Pengaruh Penggunaan Kulit Lidah Buaya sebagai Disinfektan Alami terhadap Daya Hambat Bakteri di Ruang Penampungan Susu
Abstract
Kulit daun lidah buaya merupakan limbah yang berasal dari industry minuman kesehatan berupa jelly yang berbahan baku gel lidah buaya. Kandungan senyawa aktif berupa antibakteri pada kulit daun lidah buaya dapat dimanfaatkan sebagai disinfektan alami untuk menyucihamakan ruangan penampungan susu. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan konsentrasi infusa kulit lidah buaya, yaitu P1 = concentration 50%, P2% = 75%, dan P3 = 100%, setiap perlakuan masing-masing diulang sebanyak 6 kali. Metode pembuatan larutan disinfektan alami asal kulit daun lidah buaya melalui teknik infundasi. Ruangan penanpungan susu yang diuji meliputi dinding, lantai dan meja, sedangkan uji kekuatan hambat infusa kulit daun lidah buaya terhadap bakteri total asal ruang penampungan susu menggunakan metode difusi sumur agar. Data penelitian dianalisis menggunakan Anova dan Uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zona hambat tertinggi pada konsentrasi infusa kulit lidah buaya 100 % dan 75% masing-masing 6,15 mm dan 7,65 mm pada lantai, sedangkan konsentrasi 25% menghasilkan zona hambat paling rendah yakni 2,75 mm. Penurunan jumlah total bakteri di ruang penyimpanan susu tertinggi pada konsentrasi 100% baik pada dinding, lantai dan meja di ruang penampungan susu.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Andrews, J.M and R.A. Howe. 2011. Standardized disc susceptibility testing method (version 100). Journal Antimicrob Chemotheraphy. 66(1); 2726-2757.
Andersen, B.M., M. Rasch, J. Kvist, T. Tollefsen, R. Lukkassen, L. Sandvik, A. Welo. 2009. Floor cleaning: effect on bacteria and organic materials in hospital rooms. Journal of Hospital Infection, 71 (57-65).
Agarry, O. O., Olayeye,Michael, C. O. 2005. antimicrobial activities of aloe vera gel and leaf. Biotechnology, 4(12), 14-34.
Athiban, P.P., B.J. Borthakur, S. Ganesan, B. Swathika. 2012. Evaluation of antimicrobial efficacy of aloe vera and its effectiveness in decontaminating gutta percha cones. J. Conserv Dent. 15(3): 246-248.
CLSI. 2012. Performance Standards for Antimicrobial Disk Susceptibility Tests, Approved Standard, 7th ed., CLSI document M02-A11. Clinical and Laboratory Standards Institute, 950 West Valley Road, Suite 2500, Wayne, Pennsylvania 19087, USA.
Jawetz, E., Melnick, J. L., Adelberg, E. A., 2001, Mikrobiologi Kedokteran, Edisi XXII, diterjemahkan oleh Bagian Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, 205-209, Penerbit Salemba Medika, Jakarta
McAuley, C.M., McMillan, K., Moore, S.C., Fegan, N., Fox, E.M. 2014. Prevalenceand Characterization of food borne pathogensfrom Australian dairy farm environments. Journal of Dairy Science, 97(12), 7402-7412.
MacLachlan, N.J. dan E.J. Dubovi. 2016. Fenner’s Veterinary Virology. Disinfectan and Disinfection. 5th Eds. Elsevier Inc. ISBN 978-0-12-800946-8. Academic Press.
McDonnell, G. and A.D. Russell. 1999. Antiseptics and Disinfectants: Activity, Action, and Resistance. Clinical Microbiology Reviews. 12(1): 147-179.
Morales, G., S.P. Mancilla, A. Parades, L.A. Loyola, O. Gallardo, J. Borquez. 2003. Secondary metabolites from four medicinal plants from Northern Chile, Antimicrobial activity, and biotoxicity against Artemia salina. Journal Chile Chem. 48 (2): 1-5
NSW Food Authority. 2013. Environmental Swabbing. A guide to method selection and consistent technique. NSW Government. www.foodauthority.nsw.gov.au
Nejatzadeh-Barandozi, F. 2013. Antibacterial activities and antioxidant capacity of aloe vera. Organic and Medicinal Chemistry Letters, 3(1), 5.
Queiroz, O. C. M., Ogunade, I. M., Weinberg, Z., & Adesogan, A. T. 2018. Silage review : Foodborne pathogens in silage and their mitigation by silage additives. Journal of Dairy Science, 101(5), 4132–4142. https://doi.org/10.3168/jds.2017-13901.
Rutala, W.A. and Weber. 2013. Disinfection and sterilization: An overview. American Journal of Infection Control. 41, Issue 5, Supplement: S2-S5.
Saeed, M. A., Ahmad, I.,Yaqub, U., Akbar, S., Waheed, A., Saleem, M., & Din, N-u. ( 2003). Aloe vera: A plant of vital significance. Sci. Vision, 9(1-2), 1-13.
Sandle, T. 2019. Biocontamination control for Pharmaceuticals and Healthcare. Elsevier Inc. ISBN. 978-0-12-814911-9. Academic Press.
Sulistyani, N., E. Kurniatu, Yakup, R.A. Cempaka. 2016. Aktivitas Antibakteri Infusa Daun Lidah Buaya (Aloe barbadensis Miller).
Sacher, Ronald A., McPherson, dan Richard A. 2004 .Tinjauan Klinis Hasil Pemeriksaan Laboratorium, EGC, Jakarta.
Ung, A., Baidjoe, A. Y., Van Cauteren, D., Fawal, N., Fabre, L., Guerrisi, C. 2019. Disentangling a complex nationwide Salmonella dublin outbreak associated with raw- milk cheese consumption, France, 2015 to 2016. Euro Surveillance, 24(3), 1–10. https://doi.org/10.2807/1560-7917.es.2019.24.3.1700703.
Pelczar, M.J dan E. C. S. Chan. 2009. Dasar Dasar Mikrobiologi 2. Penerbit UI Press Edisi 2006
Wulandari, E. 2013. Faktor yang berhubungan dengan keberadaan Streptococcus di udara pada rumah susun Kelurahan Bandarharjo Kota Semarang. Unnes Journal of Public Health. UJPH 2 (4) 1-
DOI: https://doi.org/10.24198/jit.v20i2.31798
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
JURNAL ILMU TERNAK INDEXED BY:









.png)

