Correlation between dental caries severity and oral health knowledge in children aged 9-12 years in the agroindustrial area: an analytical observational study

Fitria Yolanda Mellinia Effendi, Ari Tri Wanodyo Handayani, Berlian Prihatiningrum

Abstract


Introduction: Dental caries is a disease of hard tooth tissues that is often found in children, particularly those aged 9–12 years at the elementary school level. According to Riskesdas 2018, around 57.6% of Indonesia's population experiences dental and oral health problems, with a high prevalence of caries in school-age children. This condition is exacerbated by limited awareness of the importance of oral hygiene, leading to neglectful behaviors. This study aims to analyze the correlation between the severity of dental caries and oral health knowledge in children aged 9-12 years in the agro-industrial area. Methods: This research used an analytical observational design with a cross-sectional approach and included a total sample of 35 students selected using  a total sampling method. Data was collected through direct observation of oral cavity conditions and a self-developed questionnaire with questions about dental and oral health. Results: The sample included 14 male students and 21 female students, with the highest number of participants recorded in fifth-grade, totalling sixteen. The severity of dental caries, assessed using the CSI (Caries Severity Index), showed that the most frequent score was in the moderate category, with 31 cases across all grades. Knowledge of dental and oral health, measured using a questionnaire, showed that the most frequent score was in the good category, with 27 students across all grades. The Spearman correlation test showed no statistically significant relationship between dental caries severity and oral health knowledge in children aged 9-12 years, with a p-value of 0.180. Conclusion: There is no significant correlation found between dental caries severity and oral health knowledge in children aged 9-12 years in the agroindustrial area.

 

Korelasi keparahan karies gigi dengan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak usia 9-12 tahun di kawasan agroindustri: studi observasional analitik

 

Pendahuluan: Karies gigi merupakan penyakit pada jaringan keras gigi yang banyak ditemukan pada anak-anak, terutama pada tingkat sekolah dasar usia 9-12 tahun. Menurut Riskesdas 2018, sekitar 57,6% penduduk Indonesia mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut, dengan prevalensi karies yang tinggi pada anak-anak usia sekolah. Kondisi ini diperparah dengan kurangnya pengetahuan mengenai pentingnya perawatan gigi dan mulut, yang dapat menyebabkan sikap abai terhadap kebersihan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi  keparahan karies gigi dengan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak usia 9-12 tahun yang berada di kawasan agroindustri. Metode: Jenis penelitian desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) dan melibatkan total sampel sebanyak 55 siswa, dengan metode total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi langsung kondisi rongga mulut dan pengisian kuesioner dengan pertanyaan tentang kesehatan gigi dan mulut yang di kembangkan sendiri. Hasil: Terdapat 14 siswa laki-laki dan 21 siswa perempuan. Jumlah subjek terbanyak pada kasus kelas V dengan jumlah 16 siswa. Tingkat keparahan karies gigi dengan menggunakan CSI (Caries Severity Index) memiliki skor terbanyak adalah kriteria sedang sebanyak 31 pada semua kelas, pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan menggunakan kuesioner memiliki skor terbanyak adalah kriteria baik dengan jumlah sebanyak 27 pada semua kelas. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan tidak terdapat korelasi yang signifikan antara keparahan karies gigi dan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak usia 9-12 tahun, dengan p-value sebesar 0,180. Simpulan: Tidak terdapat korelasi keparahan karies gigi dengan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak usia 9-12 tahun di kawasan agroindustri.


Keywords


dental caries, caries severity, children, oral health knowledge, agro-industry.

Full Text:

PDF

References


Nova RM, Marlindayanti M, Ismalayani I. Gambaran risiko karies gigi tetap pada anak dengan rampan karies (Aplikasi Irene’S Donuts). J Kes Gig Mulut (JKGM). 2021;3(2):61-66. https://doi.org/10.36086/jkgm.v3i2.755

Pariati, Lanasari NA. Kebersihan gigi dan mulut terhadap terjadinya karies pada anak sekolah dasar di Makassar. Media Kes Gig: Politeknik Kesehatan Makassar 2021;20(1):49-54. https://doi.org/10.32382/mkg.v20i1.2180

Sabaruddin EE, Hafidah N. Hubungan Konsumsi Makanan Kariogenik, Kebiasaan Menggosok Gigi Dan Peran Orang Tua Dengan Karies Gigi Pada Anak Kelas III. J Kes Terapan. 2023;10(2):136-144. https://doi.org/10.54816/jk.v11i1.742

Karikoski E, Sarkola T, Blomqvist M. Dental carries prevalence in children with congenital heart disease - a systematic review. Acta odontol Scandinavica. 2021;79(3):232–240. https://doi.org/10.1080/00016357.2020.1849792

Rehena Z, Kalay M, Ivakdalam LM. Hubungan pengetahuan dan kebiasaan menggosok gigi dengan kejadian karies gigi pada siswa SD Negeri 5 Waai Kabupaten Maluku Tengah. J Biosainstek. 2020;2(2):1-5. https://doi.org/10.52046/biosainstek.v2i2.467

Listrianah RA, Zainur L, Hisata LS. Gambaran karies gigi molar pertama permanen pada siswa-siswi sekolah dasar negeri 13 Palembang tahun 2018. J Kes Poltekkes Palembang. 2018;13(2). https://doi.org/10.36086/jpp.v13i2.238

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2018. h. 182.

