- Fokus dan Ruang Lingkup
- Kebijakan Bagian
- Kebijakan Akses Terbuka
- Pengarsipan
- Jadwal Penerbitan
- Proses Peer Review
- Informasi Proofread
- Plagiarisme Checker
- Konflik Kepentingan
- Dugaan Pelanggaran Etika Penelitian
- Diskusi Pascapenerbitan
- Koreksi dan Penarikan Kembali
- Keterangan Kepemilikan dan Kepengelolaan
Fokus dan Ruang Lingkup
JANE (Jurnal Administrasi Negara) telah meninjau dan menilai praktik administrasi publik di tingkat lokal, regional, nasional dan internasional yang diarahkan untuk mengelola proses pembangunan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Hal ini memberikan perhatian khusus pada penyelidikan pengelolaan seluruh tahapan perumusan, implementasi dan evaluasi kebijakan publik yang mempunyai kepentingan dan kepentingan di luar pemerintahan dan negara bagian tertentu. JANE (Jurnal Administrasi Negara) memiliki ketertarikan khusus pada hubungan antara praktik administrasi publik dan penelitian manajemen dan menyediakan forum profesional dan akademis untuk melaporkan pengalaman dan eksperimen baru. Fokus jurnal kami termasuk namun tidak terbatas pada :
- Administrasi Publik
- Manajemen Publik
- Birokrasi Dan Tata Kelola Publik
- Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik
- Administrasi Pembangunan Lokal Dan Regional
- Desentralisasi Dan Otonomi Daerah
- Inovasi Pelayanan Publik
- Tata Kelola Dan Manajemen Jaringan
- Teknologi Informasi Komunikasi Dan Pemerintahan
Kebijakan Bagian
Artikel
Kebijakan Akses Terbuka
Jurnal ini menyediakan akses terbuka yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Pengarsipan
OJS sistem LOCKSS berfungsi sebagai sistem pengarsipan terdistribusi antar-perpustakaan yang menggunakan sistem ini dengan tujuan membuat arsip permanen (untuk preservasi dan restorasi). Lanjut...
Jadwal Penerbitan
Frekuensi penerbitan: 2 kali setahun (biannual).
Periode terbit: Februari dan Agustus.
Jadwal penerimaan naskah: sepanjang tahun (continuous submission).
Jadwal publikasi artikel sesuai kebijakan jurnal.
Proses Peer Review
Reviewer JANE (Jurnal Administrasi Negera) terdiri atas para ahli yang kompeten di bidang administrasi publik, manajemen dan kebijakan publik, serta ilmu sosial lainnya. Setiap reviewer bekerja secara independen dan profesional dengan menjunjung tinggi kode etik publikasi ilmiah. Proses penelaahan sejawat (peer review) JANE (Jurnal Administrasi Negera) adalah sebagai berikut:
Reviewer meninjau, memeriksa, dan mengevaluasi naskah yang masuk berdasarkan kesesuaian dengan bidang keahlian masing-masing. Reviewer berhak menolak penugasan apabila naskah tidak sesuai dengan keahlian dan kompetensinya. Selanjutnya, Editor Bagian (Section Editor) dapat mengalihkan naskah kepada reviewer lain yang lebih sesuai.
Naskah ditelaah menggunakan metode double-blind review, yaitu proses penelaahan tanpa mengungkapkan identitas penulis maupun reviewer.
Reviewer menelaah substansi dan kualitas artikel dalam waktu dua minggu sejak naskah diterima. Apabila penelaahan belum selesai dalam jangka waktu tersebut, reviewer wajib mengonfirmasi kepada Pemimpin Redaksi (Editor in Chief).
Selama proses penelaahan, reviewer mengevaluasi naskah melalui formulir penilaian yang tersedia dalam aplikasi jurnal elektronik. Apabila mengalami kesulitan, reviewer dapat melakukan penilaian secara manual menggunakan formulir daftar periksa (checklist review) dalam format Microsoft Word yang dikirimkan oleh Editor Bagian.
