Uji efektivitas antibakteri daun Biduri (Calotropis gigantea) terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans: studi eksperimental laboratoris

Alaya Dwi Salvahira Widodo, Sari Setyaningsih, Pudji Astuti, Zahara Meilawaty, Agustin Wulan Suci Dharmayanti

Abstract


Pendahuluan: Karies merupakan penyakit jaringan keras pada gigi yang disebabkan oleh asam hasil bakteri plak yang menumpuk pada permukaan gigi. Salah satu bakteri plak adalah Streptococcus mutans. Penggunaan obat kumur Chlorhexidine gluconate 0,2% terbukti mampu menghambat S.mutans. Namun penggunaan Chlorhexidine gluconate 0,2% dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping. Oleh karena itu, diperlukan bahan alami seperti tanaman biduri yang memiliki efek antibakteri untuk menghindari efek samping tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis ekstrak daun biduri (Calotropis gigantea) dapat menghambat pertumbuhan S.mutans. Metode: Jenis penelitian eksperimental laboratorium. Penelitian ini menggunakan 6 kelompok perlakuan yaitu kelompok perlakuan ekstrak daun biduri dengan konsentrasi 15%, 20%, 25%, 30%, K(-) akuades, dan K(+)Chlorhexidine gluconate 0,2%. Kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dipaparkan S.mutans untuk melihat efek antibakterinya dan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dan hitung koloni bakteri (total plate count). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan, masing-masing konsentrasi menunjukkan hasil laju penghambatan sebesar 0 pada kelompok K(-), 45,78% pada kelompok 15%, 34,93% pada kelompok 20%, 76,5% pada kelompok 25%, 64,45% pada kelompok 30%, dan 89,45% pada kelompok K(+). Hasil  hitung koloni bakteri penghambatan bakteri terbesar yaitu pada konsentrasi 25%. Hasil yang diperoleh dilakukan analisis data. Data sebelum dan sesudah inkubasi dilakukan uji Paired T Test dan menunjukkan perbedaan yang signifikan. Analisis data laju penghambatan dilakukan dengan uji Kruskal Wallis dilanjutkan uji Mann Whitney Ekstrak daun biduri konsentrasi 15% dibandingkan dengan konsentrasi 20% dan 30% dibandingkan dengan 25% memiliki nilai p>0,05 sehingga tidak memiliki perbedaan yang bermakna. Simpulan: Daun biduri efektif menghambat pertumbuhan S.mutans.



Antibacterial effectiveness test of biduri leaf (Calotropis gigantea) against Streptococcus mutans: experimental laboratory study

Introduction: Caries is a disease that affects the hard tissue of the teeth, caused by acid deposits produced by plaque bacteria that accumulate on the tooth surface. One of the plaque bacteria is Streptococcus mutans. Chlorhexidine gluconate 0.2% mouthwash has been shown to inhibit S. mutans. However, prolonged use of Chlorhexidine gluconate 0.2% mouthwash can cause side effects. To avoid these side effects, natural ingredients like biduri plant that have antibacterial effects are needed. This research aims to analyze the inhibitory effects of biduri (Calotropis gigantea) leaf extract on the growth of S. mutans. Methods: This research is experimental laboratory study. Six treatment groups were used, four groups treated with biduri leaf extract at concentrations of 15%, 20%, 25%, 30%; the K(-) using distilled water,; and K(+) using Chlorhexidine gluconate 0.2%. The treatment and control group were exposed to S. mutans to evaluate its antibacterial effect and assessed using the UV-Vis spectrophotometric and total plate count method. Results: In the research conducted, each concentration showed varying inhibition rates. The inhibition rates observed were as follows: 0% for the K(-), 45,78% for the 15% group, 34,93% for the 20% group, 76,5% for the 25% group, 64,45% for the 30% group, and 89,45% for the K(+). In bacterial colony count, the greatest bacterial inhibition was observed at concentration of 25%. Statistical analysis was performed on the obtained data. A Paired T-Test demonstrated a significant difference between the data before and after incubation. Further analysis using the Kruskal Wallis and Mann Whitney tests revealed no significant difference in inhibition rates between 15% and 25% concentrations, or between 25% and 30%. Conclusion: Biduri leaf extract effectively inhibits the growth of S. mutans. 

