Perbedaan tingkat kecemasan pada perawatan pencabutan gigi pada laki laki dan perempuan
Differences in the anxiety level of tooth extraction for men and women
Abstract
Pendahuluan: Kecemasan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Kecemasan melibatkan satu tubuh, persepsi diri, dan hubungan dengan orang lain. Kecemasan dental juga telah terbukti memiliki pengaruh terhadap derajat rasa sakit yang dirasakan pasien. Semakin cemas atau takut seorang pasien, maka semakin kuat rasa sakit yang dirasakan pasien ketika menjalani prosedur ekstraksi gigi. Tujuan penelitian adalah menganalisis perbedaan tingkat kecemasan pada perawatan pencabutan gigi pada laki-laki dan perempuan. Metode: Jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan Crosssectional. Sampel penelitian adalah pasien di RSIGM Fakultas Kedokteran Gigi UMI pada tahun 2018, pasien. Pasien berjenis kelamin perempuan sebanyak 73,3%, dan pasien berjenis kelamin laki-laki sebanyaj 26,7%. Alat ukur penelitian menggunakan lima pertanyaan kuesioner Modified Dental Anxiety Scale (MDAS). Hasil: Tingkat kecemasan pasien pada kategori kecemasan ringan sebanyak 46,7%, Kategori kecemasan sedang sebanyak 46,7%, dan kategori kecemasan berat sebanyak 6,7%. Hasil menunjukkan tidak ada perbedaan tingkat kecemasan pasien terhadap perawatan pencabutan gigi. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan tingkat kecemasan pada perawatan pencabutan gigi antara laki laki dan perempuan nilai p = 0,157, (P>0,05). Simpulan: Tidak terdapat perbedaan tingkat kecemasan pada perawatan pencabutan gigi antara laki laki dan perempuan.
Kata kunci: Tingkat kecemasan, pencabutan gigi, laki-laki, perempuan.
ABSTRACT
Introduction: Anxiety is a part of everyday life. Anxiety involves one’s body, self-perception, and relationships with others. Dental anxiety has also been shown to influence the degree of pain that patients feel. The more anxious or afraid a patient is, the more severe the patient’s pain will feel when undergoing a tooth extraction procedure. This study was aimed to analyse the differences in the level of anxiety in the treatment of tooth extraction for men and women. Methods: This was an analytic observational study using a cross-sectional approach. The research sample was patients at Islamic Dental Hospital of Indonesian Muslim University Makassar in 2018. Female patients were 73.3%, and male patients were 26.7%. The research measurement tool used a five-question questionnaire Modified Dental Anxiety Scale (MDAS). Results: The level of patient anxiety in the mild anxiety category was 46.7%, the moderate anxiety category was 46.7%, and the severe anxiety category was 6.7%. The results showed that there was no difference in the level of patient anxiety about tooth extraction treatment. Statistical tests showed no significant difference in the level of anxiety in tooth extraction treatment between men and women with a p-value=0.157 (p>0.05). Conclusion: There is no difference in the level of anxiety on tooth extraction treatment between men and women.
Keywords: Anxiety level, tooth extraction, men, women.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Fetiara Nur’annisa Erfa Eddy, Hanna Mutiara. Peranan ibu dalam pemeliharaan kesehatan gigi anak dengan status karies anak usia sekolah dasar. Med J Lampung Univ. 2015;4(8):
Nicholas E, Collado V, Faulks D, Bullier B, Hennequin M. A National Cross-sectional Survey of Dental Anxiety in The French Adult Population. BMC Oral Health. 2017:10;7:12. DOI: 10.1186/1472-6831-7-12.
Veriza E. Perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada anak autisme. Faletehan Health Journal, Juli 2018;5(2):55-60. DOI: 10.33746/fhj.v5i2.9
Inra. Faktor–Faktor Penyebab Penundaan Pencabutan Gigi di RSGMP drg. Hj. Halimah Daeng Sikati, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin Periode April – Mei 2013.
Rusdy, Hendry. Tingkat Kecemasan Masyarakat Saat Pencabutan Gigi Berdasarkan Usia, Jenis Kelamin dan Asal Daerah Dengan Survei Online, Departemen Bedah Mulut dan Maksilofasial Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara. 2015
Amaliya MI, Setiawati R, Sari AK, Muqmiroh L, Muhaimin. Scoring analysis of the relationship between magnetic resonance imaging- anxiety questionnaire (mri-aq) with heart rate to patients anxiety level at lumbosacral mri examination. J Vocat Health Studies 2019;2:112–7. DOI: 10.20473/jvhs.V2I3.2019.112-117
Wasilah. Penatalaksanaan Pasien Cemas Pada Pencabutan Gigi Anak dengan Menggunakan Anastesi Topikal dan Injeksi, Bagian Pedodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember. 2011
Branny Yahya, Nurrany. Gambaran Kecemasan Pasien Ekstraksi Gigi di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) UNSRAT, Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran UNSRAT. 2016
Bunga, Chinda. Hubungan Perasaan Takut Anak Terhadap Perawatan Gigi dengan Kebersihan Gigi dan Mulut di RSGM Unsrat Manado. Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. 2016
Rehatta, Vivian C, 2014, Gambaran Kecemasan Pencabutan Gigi Anak Di Puskesmas Bahu Manado. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sam Ratulangi Manado. 2014
Pramanto R, Munayang H, Hutagalung BSP. Gambaran tingkat kecemasan terhadap tindakan pencabutan gigi anak kelas 5 di sd katolik frater don bosco manado. Pharmacon. 2017;6(4): DOI: 10.35799/pha.6.2017.17751.
Mathius NPNE, Sembiring LS, Rohinsa M. Tingkat kecemasan dental anak usia 7-12 tahun yang akan melakukan ekstraksi gigi. Padjadjaran J Dent Res Student. Februari 2019;3(1):33-42. DOI: 10.24198/pjdrs.v3i1.22486
Marginean I, Filimon L. Modified Dental Anxiety Scale: a validation study on communities from the west part of Romania. Int J Educ Psychol Comm 2012;2:102-14.
Sheetal S, Agrawal P, Patil S. Relationship between dental anxiety and pain perception during scaling. J Oral Sci 2011; 53(3):341-8. DOI: 10.2334/josnusd.53.341.
Appukuttan D, Datchnamurthy M, Deborah SP, Hirudayaraj GJ, Tadepalli A, Victor DJ. Reliability and validity of the Tamil version of modified dental anxiety scale. J Oral Sci 2012; 54(4):313-20. DOI: 10.2334/josnusd.54.313.
Naidu RS, Lalwah S. Dental anxiety in a sample of West Indian adults. West Indian Med J 2010; 59(5):567-72.
Astuti LA, Nurnaeni, Umar F, Tahir H, Amin A. Anxiety level of dental care among adolescents in Kepulauan Selayar District. Indian J Public Heal Res Dev. 2019;10(1):409-12.
Soraya C, Danielle M, Frecken J. Assosiated of ART with pain in dental treatment. J Appl Oral Sci 2019;17(sp. issue):84-8.
Tobias G, Spanier AB. Meynert G. Developing a Mobile App (iGAM) to Promote Gingival Health by Professional Monitoring of Dental Selfies: User-Centered Design Approach. JMIR 2020;8(8):e19433. DOI:10.2196/19433
DOI: https://doi.org/10.24198/jkg.v33i1.26418
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran
INDEXING & PARTNERSHIP
Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License