Naskah yang telah ditelaah dikembalikan kepada Editor Bagian.
Reviewer memberikan rekomendasi keputusan atas hasil penelaahan naskah, yang meliputi:
Accept Submission: Naskah diterima.
Revisions Required: Naskah memerlukan revisi oleh penulis dan dikembalikan kepada reviewer untuk ditelaah kembali.
Decline Submission: Naskah ditolak.
See Comments: Reviewer memberikan komentar atau catatan yang perlu diperhatikan terkait naskah.
Rekomendasi reviewer akan dipertimbangkan oleh Dewan Editor untuk menentukan proses selanjutnya terhadap naskah.
Tahap Revisi (Revision Stage)
Setelah naskah memperoleh keputusan revisi minor atau mayor, naskah dikembalikan kepada penulis disertai formulir ringkasan hasil penelaahan. Untuk naskah yang memerlukan revisi mayor, penulis diberikan waktu dua minggu untuk melakukan revisi. Sementara itu, untuk naskah yang memerlukan revisi minor, penulis diberikan waktu satu minggu. Saat mengirimkan kembali naskah hasil revisi, penulis wajib mengisi dan melampirkan formulir ringkasan hasil penelaahan.
Keputusan Akhir (Final Decision)
Pada tahap ini, naskah dievaluasi kembali oleh Dewan Editor untuk memastikan bahwa penulis telah menindaklanjuti masukan dan catatan reviewer. Pada tahap keputusan akhir, naskah masih dapat ditolak apabila penulis tidak melakukan revisi yang diperlukan secara memadai.
Penyuntingan Bahasa (Proofreading)
Setelah dinyatakan layak oleh Dewan Editor, naskah akan melalui proses penyuntingan akhir (proofreading) untuk menjaga kualitas bahasa dan keterbacaan artikel.
Konfirmasi Publikasi (Publication Confirmation)
Pada tahap ini, tata letak akhir naskah dikirimkan kembali kepada penulis untuk memastikan bahwa isi naskah telah sesuai dengan tulisan penulis. Penulis dapat memperbaiki kesalahan tipografi yang ditemukan pada naskah akhir. Setelah penulis memberikan konfirmasi, Editor akan memproses naskah untuk dipublikasikan secara daring melalui situs web jurnal.
Informasi Proofread
Sebagai penerbit jurnal, kami ingin memberikan informasi mengenai pentingnya proofread. Proofreading adalah proses pengecekan dan koreksi terhadap naskah sebelum diterbitkan, dengan tujuan untuk memastikan bahwa naskah tersebut bebas dari kesalahan bahasa dan kesalahan penulisan lainnya. Kami sangat menyarankan anda untuk melakukan proofread setelah naskah anda mendapatkan revisi dari reviewer kami. Hal ini akan membantu memastikan bahwa naskah Anda memiliki kualitas yang baik dan meningkatkan peluang diterima oleh jurnal kami.
Ada beberapa pilihan untuk melakukan proofread naskah artikel. Anda dapat meminta bantuan dari teman atau kolega yang ahli dalam bidang bahasa atau menemukan jasa proofread professional. Namun, jika Anda kesulitan menemukan sumber proofread yang dapat diandalkan, kami memiliki rekomendasi jasa proofread professional. Mereka dapat membantu memperbaiki tata bahasa, ejaan, serta memastikan naskah Anda mencapai kualitas terbaik.
Plagiarisme Checker
Setiap naskah yang masuk ke JANE (Jurnal Administrasi Negara) akan diproses screening plagiarism minimal 2 kali dengan menggunakan www.turnitin.com
Konflik Kepentingan
JANE (Jurnal Administrasi Negara) berkomitmen untuk menjamin transparansi, objektivitas, dan integritas dalam seluruh proses penerbitan. Semua penulis, reviewer, dan editor diwajibkan untuk mengungkapkan setiap potensi konflik kepentingan yang dapat memengaruhi, atau secara wajar dipersepsikan dapat memengaruhi, penelitian, proses penelaahan sejawat (peer review), keputusan editorial, maupun publikasi suatu naskah.