Keywords


Calotropis gigantea, antibakteri, Streptococcus mutans, spektrofotometri UV-Vis, total plate count, Calotropis gigantea, antibacterial, Streptococcus mutans, UV-Vis Spectrophotometry, total plate count

Full Text:

PDF

References


Marlinadayanti, Hanum NA, Ismalayani, Heriyanto Y. Manajemen Pencegahan Karies. Kediri: Lembaga Cakra Brahmanda Lentera; 2022. p. 1.

World Health Organization. Global Oral Health Status Report Towards Universal Health Coverage for Oral Health by 2030. Vol. 57, Who,. 2022. p. 30.

Kementerian kesehatan RI. Laporan Tematik Survei Kesehatan Indinesia Tahun 2023. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. 2024. p. 101–113.

Sutanti V, Fuadiyah D, Prasetyaningrum N, Pratiwi AR, Kurniawati CS, Nugraeni Y, et al. Kariologi dan Manajemen Karies. Malang: UB Press; 2021. h. 17.

Maru M, Teklemariam Z, Admassu D. Magnitude, associated factors, and antimicrobial susceptibility pattern of bacterial isolates among adult dental caries patients attending Hiwot Fana comprehensive specialized university hospital, Harar, Eastern Ethiopia. PLoS One. 2023;18(2):1–17. http://dx.doi.org/10.1371/journal.pone.0278829

Lee YJ, Kim M-A, Kim J-G, Kim J-H. Detection of Streptococcus mutans in human saliva and plaque using selective media, polymerase chain reaction, and monoclonal antibodies. Oral Biol Res. 2019;43(2):121–9. https://doi.org/10.21851/obr.43.02.201906.121

Wulandari, Widodo, Hatta I. Hubungan antara jumlah koloni bakteri Streptococcus mutans Saliva dengan indeks (DMF-T). DENTIN J Ked Gi. 2022;6(3):173–80.

VanMeter KC, Hubert RJ. Microbiology for the Healthcare Professional - E-Book. Elsevier Helath Sciences; 2022. p. 146.

Sari DN, Cholil, Sukmana BI. Perbandingan efektifitas obat kumur bebas alkohol yang mengandung cetylpyridinium chloride dengan chlorexidine terhadap penurunan plak. Dentino J Ked Gi. 2014;II(2):197–200.

Alibasyah ZM, Ningsih DS, Sinda MP. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol 70% Daun Biduri (Calotropis gigantea) terhadap Aggregatibacter actinomycetemcomitans ATCC 29523. Cakradonya Dent J. 2020;12(1):56–63. https://doi.org/10.24815/cdj.v12i1.17831

Rosyada AG, Prihastuti CC, Sari DNI, Setiawati S, Ichsyani M, Laksitasari A, et al. Aktivitas antibiofilm ekstrak etanol kulit bawang merah (Allium cepa L.) dalam menghambat pembentukan biofilm Staphylococcus aureus ATCC 25923. J Ked Gig Univ Padj. 2023;35(1):34. https://doi.org/10.24198/jkg.v35i1.42451

Sulaiha, Mustikaningtyas, Widiatningrum, Dewi. Senyawa Bioaktif Trichoderma erinaceum dan Trichoderma koningiopsis Serta Potensinya Sebagai Antibakteri. Life Sci. 2022;11(2):120–31.

Dewi DGDP, Mastra N, Jirna IN. Perbedaan zona hambat pertumbuhan stapylococcus aureus pada berbagai konsentrasi ekstrak etanol daun biduri secara in vitro. Meditory J Med Lab. 2018;6(1):39–45. https://doi.org/10.33992/m.v6i1.227

Rohmah SAA, Muadifah A, Martha RD. Validasi metode penetapan kadar pengawet natrium benzoat pada sari kedelai di beberapa kecamatan di kabupaten tulungagung menggunakan spektrofotometer Uv-Vis. J Sains Kes. 2021;3(2):120-127. https://doi.org/10.25026/jsk.v3i2.265

Furqonita A, Aritonang AB, Wibowo MA. Sintesis TiO2 terdoping Bi3+ dan uji aktivitas fotokatalisis antibakteri E.coli dengan bantuan sinar tampak. Ind J of Pure and Applied Chemistry. 2021;4(2):69–80. https://doi.org/10.26418/indonesian.v4i2.46976

Pertiwi R, Wulandari S. Farmakologi Simplisia Minyak Atsiri dan Gula. Klaten: Penerbit Lakeisha; 2022. p. 48–52.

