laboratory


Introduction:Gingivitis is an inflammatory disease of gingiva that occurs due to local factors, medication consumption, and malnutrition. Inflammation is a body defense response that can be detrimental. An alternative anti-inflammatory drug is gambir leaf which contains catechins, tannins, and gambirin. The purpose of this study was to determine effectiveness of gambir leaf ethanol extract as an anti-inflammatory agent based on inflammatory cells number and to determine anti-inflammatory effect at doses of 5%,10%,and 20% in Wistar gingivitis rats. Methods: The study was an experimental laboratory using a Post-test randomized control group design with a total of 40 rat samples divided into four groups: negative control(NC), gingivitis rats treated with 5% gambir leaf ethanol extract(Do-1), gingivitis rats treated with 10% gambir leaf ethanol extract(Do-2), and gingivitis rats treated with 20% gambir leaf ethanol extract(Do-3). The paste form extract was applied topically to lower anterior teeth gingival area rats in the morning and evening for five days. Tissue samples were taken on days 1, 3, and 5 after treatment and stained with hematoxylin eosin. Data were analyzed using ANOVA and Bonferroni(p<0.05). Result: The study showed that topical ethanol extract of gambir leaves has anti-inflammatory activity against Wistar strain gingivitis rats seen from decrease in inflammatory cells number such as neutrophils, eosinophils, macrophages, lymphocytes, and mast cells(p=0.000). This effect likely due to catechin, tannin, and gambirin presence, which may inhibit arachidonic acid via cyclooxygenase and lipooxygenase pathways. Konsentrasi ekstrak 5% tidak menunjukkan perbedaan efektivitas. Konsentrasi ekstrak yang paling efektif pada konsentrasi 10% dan 20%. Conclusion: Ekstrak etanol daun gambir topikal efektif menurunkan jumlah sel inflamasi tikus Wistar yang mengalami gingivitis. Konsentrasi ekstrak yang paling efektif adalah 10% dan 20%


KEYWORD

Gambir leaf ethanol extract, gingivitis, inflammatory cell


Keywords


Ekstrak etanol daun gambir, gingivitis, sel inflamasi

Full Text:

PDF

References


Riset Kesehatan Dasar 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Iindonesia. 2018. h.1

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Situasi Kesehatan Gigi dan Mulut. Infodatin. Jakarta 2020. h.1

Abdulkhaleq LA, Assi MA, Abdullah R, Zamri-Saad M, Taufiq-Yap YH, Hezmee MNM. The crucial roles of inflammatory mediators in inflammation: A review. Vet World. 2018 May;11(5):627-635. DOI: 10.14202/vetworld.2018.627-635.

Kumar. Robbins dan Cotran, Buku ajar patologi dasar. Edisi 10. Elsevier; 2020; 93. ISBN 978-981-4666-28-2

Herawati, H, Himawati, M, Nisa Nurfadillah, D. The effect of katuk leaf gel extract as an anti-inflammatory orthodontic treatment on carrageenan-induced paw edema in rats. J Health Dent Scie 2023; 3(2), 135–146. https://jhds.fkg.unjani.ac.id/index.php/jhds/article/view/

Kumar. Robbin dan Cotran Buku Ajar Patologi. Jakarta: Buku Kedokteran EGC; Edisi 7 Volume 2;1013: 41-61

Arfania, M., Friyanto, D., Musfiroh, E. N., Sathi’ah, F. A., Irawan, L., Yuliani, N. D., & Herawati , S. H. (2023). Efek Samping Terhadap Pemakaian Analgetik Golongan Nsaid (Ibu Profen). Innovative: J Of Social Science Research, 3(2), 8065–8075. DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1342

Beck JD, Papapanou PN, Philips KH, Offenbacher S. Periodontal Medicine: 100 Years of Progress. J Dent Res. 2019 Sep;98(10):1053-1062.DOI: 10.1177/0022034519846113.

Kementerian koordinator bidang perekonomian. Komoditas gambir Indonesia unggul di mancanegara. Kementerian koordinator bidang perekonomian. 2021.

Yuslianti ER. The Hidden secrets of health exploration of traditional medicinal plants in Cirendeu Indigenous Village, West Java, Indonesia. Lambert Academic Publisher. 2023.