Konflik kepentingan dapat timbul dari hubungan finansial, profesional, institusional, personal, atau hubungan lainnya yang berpotensi memengaruhi independensi dan objektivitas seseorang. Konflik tersebut dapat mencakup, tetapi tidak terbatas pada, hubungan pekerjaan, konsultasi profesional, pendanaan penelitian, hibah, kepentingan finansial, hubungan pribadi, persaingan profesional, afiliasi institusional, atau keterlibatan dalam organisasi yang dapat memperoleh manfaat dari publikasi hasil penelitian.
Tanggung Jawab Penulis
Penulis wajib mengungkapkan seluruh kepentingan finansial dan nonfinansial yang relevan serta berpotensi memengaruhi penelitian atau interpretasi hasil penelitian. Seluruh sumber pendanaan, sponsor, dan dukungan institusional harus dinyatakan secara jelas dalam naskah. Apabila tidak terdapat konflik kepentingan, penulis harus mencantumkan pernyataan yang menegaskan bahwa tidak ada konflik kepentingan yang perlu diungkapkan.
Tanggung Jawab Reviewer
Reviewer wajib mengungkapkan setiap konflik kepentingan aktual, potensial, atau yang dapat dipersepsikan memengaruhi kemampuannya dalam memberikan penilaian yang objektif dan tidak memihak terhadap suatu naskah. Reviewer harus menolak undangan untuk menelaah naskah apabila memiliki hubungan personal, profesional, finansial, atau institusional dengan penulis maupun penelitian yang dapat mengganggu objektivitas penilaiannya.
Tanggung Jawab Editor
Editor wajib mengungkapkan setiap konflik kepentingan yang berkaitan dengan naskah yang diserahkan dan tidak boleh terlibat dalam pengambilan keputusan editorial apabila objektivitasnya berpotensi terganggu. Dalam keadaan tersebut, naskah akan dialihkan kepada editor lain yang kompeten untuk mengelola proses penelaahan sejawat secara independen dan objektif.
Penanganan Konflik Kepentingan
Tim editorial akan mengevaluasi konflik kepentingan yang diungkapkan dan menentukan langkah-langkah yang tepat untuk menjaga integritas serta keadilan dalam proses penerbitan. Langkah tersebut dapat mencakup penggantian reviewer atau editor, permintaan pengungkapan informasi tambahan, atau tindakan lain yang dianggap perlu untuk mempertahankan transparansi dan independensi editorial.
Kegagalan dalam mengungkapkan konflik kepentingan yang relevan dapat mengakibatkan tindakan editorial yang sesuai, termasuk penolakan naskah, penerbitan koreksi, penarikan artikel yang telah diterbitkan (retraction), atau tindakan lain sesuai dengan kebijakan etika publikasi jurnal.
JANE (Jurnal Administrasi Negara) berkomitmen untuk menangani konflik kepentingan secara bertanggung jawab guna memastikan bahwa seluruh naskah dinilai berdasarkan kualitas akademik, ketepatan metodologi, dan kontribusinya terhadap pengembangan ilmu administrasi negara.
Dugaan Pelanggaran Etika Penelitian
JANE (Jurnal Administrasi Negara) berkomitmen untuk mempertahankan standar tertinggi dalam integritas penelitian, etika publikasi, dan tanggung jawab akademik. Jurnal ini menanggapi setiap dugaan pelanggaran etika penelitian secara serius serta berkomitmen untuk menangani setiap dugaan tersebut secara adil, rahasia, objektif, dan transparan.