Pudji A, Meilawaty Z, Suci AW, Dharmayanti, Setyaningsih S. Penapisan fitokimia dan kandungan flavonoid total tanaman Calotropis gigantea : studi eksperimental laboratoris. J Ked Gig Univ Padj. 2023;35(2):166–71. https://doi.org/10.24198/jkg.v35i2.47123

Setyati D, Luthfiah, Arimurti S. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etil Asetat Lumut Hati Dumortiera hirsuta (Sw.) Nees terhadap Bakteri Patogen. Berk Sainstek. 2021;9(2):75–80. https://doi.org/10.19184/bst.v9i2.22645

Fachrizha Munier N, Panjaitan FU, Putri Utami J, Kedokteran Gigi F. Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Binjai (Mangifera caesia) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Porphyromonas gingivalis (Studi in vitro dengan Metode Dilusi). DENTIN J Ked Gi. 2021;5(2):64–9. https://doi.org/10.20527/dentin.v5i2.3790

Ainutajriani, Artanti D, Rohmayani V. Bakteriologi Dasar. Malang: Rena Cipta Mandiri; 2024. h. 30.

Akinduti PA, Motayo B, Idowu OM, Isibor PO, Olasehinde GI, Obafemi YD, et al. Suitability of Spectrophotometric Assay for Determination of Honey Microbial Inhibition. J Phys Conf Ser. 2019;1299(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1299/1/012131

Azkiyah SZ. Aktivitas antibakteri ekstrak daun widuri terhadap escherichia coli dan staphylococcus aureus antibacterial activities of widuri leaves extract on escherichia coli and staphylococcus aureus. J Farm Tinctura. 2020;2(1):1–9. https://doi.org/10.35316/tinctura.v2i1.1539

Bubonja-Šonje M, Knežević S, Abram M. Challenges to antimicrobial susceptibility testing of plant-derived polyphenolic compounds. Arh Hig Rada Toksikol. 2020;4(71):300–11. https://doi.org/10.2478/aiht-2020-71-3396

Henaulu AH, Kaihena M. Potensi antibakteri ekstrak etanol daun kecipir (psophocarpus tetragonolobus (L.) DC) terhadap pertumbuhan escherichia coli dan staphylococcus aureus in vitro. Biofaal J. 2020;1(1):44–54. https://doi.org/10.30598/biofaal.v1i1pp44-54

Mawea F, Maarisit W, Datu O, Potalangi N. Efektivitas ekstrak daun cempedak artocarpus integer sebagai antibakteri. Biofarmasetikal Trop. 2019;2(1):115–22. https://doi.org/10.55724/jbiofartrop.v2i1.52

Rori BND, Khoman JA, Supit ASR. Uji konsentrasi hambat minimum ekstrak daun gedi (abelmoschus manihot l. medik) terhadap pertumbuhan streptococcus mutans. e-GIGI. 2018;6(2). https://doi.org/10.35790/eg.6.2.2018.20200

Maulana AR, Triatmoko B, Hidayat MA. Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun waru gunung (hibiscus macrophyllus) dan fraksinya terhadap staphylococcus aureus. Pustaka Kes. 2021;9(1):48. https://doi.org/10.19184/pk.v9i1.16432

Putri Ramadheni, Mukhtar H, Prahmono D. Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun katuk (sauropus androgynus (l.) merr) terhadap bakteri staphylococcus aureus dan eschericia coli dengan metode difusi agar. Ind Nat Res Pharm J. 2018;2(2):34–5.

Yan Y, Li X, Zhang C, LV L, Gao B, Li M. Research progress on antibacterial activities and mechanisms of natural alkaloids: a review. Antibiot. 2021;10(3). https://doi.org/10.3390/antibiotics10030318

Kholidiya, WRN, Astuti P, Meilawaty Z. Antibacterial potential of biduri leaf etract (calotropis gigantea) against the growth of streptococcus mutans ATCC 35668 Colonies: an experimental laboratory. Padj J Dent. 2024;36(1):67-76. https://doi.org/10.24198/pjd.vol36no1.52850




DOI: https://doi.org/10.24198/jkg.v36i3.56148

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

INDEXING & PARTNERSHIP

     

      

     

 

Statistik Pengunjung

Creative Commons License
Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License