Optimasi Kinerja Penggilingan Gabah Varietas Inpari 32 di Gapoktan Sukabungah, Banten
Abstract
Rice Milling Unit (RMU) merupakan mesin utama yang digunakan dalam proses penggilingan gabah. Kinerja RMU dipengaruhi oleh konfigurasi mesin, kualitas bahan baku dan teknik operasional yang diterapkan. Rata-rata efiesiensi kinerja RMU di Indonesia, masih cenderung rendah (<60%), hal ini juga mempengaruhi mutu beras yang dihasilkan. Peningkatan upaya kinerja RMU dapat dilakukan dengan pengaturan konfigurasi mesin RMU. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja RMU di Gapoktan Sukabungah, Lebak Banten, serta melakukan optimasi dari konfigurasi yang digunakan (double husker-separator-polisher-grader). Metode yang digunakan meliputi pengujian mesin, pengukuran kualitas mutu bahan dan mutu beras yang dihasilkan. Varietas yang digunakan dalam pengujian ini adalah Inpari 32. Berdasarkan identifikasi dan evaluasi yang dilakukan, optimasi RMU diterapkan pada masing-masing komponen mesin, seperti penyesuaian jarak rubber roll pada husker, pergantian saringan penyosoh dan pengurangan tekanan pegas tutup outlet pada polisher, serta penyetelan kemiringan dan getaran grader. Hasil optimasi menunjukkan peningkatan kapasitas pengumpanan dan kapasitas pengeluaran, serta peningkatan rendemen gabah kering giling menjadi beras dari 67,90% menjadi 69,03%. Mutu beras (butir kepala, benda asing, butir merah, butir kapur, butir gabah dan kadar air) yang dihasilkan sebagian besar sudah memenuhi standar SNI 6128:2020 dengan kriteria mutu Medium I.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Alwan, S.K., Arabhosseini, A., Kianmehr M.H., & Kermani, A. M., (2016). Effect of husking and whitening machines on rice Dailmann cultivar. Agriculture Engineering International: CIGR Journal, 18(4), 232-242.
Affandi, K. I., Ahmad, H., & Tasliman. (2014). Uji kinerja mesin pemecah kulit gabah dengan variasi jarak rol karet dan dua varietas gabah pada rice milling unit (RMU). Jurusan Teknik Pertanian. Fakultas Teknologi Pertanian. Universitas Jember, Jember.
Bhattacharya, K. R. (2011). Rice Quality: A Guide to Rice Properties and Analysis. India: Elsevier Science.
[BPS] Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik Indonesia 2025 vol 53. Jakarta:BPS.
[BSN] Badan Standardisasi Nasional. (2022). SNI 9123-2022 mesin penggiling gabah lebih dari sekali umpan - syarat mutu dan metode uji SNI. Jakarta: BSN.
[BSN] Badan Standardisasi Nasional. (1989). SNI 02-0424-1989 mesin pengupas gabah jenis rol karet. Jakarta: BSN.
[BSN] Badan Standardisasi Nasional. (2008). SNI 0835-2008 mesin penyosoh beras, unjuk kerja dan cara uji. Jakarta: BSN.
[BSN] Badan Standardisasi Nasional. (2023). SNI 224-2023 gabah. Jakarta: BSN.
[BSN] Badan Standardisasi Nasional. (2020). SNI 6128-2020 Beras. Jakarta: BSN.
[BSN] Badan Standardisasi Nasional. (2022). SNI 9123-2022 mesin penggiling gabah lebih dari sekali umpan. Jakarta: BSN.
Dhankhar, P. (2014). Rice milling. IOSR Journal of Engineering (IOSRJEN), 04(05): 34-42.
Hasbullah, R., & Dewi, A. R. (2009). Kajian pengaruh konfigurasi mesin penggilingan terhadap rendemen dan susut giling beberapa varietas padi. Keteknikan Pertanian, 23(2): 1-124.
Millati, T., Pranoto, Y., Bintoro, N., & Utami, T. (2017). Pengaruh suhu penyimpanan pada gabah basah yang baru dipanen terhadap perubahan mutu fisik beras giling. Agritech, 37(4): 477-485.
Mukaromah, S. A., Haryanto, A., Suharyatun, S., & Tamrin, T. (2022). Pengaruh kadar air gabah terhadap kinerja penggilingan gabah. Agricultural Biosystem Engineering, 1(1): 81-94.
Mulyawan, D. P., Iqbal, I., & Munir, A. (2018). Uji kinerja mesin pemecah kulit gabah (husker) tipe rol karet pada penggilingan gabah kecil. Agritechno, 11(1): 40–48.
Rohman, A. F. (2021). Pengaruh Variasi Putaran Mesin pada Penggiling Padi terhadap Waktu dan Kualitas Hasil Mutu Beras dan Tepung yang Dihasilkan. Diploma III [DIII]. Teknik Mesin. Politeknik Harapan Bersama, Tegal.
Rusmono, M. & Aminudin. (2022). Pola konfigurasi mesin dan rendemen penggilingan di usaha penggilingan gabah kecil (ppk): studi kasus di Provinsi Jawa Barat. Pangan, 31(3): 217-232.
Setiawati, D. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas gabah di Indonesia. Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 4(4): 783–793.
Suismono & Rahmat, R. (2019). Kajian teknologi penyosohan untuk memperbaiki mutu dan rendemen beras. Prosiding Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. Repository Pertanian. 327-336.
Ulfa, R., Hariyadi, P., & Muhandri, T. (2014). Rendemen giling dan mutu beras pada beberapa unit penggilingan gabah kecil keliling di kabupaten banyuwangi. Mutu Pangan : Indonesian Journal of Food Quality, 1(1): 26-32.
DOI: https://doi.org/10.24198/jt.vol20n1.6
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Indexed by:

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY-SA 4.0)

1.png)
.png)







