Pengaruh Komposisi Jerami Padi dan Kayu Sengon terhadap Kualitas Biopelet sebagai Sumber Energi Alternatif

Rozalia Rozalia, Muhammad Romli, Gustan Pari

Abstract


Biopelet adalah bahan bakar alternatif terbarukan yang dibuat dari biomassa pertanian. Jerami padi merupakan biomassa pertanian yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku biopelet, namun memiliki nilai kalor yang relatif rendah. Oleh karena itu, diperlukan kombinasi dengan biomassa lain yang memiliki nilai kalor yang lebih tinggi, seperti serbuk gergaji kayu sengon, untuk meningkatkan kualitas dan energi biopelet yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh formulasi bahan baku biomassa untuk menghasilkan biopelet yang baik dari campuran jerami padi dan serbuk gergaji kayu sengon. Metode yang digunakan pada penelitian adalah metode pengempaan pada suhu 200 oC dengan ukuran sampel 40 mesh. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan dua faktor yaitu komposisi (% bobot) campuran bahan baku jerami:serbuk gergaji kayu sengon, yaitu jerami padi saja (A), 25:75 (AB1), 50:50 (AB2), 75:25 (AB3), dan serbuk gergaji kayu sengon saja (B). Faktor kedua adalah variasi waktu pengempaan (10, 15, dan 20 menit). Kualitas biopelet akan diuji sesuai persyaratan SNI 8675:2018. Penelitian memperlihatkan bahwa biopelet terbaik dihasilkan oleh campuran jerami:serbuk gergaji kayu sengon 25:75 (AB1) dengan waktu pengempaan 20 menit. Biopelet yang dihasilkan memiliki karakteristik densitas 1.00 g/cm3, kadar air 0.09%, kadar abu 5.5%, nilai kalor 23.3 MJ/kg, dengan laju konsumsi pembakaran biopelet 0.52 g/detik.


Keywords


Biopelet; laju konsumsi pembakaran; nilai kalor

References


Aliyyansyah, M. F., & Maharani, C. W. (2025). Biobriket Berbasis Limbah Lignoselulosa Berstandar Mutu SNI. Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan, 7(1), 103–112.

BPS. (2024). Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Padi Menurut Provinsi, 2024.

Buhang, N. F. A., Ginantaka, A., Widodo, T. W., & Rachmat, R. (2024). Pemanfaatan Jerami Padi dan Serbuk Kayu Menjadi Biopelet sebagai Bahan Bakar Alternatif. 10, 250–261.

Ditjen Migas. (2025). Konversi Mitan ke LPG.

Haryanto, A. (2019). Energi Terbarukan dari Jerami Padi Review Potensi. In Jurnal Keteknikan Pertanian.

Hasfianti.E.F, Sriningsih.E, & Subhanuddin.D. (2019). Kualitas Briket Limbah Tebangan Kayu Galam Sebagai Sumber Energi Alternatif ( Briquettes Quality Made Of Left Over Galam Felling Waste For Alternative Energy Sources ). Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 37(3), 223–232.

Hettiarachchi, L., Jayathilake, N., Fernando, S., & Gunawardena, S. (2019). Effects of compost particle size, moisture content and binding agents on co-compost pellet properties. International Journal of Agricultural and Biological Engineering, 12(4), 184–191. https://doi.org/10.25165/j.ijabe.20191204.4354

Istaniah, Ma’ruf, A., Rachmat, R., & Wikan Widodo, T. (2024). Karakteristik Biopelet dari Serbuk Kayu dan Sekam Padi. Jurnal Agroindustri Halal, 10(2), 262–272. https://doi.org/10.30997/jah.v10i2.12041

Kristiani, I. R., Fauzie, M. M., & Narto, N. (2017). Pemanfaatan Sampah Kertas Hvs, Serbuk Kayu Sengon (Paraserianthes Falcataria) Dan Kulit Singkong (Manihot Utilissima) Sebagai Bahan Pembuatan Kertas Karton. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 7(3), 111. https://doi.org/10.29238/sanitasi.v7i3.58

Liu, X., Liu, Z., Fei, B., Cai, Z., Jiang, Z., & Liu, X. (2013). Comparative properties of bamboo and rice straw pellets. BioResources, 8(1), 638–647. https://doi.org/10.15376/biores.8.1.638-647

Lubis, A. S., Romli, M., Yani, M., Pari, G., Teknologi, J., Penelitian, B., & Kehutanan, P. (2016). Mutu Biopelet Dari Bagas, Kulit Kacang Tanah Dan Pod Kakao. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 26(1), 77–86.