Pelanggaran etika penelitian mencakup, tetapi tidak terbatas pada, fabrikasi atau pemalsuan data penelitian, plagiarisme, manipulasi temuan penelitian yang tidak semestinya, publikasi duplikat atau redundan, praktik penelitian yang tidak etis, serta pelanggaran lain terhadap standar perilaku ilmiah yang berlaku. Dugaan pelanggaran dapat melibatkan penulis, reviewer, editor, atau pihak lain yang terlibat dalam proses penelitian dan publikasi. Setiap individu yang mencurigai adanya pelanggaran etika penelitian dalam naskah yang diajukan atau artikel yang telah diterbitkan oleh jurnal dapat menyampaikan laporan kepada Pemimpin Redaksi (Editor-in-Chief) atau kantor redaksi dengan memberikan penjelasan yang jelas dan, jika tersedia, bukti pendukung yang relevan. Semua dugaan akan dinilai secara cermat, dan jurnal akan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menentukan apakah penyelidikan lebih lanjut diperlukan.
Setelah menerima laporan dugaan pelanggaran, tim editorial akan melakukan penilaian awal untuk menentukan kredibilitas dan relevansi laporan tersebut. Jika diperlukan, jurnal dapat meminta klarifikasi atau informasi tambahan dari pihak-pihak terkait serta berkonsultasi dengan pakar independen atau institusi tempat penulis berafiliasi. Pihak-pihak yang terlibat akan diberikan kesempatan yang memadai untuk menanggapi dugaan tersebut sebelum keputusan diambil.
Seluruh proses penyelidikan akan dilaksanakan berdasarkan prinsip keadilan, kerahasiaan, ketidakberpihakan, dan prosedur yang semestinya. Jurnal akan menjaga kerahasiaan pelapor dan pihak-pihak terkait sejauh memungkinkan, dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan untuk melaksanakan penyelidikan yang adil serta mematuhi kebijakan yang berlaku.
Apabila pelanggaran etika penelitian terbukti, jurnal akan mengambil tindakan korektif yang sesuai dengan sifat dan tingkat keseriusan pelanggaran tersebut. Tindakan tersebut dapat berupa penolakan naskah yang diajukan, koreksi atau pencabutan artikel yang telah diterbitkan, pemberitahuan kepada institusi atau lembaga penelitian terkait, pembatasan pengajuan naskah pada masa mendatang apabila dapat dibenarkan, atau tindakan lain yang sesuai dengan standar etika publikasi.
JANE (Jurnal Administrasi Negara) berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap dugaan pelanggaran etika penelitian ditangani secara bertanggung jawab dan bahwa keputusan editorial didasarkan pada bukti yang dapat dipercaya, prinsip-prinsip etika yang telah ditetapkan, serta perlindungan terhadap integritas rekam ilmiah.
Diskusi Pascapenerbitan
JANE (Jurnal Administrasi Negara) mendukung diskusi ilmiah dan pertukaran gagasan setelah artikel diterbitkan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas publikasi, mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, dan mempertahankan integritas rekam ilmiah. Pembaca, peneliti, dan anggota komunitas akademik dapat menyampaikan komentar, kritik, klarifikasi, atau tanggapan ilmiah terhadap artikel yang telah diterbitkan dalam jurnal. Tanggapan harus relevan dengan isi artikel, didasarkan pada argumen ilmiah yang rasional, serta disampaikan dengan bahasa yang sopan, objektif, dan profesional. Tanggapan yang bersifat menyerang secara pribadi, tidak relevan, atau tidak didukung oleh alasan ilmiah yang memadai tidak akan dipertimbangkan untuk dipublikasikan.
Setiap tanggapan yang diterima akan dievaluasi oleh tim editorial untuk menilai relevansi, validitas ilmiah, orisinalitas, dan kesesuaiannya dengan ruang lingkup serta etika publikasi jurnal. Apabila diperlukan, editor dapat meminta pendapat reviewer atau pakar independen untuk membantu proses penilaian.
Penulis artikel yang menjadi objek diskusi akan diberikan kesempatan yang wajar untuk menanggapi komentar atau kritik yang diajukan. Editor akan menentukan kelayakan publikasi tanggapan dan jawaban penulis berdasarkan kualitas ilmiah, relevansi, serta kepatuhan terhadap standar etika publikasi. Publikasi tanggapan tidak secara otomatis menjamin bahwa seluruh pandangan yang disampaikan akan diterima atau disetujui oleh jurnal.
