Correlation between dental and oral health knowledge and dental caries status through the HI BOGI application in elementary school children aged 11–12 years: Study cross-sectional

Rina Putri Noer Fadilah, Hartanto Endro, Muhammad Rifqi Hizami

Abstract


ABSTRACT

Introduction: Dental caries is a common disease in Indonesia, with a prevalence of 82.8%. School-aged children, especially elementary school students, generally have relatively low levels of knowledge about dental and oral health. This study aimed to analyze the correlation between dental and oral health knowledge and caries status in children aged 11-12 years in Cimahi City, through the use of the HI BOGI application. Methods: This study was a quantitative study with a cross-sectional design involving 300 public elementary school children aged 11-12 years from 9 selected schools in Cimahi City. The sample was selected using a cluster random sampling technique in three sub-districts, namely Central Cimahi, South Cimahi, and North Cimahi, followed by proportional sampling. Sample size determination was performed using a two-proportion hypothesis test formula based on sample size software, with a minimum of 250 respondents and a target of 290 respondents. Inclusion criteria included students aged 11-12 years who were actively registered and willing to participate, while exclusion criteria included absence during the study, as well as incomplete photo documentation. Data were collected using the HI BOGI application and a Google Form questionnaire, then analyzed using the Spearman correlation test. Results: The level of children's knowledge was in the high category with an average value of 13.55 ± 1.90, while the dental caries status was classified as low with an average DMF-T index value of 2.53 ± 1.80. The Spearman correlation test showed a value of r = -0.60 with p = 0.302, which indicates that there is no significant correlation between the level of knowledge and dental caries status. Conclusion: There is no correlation between oral health knowledge and dental caries status in children aged 11-12 years in Cimahi City based on the use of the HI BOGI application.

KEY WORDS:  elementary school children, HI BOGI, DMF-T index, dental caries, knowledge

Korelasi pengetahuan kesehatan gigi dan mulut terhadap status karies gigi melalui aplikasi HI BOGI pada anak SD usia 11-12 tahun: Studi cross-sectional

ABSTRAK

Pendahuluan: Karies gigi merupakan penyakit yang umum di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 82,8%. Anak usia sekolah, khususnya siswa sekolah dasar, umumnya masih memiliki tingkat pengetahuan yang rendah mengenai kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara pengetahuan kesehatan gigi dengan status karies pada anak usia 11-12 tahun di Kota Cimahi, menggunakan aplikasi HI BOGI. Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain cross-sectional yang melibatkan 300 anak Sekolah Dasar Negeri usia 11-12 tahun dari 9 sekolah terpilih di Kota Cimahi. Sampel dipilih menggunakan teknik cluster random sampling pada tiga kecamatan, yaitu Cimahi Tengah, Cimahi Selatan, dan Cimahi Utara, yang dilanjutkan dengan proportional sampling. Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus uji hipotesis dua proporsi berdasarkan perhitungan software sample size, dengan jumlah minimal 250 responden dan target 290 responden. Kriteria inklusi meliputi siswa usia 11-12 tahun yang terdaftar aktif dan bersedia menjadi responden, sedangkan kriteria eksklusi meliputi ketidakhadiran saat penelitian, dan ketidaklengkapan dokumentasi foto. Data dikumpulkan menggunakan aplikasi HI BOGI dan kuesioner Google Form, kemudian dianalisis dengan uji korelasi Spearman. Hasil: Tingkat pengetahuan anak berada pada kategori tinggi dengan nilai rerata 13,55  1,9, sedangkan status karies gigi tergolong rendah dengan nilai rerata indeks  DMF-T 2,53  1,8. Uji korelasi  Spearman menunjukkan nilai r=-0,60 dengan p = 0,302, yang mengindikasikan tidak terdapat korelasi yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan status karies gigi. Simpulan: Tidak terdapat korelasi antara pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan status karies gigi pada anak usia 11-12 tahun di Kota Cimahi melalui penggunaan aplikasi HI BOGI. 

KATA KUNCI: anak SD, HI BOGI, indeks DMF-T, karies gigi, pengetahuan


Keywords


Elementary school children, HI BOGI, DMF-T index, dental caries, knowledge, anak SD, HI BOGI, indeks DMF-T, karies gigi, pengetahuan

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Safela S, Purwaningsih E. Systematic literature review: faktor yang mempengaruhi karies gigi pada anak sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi. 2021;2(2):335–344.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Riskesdas Provinsi Jawa Barat 2018. Jakarta: Kemenkes RI; 2018.

Ritter AV, Boushell LW, Walter R. Sturdevant’s art and science of operative dentistry. 7th ed. St. Louis: Elsevier; 2018. p. 40–94.

Oh DH, Chen X, Daliri EBM, Kim N, Kim JR, Yoo D. Microbial etiology and prevention of dental caries: exploiting natural products to inhibit cariogenic biofilms. Pathogens. 2020;9(7):569. https://doi.org/10.3390/pathogens9070569.

Juan L, Madhuli T, Lisa J, Eric P, Tamanna T. Caries risk and social determinants of health: a big data report. J Am Dent Assoc

;154(2):113–121. https://doi.org/10.1016/j.adaj.2022.10.006.

Zavera AA, Ratuela EJ. Tingkat pengetahuan tentang kebersihan gigi dan mulut siswa sekolah dasar. J Public Health Community Med. 2022;3(1):1– 7. https://doi.org/10.35801/ijphcm.v3i1.42516

Friandi R. Hubungan pengetahuan dan pola makan dengan kejadian karies gigi pada anak usia sekolah dasar di SD IT Amanah Kecamatan Sungai Bungkal. 2021.