Rahtyanti GCSH, Hadnyanawati E, Wulandari E. Hubungan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan karies gigi pada mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember Tahun Akademik 2016/2017. e-J Pustaka Kes. 2018;6(1):167-72. https://doi.org/10.19184/pk.v6i1.7153

Kazeminia M, Abdi A, Shohaimi S, Jalali R, Vaisi-Raygani A, Salari N, et al. Dental caries in primary and permanent teeth in children's worldwide, 1995 to 2019: a systematic review and meta-analysis. Head & face medicine, 2020;16(1):22. https://doi.org/10.1186/s13005-020-00237-z

Pamewa K, Ilmianti I, Kallang MA. Hubungan pola asuh ibu terhadap status karies gigi pada anak usia prasekolah di TK Bina Ilmu (Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Tahun 2021). DENThalib J. 2023;1(1):18-22.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Jember. Kabupaten Jember dalam Angka 2021. Jember: BPS Kabupaten Jember; 2021.

Fatimatuzzahro N, Prasetya RC. Peningkatan Kesehatan Gigi dan Mulut Petani Kakao Kecamatan Bangsalsari. Laporan akhir. Jember: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember; 2015.

Hutami MY, HRW. Indeks karies gigi murid usia 12 tahun antara pendapatan orang tua rendah dan tinggi di SD Kota Cimahi. Padj J Dent Res Stud. 2017;2(2):1-5. https://doi.org/10.24198/pjdrs.v2i2.22124

Fraihat N, Madae'en S, Bencze Z, Herczeg A, Varga O. Clinical Effectiveness and Cost-Effectiveness of Oral-Health Promotion in Dental Caries Prevention among Children: Systematic Review and Meta-Analysis. Int J of environmental research and public health. 2019;16(15):2668. https://doi.org/10.3390/ijerph16152668

Yousaf M, Aslam T, Saeed S, Sarfraz A, Sarfraz, Z., & Cherrez-Ojeda, I. (2022). Individual, Family, and Socioeconomic Contributors to Dental Caries in Children from Low- and Middle-Income Countries. Int j of environmental research and public health, 19(12), 7114. https://doi.org/10.3390/ijerph19127114

Candrawati RD, Wiguna PK, Malik MF, Nurdiana A, Salbiah S, Runggandini SA, dkk. Promosi dan Perilaku Kesehatan. Purbalingga: Eureka Media Aksara; 2023. p. 132.

Lintang JC, Palandeng H, Leman MA. Hubungan tingkat pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan tingkat keparahan karies gigi siswa SDN Tumaluntung Minahasa Utara. J e-GiGi. 2015;3(2). https://doi.org/10.35790/eg.3.2.2015.10370

Tambuwun S, Harapan IK, Amuntu S. Hubungan pengetahuan cara memelihara kesehatan gigi dan mulut dengan karies gigi pada siswa kelas I SMP muhammadiyah pone kecamatan limboto barat kabupaten gorontalo. JUIPERDO. 2014;3(2).

Mariati NW, Wowor VN, Tasya M. Hubungan tingkat pengetahuan dengan kejadian karies gigi pada anak usia sekolah di Desa Wori. e-GiGi, 2024;12(2):199-206. https://doi.org/10.35790/eg.v12i2.51333

Febrianti D, Mardhatillah, Ramlan P. Buku Ajar Promosi Kesehatan. Purbalingga: Eureka Media Aksara; 2022. p. 51.

Kaban AR, Muflih M, Setiaji R. Hubungan pengetahuan dengan kejadian karies gigi pada siswa di SD Swasta Al-Fakhri. JINTAN: J Ilmu Keperaw. 2022;2(2):92-98. https://doi.org/10.51771/jintan.v2i2.304

Mariati NW, Wowor VN, Tasya M. Hubungan tingkat pengetahuan dengan kejadian karies gigi pada anak usia sekolah di Desa Wori. e-GiGi. 2024;12(2):199-206.

Robbihi HI. Hubungan Pengetahuan Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Kejadian Karies Gigi. J Kesehatan. 2022;1(1):59-66.

Hendarto A. Nutrisi dan kesehatan gigi-mulut pada anak. Sari Pediatri. 2016;17(1):71-5. https://doi.org/10.14238/sp17.1.2015.71-5

Hidayah A, Astuti IK, Larasati R. Pengetahuan orang tua tentang karies gigi pada anak usia dini di Tk Dewi Masyithoh Umbulsari Jember. Indo J Health Medic. 2022;2(4):461-468.

Banowati L, Supriatin S, Apriadi P. Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peran orang tua dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut siswa Kelas I. J Kes 2021;12(1):17-25. https://doi.org/10.38165/jk.v12i1.233

Evans EW, Hayes C, Palmer CA, Bermudez Ol, Cohen SA, Must A. Dietary intake and severe early childhood.car ies in low-income, young children. J Academy Nutri Dietet 2013;113:1057-61. https://doi.org/10.1016/j.jand.2013.03.014

Zahara E, Farsia L, Hanum CF, Nuraskin CA. Edukasi dan Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Karies Gigi Dalam Upaya Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Anak di Gampong Lam Ue Kabupaten Aceh Besar. JEUMPA: J Pengabdian Kepada Masyarakat. 2023;2(1):1-8. https://doi.org/10.30867/jeumpa.v1i1.70

Saputra D, Nurvinanda R, Lestari IP. Pengaruh Pemberian Edukasi terhadap Pengetahuan Orang Tua dalam Pencegahan Karies Gigi pada Anak Usia Sekolah. J Penelitian Perawat Profesional. 2024;6(1):237-244.




DOI: https://doi.org/10.24198/jkg.v36i3.56364

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

INDEXING & PARTNERSHIP

     

      

     

 

Statistik Pengunjung

Creative Commons License
Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License