Apabila diskusi pascapenerbitan mengungkap indikasi kesalahan substantif, ketidakakuratan data, atau dugaan pelanggaran etika penelitian, jurnal dapat melakukan penelaahan lebih lanjut sesuai dengan kebijakan etika publikasi yang berlaku. Jika diperlukan, jurnal dapat menerbitkan koreksi, klarifikasi editorial, pernyataan keprihatinan, atau pencabutan artikel sesuai dengan hasil pemeriksaan dan tingkat keseriusan permasalahan.
Seluruh proses diskusi pascapenerbitan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, keadilan, kerahasiaan yang diperlukan, dan tanggung jawab akademik. JANE (Jurnal Administrasi Negara) berhak menolak atau tidak memublikasikan tanggapan yang tidak memenuhi standar ilmiah dan etika publikasi.
Melalui kebijakan ini, JANE (Jurnal Administrasi Negara) berkomitmen untuk memfasilitasi diskusi akademik yang konstruktif dan menjaga integritas serta kredibilitas publikasi ilmiah. Untuk menyampaikan komentar, kritik, klarifikasi, atau tanggapan terhadap artikel yang telah diterbitkan, pembaca dapat menghubungi tim editorial melalui email: pengelolajurnal2021@gmail.com
Koreksi dan Penarikan Kembali
Penulis tidak dianjurkan untuk menarik naskah yang telah diajukan setelah memasuki proses penerbitan (penelaahan, penyuntingan naskah, penataan tata letak, dan sebagainya). Selama proses tersebut berlangsung, JANE (Jurnal Administrasi Negera) telah mengeluarkan sumber daya yang berharga, selain waktu yang telah dicurahkan. Apabila dalam keadaan apa pun penulis tetap mengajukan permohonan penarikan naskah, penulis wajib mengganti seluruh upaya dan sumber daya yang telah dikeluarkan dalam proses penanganan naskah sebesar Rp1.500.000, yang dibayarkan setelah penulis mengajukan permohonan resmi melalui email kepada editor JANE (Jurnal Administrasi Negera) dengan menggunakan alamat email yang sama seperti yang digunakan dalam korespondensi sebelumnya.
Editor JANE (Jurnal Administrasi Negera) akan mempertimbangkan penarikan artikel yang telah diterbitkan apabila:
Terdapat bukti yang jelas bahwa hasil penelitian tidak dapat dipercaya, baik akibat kesalahan besar (misalnya, kesalahan perhitungan atau kesalahan eksperimen), fabrikasi (misalnya, pembuatan data), maupun falsifikasi (misalnya, manipulasi gambar);
Artikel tersebut mengandung plagiarisme;
Hasil penelitian telah diterbitkan sebelumnya di tempat lain tanpa atribusi yang tepat terhadap sumber terdahulu, tanpa pengungkapan kepada editor, tanpa izin untuk menerbitkan ulang, atau tanpa alasan yang dapat dibenarkan (yaitu, kasus publikasi redundan);
Artikel memuat materi atau data yang digunakan tanpa izin;
Terjadi pelanggaran hak cipta atau terdapat masalah hukum serius lainnya (misalnya, pencemaran nama baik atau pelanggaran privasi);
Artikel melaporkan penelitian yang tidak etis;
Artikel diterbitkan semata-mata berdasarkan proses penelaahan sejawat yang telah dikompromikan atau dimanipulasi;
Penulis tidak mengungkapkan konflik kepentingan utama yang, menurut penilaian editor, dapat memengaruhi interpretasi hasil penelitian atau rekomendasi editor dan mitra bestari secara tidak semestinya.