Mustamu, S., Hermawan, & Pari, G. (2019). KAYU PUTIH DAN GONDORUKEM ( Characteristic of Biopellet Made of Solid Waste of Cajuput and Pine Resin ). Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 36(3), 191–204.

Noor, M. F., Mahdie, M. F., & Yuniarti, Y. (2023). KARAKTERISTIK BIOPELET CAMPURAN SERBUK KAYU SENGON (Paraserianthes falcataria) DAN SERBUK PELEPAH KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis). Jurnal Sylva Scienteae, 6(6), 951. https://doi.org/10.20527/jss.v6i6.11024

Pradana T A., Y. B. & M. (2023). Analisis Karakteristik Biopelet Berbahan Dasar Limbah PertanianDan Perkebunan Dengan Campuran Zat Perekat Alami. Jurnal Teknik Mesin, 11(3), 494–499.

Putra, A. F. R., Wardenaar, E., & Husni, H. (2018). Analisa Komponen Kimia Kayu Sengon (Albizia falcataria (L.) Fosberg) Berdasarkan Posisi Ketinggian Batang. Jurnal Hutan Lestari, 6, 83–89.

Rabier, F., Temmerman, M., Böhm, T., Hartmann, H., Daugbjerg Jensen, P., Rathbauer, J., … Fernández, M. (2006). Particle density determination of pellets and briquettes. Biomass and Bioenergy, 30(11), 954–963. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.biombioe.2006.06.006

Raudhatul Jannah, Sribudiani, E., & Somadona, S. (2022). Biopelet Dari Limbah Biomassa Serbuk Serutan Rotan Dan Serbuk Gergaji Campuran Menggunakan Perekat Sagu Sebagai Sumber Energi Alternatif. Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan, 17(2), 1478–161. https://doi.org/10.31849/forestra.v17i2.9628

Saleem, M. (2022). Possibility of utilizing agriculture biomass as a renewable and sustainable future energy source. Heliyon, 8(2), e08905. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e08905

Sawasdee, A., & Nethip, M. (2026). Biofuel Pellet Production and Characterization from Rice Production Waste. Nature Environment and Pollution Technology, 25(1), D1798. https://doi.org/10.46488/nept.2026.v25i01.d1798

Setyawan, E. Y., & Paepenan, S. P. (2024). Utilization of Sengon Wood Sawdust as Bio-Pellet Feedstock: Characteristics, Potential, and Feasibility for Renewable Energy. Jurnal Polimesin, 22(4), 389. https://doi.org/10.30811/jpl.v22i4.4916

Simanjuntak, F. A., Wisnu, F. K., Telaumbanua, M., & Haryanto, A. (2022). Pengaruh Durasi Penekanan dan Ukuran Partikel terhadap Kualitas Pelet Serbuk Gergaji. Jurnal Agricultural Biosystem Engineering, 1(3), 349. https://doi.org/10.23960/jabe.v1i3.6331

Sucahyo, L., Dyah, & Zavira, S. (2024). Formulasi Biopelet dengan Campuran Limbah Tongkol Jagung dan Kayu Sengon sebagai Bahan Bakar Padat Terbarukan. Jurnal Agroekoteknologi Dan Agribisnis, 8(1), 33–49. https://doi.org/10.51852/jaa.v8i1.770

Sukaryani, S. (2018). Kajian kandunganlignin dan selulosa jerami padi fermentasi. Jurnal Agrisaintifika, 2(2), 160–164.

Syafitri, N., Zakhrakh, A. S., Annissa, S. N., & Alamsyah, E. M. (2022). Characteristics of Particle Board Made from Sengon Wood Sawdust and Coffee Bean Bark using Cassava Flour Waste-based Dextrin Adhesive. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 40(1), 19–30. https://doi.org/10.20886/jphh.2022.40.1.19

Ulfa, D., Lusyiani, L., & A.R. Thamrin, G. (2021). Kualitas Biopellet Limbah Sekam Padi (Oryza Sativa) Sebagai Salah Satu Solusi Dalam Menghadapi Krisis Energi. Jurnal Hutan Tropis, 9(2), 412. https://doi.org/10.20527/jht.v9i2.11293

Yu, Y., Lau, A., & Sokhansanj, S. (2021). Improvement of the pellet quality and fuel characteristics of agricultural residues through mild hydrothermal treatment. Industrial Crops and Products, 169(January), 113654. https://doi.org/10.1016/j.indcrop.2021.113654




DOI: https://doi.org/10.24198/jt.vol20n1.18

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY-SA 4.0)