Pemanfaatan ekstrak etil asetat buah merah sebagai zat warna primer pada teknik pengecatan negatif kapsul bakteri

Utilization of ethyl acetate extract of red fruit as primary negative staining substance for bacterial capsule

Hishna Muthiah, Warta Dewi, Indrati Sudjarwo

Abstract


Pendahuluan: Bakteri memiliki salah satu struktur sel yang penting untuk diamati dan dipelajari, yaitu kapsul. Kapsul merupakan salah satu struktur bakteri yang berkaitan erat dengan virulensinya pada manusia dan sel inang. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa ekstrak etil asetat buah merah dapat digunakan sebagai alternatif pengganti zat warna primer pada teknik pengecatan negatif kapsul. Metode: Penelitian ini mendeskripsikan efektif atau tidaknya ekstrak etil asetat buah merah jika digunakan sebagai zat warna primer pada teknik pengecatan negatif kapsul. Hasil: Pewarnaan berhasil dilakukan. Hasil pewarnaan yang diperoleh selanjutnya disesuaikan dengan lembar degradasi warna berdasarkan RHS Colour Chart. Simpulan: Berdasarkan pengamatan diketahui bahwa penggunaan ekstrak etil asetat buah merah dapat mewarnai struktur bakteri dengan warna yang beragam dan mampu mendekati zat warna karbol fuksin.

Kata kunci: Ekstrak etil asetat buah merah, teknik pengecatan negatif, kapsul bakteri, zat warna primer

 

ABSTRACT

Introduction: Bacteria have one of the important cell structures to be observed and studied, namely capsules. The capsule is a bacterial structure that is closely related to its virulence in humans and host cells. This study aims to prove that the red fruit ethyl acetate extract can be used as an alternative to primary dyes in the capsule negative staining technique. Methods: This study describes the effectiveness of the red fruit ethyl acetate extract if it is used as a primary dye in the capsule negative staining technique. Result: Coloring is successful. The coloring results obtained are then adjusted to the color degradation sheet based on the RHS Color Chart. Conclusion: Based on the observations it is known that the use of red fruit ethyl acetate extract can color the structure of bacteria with a variety of colors and is able to approach the fusion carbolic dye.

Keywords: Ethyl acetate extract of red fruit, negative staining technique, bacterial capsule, primary staining substance


Keywords


Ekstrak etil asetat buah merah, teknik pengecatan negatif, kapsul bakteri, zat warna primer, ethyl acetate extract of red fruit, negative staining technique, bacterial capsule, primary staining substance.

Full Text:

PDF

References


Samaranayake L. Essential Microbiology for Dentistry. Churchill Livingstone: Elsevier Limited. 3th ed. 2006. h. 7-9, 103, 142.

Cappuccino JG, Sherman N. Microbiology: A laboratory manual. The Benjamin/Cummings Publishing Co; Inc. California. 5th ed. 1987. h. 16-7.

Dwidjoseputro, D. Dasar-dasar mikrobiologi. Malang: Djambatan 1998. h. 19.

Budi IM, Paimin FR. Buah merah. Depok: Penebar Swadaya 2005. h. 12-9, 22-6, 43-5, 47-8.

Palupi IA, Martosupono M. Buah merah: potensi dan manfaatnya sebagai antioksidan. J Tumbuh Ob Indo 2009;2(1):42-8.




DOI: https://doi.org/10.24198/jkg.v29i1.18602

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

INDEXING & PARTNERSHIP

     

      

     

 

Statistik Pengunjung

Creative Commons License
Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License