Pemberitahuan penarikan artikel harus:
Ditautkan ke artikel yang ditarik sejauh memungkinkan, termasuk pada seluruh versi daringnya;
Mengidentifikasi secara jelas artikel yang ditarik, misalnya dengan mencantumkan judul dan nama penulis dalam judul pemberitahuan penarikan atau dengan mengutip artikel yang ditarik tersebut;
Dinyatakan secara jelas sebagai pemberitahuan penarikan artikel sehingga dapat dibedakan dari jenis koreksi atau komentar lainnya;
Diterbitkan sesegera mungkin untuk meminimalkan dampak yang merugikan;
Dapat diakses secara bebas oleh seluruh pembaca, tanpa hambatan akses atau pembatasan hanya bagi pelanggan berlangganan;
Menyebutkan pihak yang menarik artikel tersebut;
Menjelaskan alasan penarikan artikel;
Disusun secara objektif dan faktual serta menghindari bahasa yang bersifat provokatif.
Penarikan artikel umumnya tidak tepat dilakukan apabila:
Terdapat perselisihan mengenai kepengarangan, tetapi tidak ada alasan untuk meragukan validitas hasil penelitian;
Temuan utama penelitian masih dapat dipercaya dan koreksi dapat mengatasi kesalahan atau permasalahan secara memadai;
Editor belum memiliki bukti yang meyakinkan untuk mendukung penarikan artikel atau masih menunggu informasi tambahan, misalnya dari hasil investigasi institusi;
Konflik kepentingan penulis baru dilaporkan kepada jurnal setelah artikel diterbitkan, tetapi menurut penilaian editor, konflik tersebut kemungkinan tidak memengaruhi interpretasi, rekomendasi, atau kesimpulan artikel.
Editor JANE (Jurnal Administrasi Negera) akan mempertimbangkan penerbitan pernyataan keprihatinan (expression of concern) apabila:
Editor menerima bukti yang belum meyakinkan mengenai dugaan pelanggaran etika penelitian atau publikasi oleh penulis;
Terdapat bukti bahwa hasil penelitian tidak dapat dipercaya, tetapi institusi penulis tidak bersedia melakukan investigasi terhadap kasus tersebut;
Editor meyakini bahwa investigasi terhadap dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan publikasi belum dilakukan atau tidak akan dilakukan secara adil, tidak memihak, atau tuntas;
Investigasi sedang berlangsung, tetapi keputusan diperkirakan belum akan tersedia dalam waktu yang cukup lama.
Editor JANE (Jurnal Administrasi Negera) akan mempertimbangkan penerbitan koreksi apabila:
Sebagian kecil dari artikel yang secara keseluruhan masih dapat dipercaya terbukti menyesatkan, terutama akibat kesalahan yang tidak disengaja;
Daftar penulis atau kontributor tidak tepat, misalnya karena penulis yang berhak tidak dicantumkan atau seseorang yang tidak memenuhi kriteria kepengarangan justru dicantumkan sebagai penulis;
Mekanisme ini mengikuti pedoman Committee on Publication Ethics (COPE), yaitu Komite Etika Publikasi.
Keterangan Kepemilikan dan Kepengelolaan
JANE (Jurnal Administrasi Negara) diterbitkan oleh Departemen Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan berada di bawah kepemilikan serta naungan Universitas Padjadjaran. Pengelolaan jurnal dilaksanakan oleh Departemen Administrasi Publik FISIP Universitas Padjadjaran yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan penerbitan, pengembangan kualitas artikel ilmiah, serta keberlanjutan publikasi jurnal sesuai dengan standar akademik dan etika publikasi ilmiah.
Dalam pelaksanaan pengelolaannya, JANE (Jurnal Administrasi Negara) memiliki struktur organisasi yang terdiri atas Pemimpin Redaksi (Editor-in-Chief), Dewan Editor (Editorial Board), serta tim pengelola jurnal yang menjalankan tugas editorial dan administrasi penerbitan. Informasi mengenai struktur pengelola, alamat institusi, serta kontak resmi jurnal disediakan melalui laman resmi JANE (Jurnal Administrasi Negara) sebagai bentuk transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan komunikasi bagi penulis, reviewer, pembaca, serta pihak-pihak terkait.