Crisanthe I, Nugroho C, Ambarwati T. Knowledge of dental and oral health with examination motivation tooth. The Incisor. 2023;7(1). https://doi.org/10.37160/theincisor.v6i1.85.

Darsini, Fahrurrozi, Cahyono A. Pengetahuan: artikel review. Jurnal Keperawatan. 2019;12.

Mardhiati R. Variabel pengetahuan dalam penelitian kesehatan masyarakat. Ikra-Ith Humaniora. 2022;7(1):163–171. https://doi.org/10.37817/ikraith- humaniora.v7i1.2286.

Winahyu K, Turmuzi A, Fauzan H. Risiko kejadian karies gigi ditinjau dari konsumsi makanan kariogenik pada anak usia sekolah di Kabupaten Tangerang. Faletehan Health J. 2019;6(1):25–29.

Mariati NW, Wowor VNS, Tasya M. Hubungan tingkat pengetahuan dengan kejadian karies gigi pada anak usia sekolah di Desa Wori. e-GiGi. 2023;12(2):199–206. https://doi.org/ 10.35790/eg.v12i2.51333.

Hardika D. Hubungan pengetahuan dan sikap anak kelas V terhadap terjadinya karies gigi di SD Negeri 131 Palembang. JKSP. 2018;1(2):111– 115.

Robbihi H. Hubungan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian karies gigi. Jurnal Kesehatan. 2021;10(2).

Simaremare J, Sri I, Wulandari M. Hubungan tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan perilaku perawatan gigi pada anak usia 10– 14 tahun. J Keperawatan Muhammadiyah. 2021.

Nuriyah E, Edi I, Ulfah S. Karies gigi ditinjau dari pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada siswa sekolah dasar. Indones J Health Med. 2022;2(2).

Hutami MY, Himawati M, Widyasari R. Indeks karies gigi murid usia 12 tahun antara pendapatan orang tua rendah dan tinggi di SD Kota Cimahi. Padjadjaran J Dent Res Stud. 2019;3(1).

Meyer F, Enax J. Early childhood caries: epidemiology, aetiology, and prevention. Int J Dent. 2018;2018:1415873. https://doi.org/0.1155/2018/1415873.

Failasufa H, Olivia TF, Arimbi. Hubungan pelaksanaan usaha kesehatan gigi sekolah terhadap status karies gigi: literature review. Indones J Dent. 2021;1(2):37. https://doi.org/10.26714/ijd.v1i2.7977.

Fadilah R, Hartman H, Kusaeri R. Dental caries in children aged 6–12 years using the “HI BOGI” application in Cimahi elementary school in 2021. J Health Dent Sci. 2023.

Astoteti ET, Widyarman SA. Teledentistry. Jakarta: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti; 2020.

Chairunissa R, Astoeti T, Panjaitan C. Pemanfaatan teledentistry untuk deteksi karies gigi di masyarakat COVID-19: a scoping review. 2022.

Hidayati S, Kunafah S, Mahirawatie I. Pengetahuan tentang karies gigi pada siswa kelas V SDN Pakal 1 Surabaya tahun 2020. E-Indones J Health Med. 2021;1.

Almujadi, Taadi. Hubungan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut terhadap jumlah karies anak kelas III–V di SD Muhammadiyah Sangonan II Godean Yogyakarta. J Kesehat Gigi. 2017;4(1).

Fadilah R, Pribadi PA, Aji WR, Kusaeri R. Effectiveness of the novel teledentistry “HI BOGI” an Android-based oral health application on increasing oral health knowledge in elementary school children. Padjadjaran J Dent. 2021;33(1):12. https://doi.org/10.24198/pjd.vol33no1.15894.

Ruminem R, Pakpahan RA, Sapariyah S. Gambaran konsumsi jajanan dan kebiasaan menyikat gigi pada siswa yang mengalami karies gigi di sdn 007 sungai pinang samarinda. 2019;2(2):60-69. http://dx.doi.org/10.30872/j.kes.pasmi.kal.v2i2.3501

Ramadhan A, Cholil C, Sukmana BI. Hubungan tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut terhadap angka karies gigi di SMPN 1 Marabahan. 2016;2(1):173-176. http://dx.doi.org/10.20527/dentino.v1i2.567.g481

Parmasari W, Willianti E. Hubungan tingkat pengetahuan tentang kesehatan gigi dengan kejadian karies pada siswa sekolah dasar Surabaya. Sinnun Maxillofac J. 2022;4(2).

Ulum B, Hadi EN. Pengalaman karies dan prevalensi karies gigi permanen menggunakan aplikasi HI BOGI pada usia 11-12 tahun: studi cross-sectional. Padjadjaran J Dent Res Students. 2024 Jun 30;8(2):161 https://doi.org/10.24198jdrs.v8i2.53417.g23034

Peres MA, Macpherson LMD, Weyant RJ, Daly B, Venturelli R, Mathur MR, et al. Oral diseases: a global public health challenge. Lancet. 2019;394:249–260.

Friadita K, Anshari D. Hubungan antara pengetahuan dan perilaku kesehatan gigi dengan tingkat karies pada anak usia 12 tahun: literature review. Media Publ Promosi Kesehat Indones. 2023;6(6):1009–1015. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i6.3206.




DOI: https://doi.org/10.24198/pjdrs.v10i1.65214

DOI (PDF): https://doi.org/10.24198/pjdrs.v10i1.65214.g27444

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License All publications by the Universitas Padjadjaran [e-ISSN: 2656-985X], are licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License This license requires that reusers give credit to the creator. It allows reusers to distribute, remix, adapt, and build upon the material in any medium or format, for noncommercial purposes only. 

Visitor Stat