Korelasi Status Fisiologi Kambing Perah pada Kondisi Lingkungan di Peternakan Sekar Menda Sidomulyo Pangandaran
Abstract
Peningkatan suhu dan kelembapan di daerah tropis dapat memicu stres panas pada kambing perah, yang ditandai dengan perubahan respons fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara Temperature Humidity Index (THI) dengan status fisiologi kambing perah di Peternakan Sekar Menda, Sidomulyo, Pangandaran. Penelitian dilakukan selama 7 hari menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional. Terdapat 30 ekor kambing perah Peranakan Etawah (PE) yang diamati pada tiga waktu berbeda (04.00–06.00, 12.00–14.00, dan 18.00–20.00 WIB). Data suhu dan kelembapan digunakan untuk menghitung nilai THI, sedangkan parameter fisiologis meliputi frekuensi respirasi, denyut jantung, dan temperatur rektal. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata THI sebesar 79,77 (cekaman ringan-sedang), dengan nilai tertinggi 82,55 terjadi pada siang hari. Peningkatan THI diikuti kenaikan parameter fisiologis secara signifikan. Analisis korelasi Pearson menunjukkan THI memiliki hubungan positif yang signifikan (p < 0,001) terhadap frekuensi respirasi (r = 0,679), denyut jantung (r = 0,453), dan temperatur rektal (r = 0,730). Korelasi terkuat terdapat pada temperatur rektal, diikuti frekuensi respirasi dan denyut jantung.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)DOI: https://doi.org/10.24198/jsdh.v7i1.67149
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Ratna Komalasari, Bambang Kholiq Mutaqin, Muhammad Rifqi Ismiraj

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

.png)