Tavita GE, Ashari AM, Apindiati RK, Linda R. Pengujian Aktivitas Antibakteri dan Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Cakar Gambir (Uncaria gambir) secara In Vitro. Simbiosa.2022; 11(2):128-134. DOI: 10.33373/sim-bio.v11i2.4662.

Dita Septiani, Euis Reni Yuslianti, & Saskia Lenggogeni Nasroen. (2015). Pengaruh ekstrak etanol daun gambir (uncaria gambir) dibandingkan dengan chlorhexidine gluconate 0,2% topikal terhadap penyembuhan luka mukosa palatum tikus galur wistar: effect of ethanol gambir leaves (uncaria gambir) compared with chlorhexidine gluconate 0,2% topical for wound healing on palate mucosal galur wistar rat. Dentika: Dent J, 18(3), 262-267. DOI: 10.32734/dentika.v18i3.1973

Magdalena, N. V., & Kusnadi, J. Antibakteri dari ekstrak kasar daun gambir (uncaria gambir var cubadak) metode microwave-assisted extraction terhadap bakteri patogen [in press januari 2015]. J Pangan Dan Agroindustri, 2015; 3(1), 124–135. Retrieved from https://jpa.ub.ac.id/index.php/jpa/article/view/117

Sinaga, I. M., Sari, M. I., & Ichwan, M. M. Efek ekstrak daun gambir (Uncaria gambir roxb) terhadap tingkat stress oksidatif dan ekspresi sirtuin 3 pada hipokampus mencit betina model penuaan yang diinduksi d-galaktosa. J Farmasimed (JFM), 3(1), 17–25. DOI: 10.35451/jfm.v3i1.473

Thaib CM, Sinaga TR, Manurung K. Formulasi krim ekstrak daun gambir (uncaria gambir roxb.) sebagai penyembuh luka bakar. Farmanesia. 2021; 8(1):76-82. http://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/2/article/view/3419

Prasetya RC, Purwanti N, Haniastuti T. Infiltrasi Neutrofil pada Tikus dengan Periodontitis setelah Pemberian Ekstrak Etanolik Kulit Manggis. Majalah Kedokteran Gigi Indonesia. 2014; 21(1): 33-38.DOI: 10.22146/majkedgiind.8520

Handajani, J., & Narissi, D. H. (2015). The effects of Curcuma zedoaria oil on high blood sugar level and gingivitis. Dent J, 48(2), 69–73. DOI: 10.20473/j.djmkg.v48.i2.p69-73

Dahlan, M. S. Besar Sampel dalam Penelitian Kedokteran dan Kesehatan.Jakarta: Epidemiologi Indonesia.2014: 6-25

Isnurhakim A, Suhartono B, Putranto R. Comparison for carica papaya and gengigel leaves extraction for gingivitis healing effectiveness in orthodontic application. Medali J 2021.3(1):29-33.DOI: 10.30659/medali.v3i1.17055

Ilham NM, Irahmah M., Endrinaldi. Efek pemberian salep ekstrak katekin gambir (uncaria gambir r.) terhadap reepitelisasi dalam penyembuhan luka bakar derajat ii tikus (rattus novergicus) pada fase proliferasi. Archives Pharmacia.2021;3(2): 58-72. DOI: 10.47007/ap.v3i2.4399

Utama BSD, Yuliana MDA, Muhammad MA. Pengaruh ekstrak daun pepaya terhadap jumlah sel limfosit pada gingiva tikus wistar jantan yang mengalami periodontitis . e-Jurnal Pustaka Kesehatan. 2014; 2(1): 50-57. https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JPK/article/view/596.

Herawati H, Yuslianti ER, Salsabila A. Sauropus androgynus effect on periodontal tissue inflammatory cells with orthodontic-separators. Insisiva Dent J. 2023; 12(2): 84-93.DOI: 10.18196/di.v12i2.19735




DOI: https://doi.org/10.24198/jkg.v36i1.53293

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

INDEXING & PARTNERSHIP

     

      

     

 

Statistik Pengunjung

Creative Commons License
Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License