Desain dan Simulasi Switching Magnet untuk Akselerator Siklotron DECY-13
Abstract
Switching magnet merupakan komponen dalam sistem beamline pada akselerator yang berfungsi untuk mengalihkan lintasan berkas partikel menuju target yang berbeda dengan sudut defleksi tertentu. Prinsip kerjanya bergantung pada interaksi antara medan magnet statis dan momentum partikel bermuatan, sehingga memungkinkan pengendalian arah berkas secara presisi. Penelitian ini bertujuan merancang switching magnet untuk beamline siklotron DECY-13 milik PRTA-BRIN, dengan spesifikasi proton berenergi 13 MeV dan target defleksi 15°. Desain awal mengadaptasi geometri magnet dari siklotron CS-30 yang memiliki energi 26 MeV, sehingga diperlukan penyesuaian arus pada konfigurasi kumparan agar kompatibel dengan sistem DECY-13. Simulasi distribusi medan magnet dilakukan menggunakan CST EM Studio berbasis metode elemen hingga (Finite Element Method) untuk menentukan karakteristik medan magnet yang dibutuhkan. Berdasarkan perhitungan teoritis, medan efektif sebesar 0,265 T diperlukan untuk mencapai defleksi 15°, sementara hasil simulasi menunjukkan medan efektif senilai 0,267 T pada arus 25 A. Selanjutnya dilakukan simulasi lintasan partikel menggunakan CST Particle Studio dengan metode Leapfrog, menghasilkan sudut defleksi sebesar 15,86° dan 15,98° untuk lintasan sepanjang 0,68 m dan 0,86 m. Sebagai pembanding, metode Runge–Kutta orde 4 (RK4) menghasilkan defleksi 14,99° dan 15,00° pada kondisi medan yang sama. Hasil ini menunjukkan bahwa desain yang dibuat mampu mengarahkan partikel sesuai target secara efektif.
Kata kunci : Switching magnet, Defleksi berkas proton, Metode Elemen Hingga (FEM), Integrasi Leapfrog, Metode Runge–Kutta orde 4
Full Text:
pdf (Bahasa Indonesia)References
Wilson, E. (2001). An Introduction to Particle Accelerators. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780198508298.001.0001
Zaremba, Simon & Kleeven, Wiel. (2018). Cyclotrons: Magnetic Design and Beam Dynamics. https://doi.org/10.23730/CYRSP-2017-001.177
Djaloeis, A., & Sudjatmoko. (1998). Activities on the Development and Application of Particle Accelerators in Indonesia. Proceedings of the 1998 Asian Particle Accelerator Conference (APAC98). Retrieved from https://accelconf.web.cern.ch/a98/APAC98/4a003.pdf
Kambali, I., Suryanto, H., & Parwanto. (2016). Identification and Angular Distribution of Residual Radionuclides Detected on the Wall of BATAN’s Cyclotron Cave. Atom Indonesia, 42(1), 1–8. https://doi.org/10.17146/aij.2016.471
Silakhuddin, Silakhuddin & Santosa, S. (2012). Conceptual Design Study of 13 MeV Proton Cyclotron. Atom Indonesia, 38, 7. https://doi.org/10.17146/aij.2012.135
Setiadi, B. (2018). Pemodelan Sintetik Data Time-Domain Electromagnetic (TDEM) 3D untuk Model Berlapis Homogen Isotropis. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/322852479
Serway, R. A., & Jewett, J. W. (2018). Physics for Scientists and Engineers with Modern Physics (10th ed.). Cengage Learning.
Dassault Systèmes. (2023). CST Studio Suite – Low Frequency Simulation [Software Manual]. Dassault Systèmes SIMULIA Corp.
Dassault Systèmes. (2023). CST Studio Suite – Charged Particle Simulation [Software Manual]. Dassault Systèmes SIMULIA Corp.
Umeda, T., & Ozaki, R. (2023). Advanced Numerical Techniques for Time Integration of Relativistic Equations of Motion for Charged Particles. Earth, Planets and Space, 75, Article 157. https://doi.org/10.1186/s40623-023-01902-8
Joy, K. (1999, Februari). Numerical Methods for Particle Tracking in Vector Fields [Visualization notes, Visualization Research Laboratory, University of California, Davis]. https://web.cs.ucdavis.edu/~ma/ECS177/papers/particle%20tracing.pdf
Li, Shisong, Yuan, Jiansheng, Zhao, Wei, & Huang, Songling. (2015). Field Representation of a Watt Balance Magnet by Partial Profile Measurements. Metrologia, 52. https://doi.org/10.1088/0026-1394/52/4/445
DOI: https://doi.org/10.24198/jiif.v10i1.68494
Refbacks
- There are currently no refbacks.







